Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

Ahad, 21 Oktober 2018 14:26
Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

KPU Kampar tetapkan 625 DCT Pileg 2019 dari 16 partai politik peserta Pemilu. Tidak semua partai penuhi kuota maksimal.

BANGKINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar mengumumkan daftar calon tetap (DCT) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2019 di Aula KPU Kampar, Kamis (20/9/2018) sore.

Ada 625 caleg dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Kampar. Artinya, tidak seluruh parpol memenuhi kuota maksimal daftar caleg pada Pileg 2019 mendatang.

Hanya tujuh Parpol yang memenuhi batas maksimal caleg atau 45 caleg di tujuh daerah pemilihan (Dapil) pada Pileg DPRD Kabupaten Kampar tahun 2019 yakni PKB, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PAN dan Demokrat.

Sementara sembilan parpol lainnya yang tidak memenuhi batas maksimal jumlah caleg adalah Gerindra (42 orang), PDI-P (44), Garuda (11), Berkarya (39), PPP (41), PSI (41), Hanura (44), PBB (33) dan PKPI (15). Keenam belas parpol mampu memenuhi kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Dari 625 orang Caleg DPRD Kampar terdapat 407 orang Caleg laki-laki dan 216 orang Caleg dari kaum perempuan.

Ketua KPU Kampar Yatarullah ketika dikonfirmasi Riauterkini.com, Kamis (20/9/2019) sore menyebutkan, jumlah DCT telah terjadi perubahan pada saat penetapan daftar calon sementara (DCS) ke daftar calon tetap (DCT) yakni dari 623 orang menjadi 625.

Dia menjelaskan, ada tambahan sebanyak tiga orang Caleg yang tidak masuk pada penetapan DCS yang lalu namun harus dimasukkan dalam DCT. Hal ini dilakukan KPU Kampar atas perintah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kampar sesuai putusan Bawaslu Kampar pada sidang adjudikasi yang digelar Rabu (5/9/2018) lalu.

Ketiga Bacaleg itu adalah Sudirman dan Drs Syamsuardi, MSi Daerah Pemilihan (Dapil IV Kecamatan Tambang, Kampar, Kampa, Rumbio Jaya dan Kampar Utara dari Partai Perindo dan Rahmadlis (Dapil VI) Serantau Kampar Kiri dari Partai Berkarya.

Sementara itu, ada satu orang yang masuk dalam DCS namun tidak lagi bisa dimasukkan dalam DCT yaitu atas nama Rusdianto Hutagalung,SH dari Partai Berkarya Dapil III. "Yang bersangkutan tidak memberikan surat pemberhentian sebagai kadus (kepala dusun red). Surat pemberhentian tidak masukkan," terang Yatarullah.

Sebelum penetapan DCT KPU Kampar sudah berkoordinasi dengan Ketua dan Sekretaris DPC Partai Berkarya Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut Yatarullah mengatakan, bagi calon yang sudah ditetapkan sudah berhak melakukan kampanye mulai tanggal 23 September 2019 sampai dengan 13 April 2019.

"Aturan kampanye tentu berpedoman kepada PKPU 23 dan perubahan Nomor 28 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019," ulasnya.*(man)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih
- Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD
- Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh

- Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018
- Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti

- Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul
- DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor
- Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran

- Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa
- Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan
- Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan
- Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu
- Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019
- Pemko dan Bawaslu Pekanbaru akan Sosialisasi Gerakan AP-HPA di Arena CFD
- Hasilkan Tiga Poin Kesepakatan, Komisi V DPRD Riau Sebut PT Ricky Salah
- Bahas Tata Cara Rapat Banggar, Sekwan DPRD Batang Hari Jambi Berguru ke Kuansing
- Ketua LSM Permata Kuansing Minta Penegak Hukum Usut Pidana Umum APBDP Kuansing
- Panggilan Diabaikan, Bawaslu Panggil Ulang Kepala Daerah Deklarasi Dukung Jokowi
- Efek Masuknya Visi Misi Gubernur Terpilih, Anggaran Jalan di Rohil Dicoret
- Tak Masuk RKPD 2018, Jalan Siberakun Tak Bisa Dilakukan Perbaikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com