Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

KPU Kampar tetapkan 625 DCT Pileg 2019 dari 16 partai politik peserta Pemilu. Tidak semua partai penuhi kuota maksimal.

BANGKINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar mengumumkan daftar calon tetap (DCT) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2019 di Aula KPU Kampar, Kamis (20/9/2018) sore.

Ada 625 caleg dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Kampar. Artinya, tidak seluruh parpol memenuhi kuota maksimal daftar caleg pada Pileg 2019 mendatang.

Hanya tujuh Parpol yang memenuhi batas maksimal caleg atau 45 caleg di tujuh daerah pemilihan (Dapil) pada Pileg DPRD Kabupaten Kampar tahun 2019 yakni PKB, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PAN dan Demokrat.

Sementara sembilan parpol lainnya yang tidak memenuhi batas maksimal jumlah caleg adalah Gerindra (42 orang), PDI-P (44), Garuda (11), Berkarya (39), PPP (41), PSI (41), Hanura (44), PBB (33) dan PKPI (15). Keenam belas parpol mampu memenuhi kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Dari 625 orang Caleg DPRD Kampar terdapat 407 orang Caleg laki-laki dan 216 orang Caleg dari kaum perempuan.

Ketua KPU Kampar Yatarullah ketika dikonfirmasi Riauterkini.com, Kamis (20/9/2019) sore menyebutkan, jumlah DCT telah terjadi perubahan pada saat penetapan daftar calon sementara (DCS) ke daftar calon tetap (DCT) yakni dari 623 orang menjadi 625.

Dia menjelaskan, ada tambahan sebanyak tiga orang Caleg yang tidak masuk pada penetapan DCS yang lalu namun harus dimasukkan dalam DCT. Hal ini dilakukan KPU Kampar atas perintah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kampar sesuai putusan Bawaslu Kampar pada sidang adjudikasi yang digelar Rabu (5/9/2018) lalu.

Ketiga Bacaleg itu adalah Sudirman dan Drs Syamsuardi, MSi Daerah Pemilihan (Dapil IV Kecamatan Tambang, Kampar, Kampa, Rumbio Jaya dan Kampar Utara dari Partai Perindo dan Rahmadlis (Dapil VI) Serantau Kampar Kiri dari Partai Berkarya.

Sementara itu, ada satu orang yang masuk dalam DCS namun tidak lagi bisa dimasukkan dalam DCT yaitu atas nama Rusdianto Hutagalung,SH dari Partai Berkarya Dapil III. "Yang bersangkutan tidak memberikan surat pemberhentian sebagai kadus (kepala dusun red). Surat pemberhentian tidak masukkan," terang Yatarullah.

Sebelum penetapan DCT KPU Kampar sudah berkoordinasi dengan Ketua dan Sekretaris DPC Partai Berkarya Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut Yatarullah mengatakan, bagi calon yang sudah ditetapkan sudah berhak melakukan kampanye mulai tanggal 23 September 2019 sampai dengan 13 April 2019.

"Aturan kampanye tentu berpedoman kepada PKPU 23 dan perubahan Nomor 28 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019," ulasnya.*(man)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Ringankan Beban Sesama, Anak Sulung Bupati Bengkalis Kunjungi Bayi Penderita Kanker Ginjal di Duri
- Jelang Pelantikan Gubri Definitif,
Wan Thamrin: Rasanya Biasa Saja, Cuma Mengganti 'Plt'

- Persaingan Antar Caleg Memanas, Dedet pun Dipanggil Bawaslu
- DPRD Riau Sebut Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis
- Pelajari Penanganan Bencana dan Fakir Miskin, Komisi C DPRD Kuansing Kunker ke Sumbar
- KPK Tahan M Nasir, Walikota Segara Cari Pengganti Sekda Dumai
- Said Hasyim Hadiri Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau
- Ekspos RKPD 2020, Pemkab Kuansing Harapkan Kesepakatan dengan Semua Pihak Terkait
- Rapat Persiapan Pelantikan Gubernur Riau Definitif Mulai Digelar di Setneg
- Semua OPD di Kuansing Diharuskan Punya Data Statistik yang Valid
- Pendemo Minta DPRD Riau Bantu Stabilkan Harga Kelapa
- Pilkades Serentak di Bengkalis, Satu Permohonan Keberatan Ditolak dan Satu Direkomendasikan Pencoblosan Ulang
- DPRD Kuansing Ingatkan Pemerintah Untuk Tidak Mengubah Kesepakatan APBD
- Membandel, Aparat Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Izin PT ADEI Plantation
- Presiden Joko Widodo Batal Kunjungi Riau 8 Desember
- Raih Dana untuk Kuansing,
Dewan Nilai Pemkab Kurang Gencar Melobi Pusat

- Pesta Demokrasi, Bupati Bengkalis Terbitkan SE Awasi ASN Tidak Netral
- Deklarasi Damai, Bupati Rohul Ajak Panitia dan Calon Kades Ikut Sukseskan Pilkades Serentak 2018
- Rekan Jokowi Gelar Pelatihan Jurnalistik Sekaligus Deklarasi Dukungan Dua Periode
- DPRD Riau Sebut Sekretaris Tim Transisi Tak Paham Penyusunan APBD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com