Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

Selasa, 11 Desember 2018 20:00
Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam

Selasa, 11 Desember 2018 19:24
Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 11 Desember 2018 19:16
‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan

Selasa, 11 Desember 2018 17:54
DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL

Selasa, 11 Desember 2018 17:47
‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 11 Desember 2018 17:29
Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun

Selasa, 11 Desember 2018 17:26
Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal

Selasa, 11 Desember 2018 16:54
Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP

Selasa, 11 Desember 2018 16:46
Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 September 2018 14:02
DPRD Kampar Sahkan APBD-P 2018

Melalui proses yang panjang dan maraton, DPRD Kabupaten Kampar akhirnya mengesahkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2018 Kabupaten Kampar sebesar 2,26 Triliun.

Riauterkini-BANGKINANG - Melalui proses yang panjang dan maraton, DPRD Kabupaten Kampar akhirnya mengesahkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2018 Kabupaten Kampar sebesar 2,26 Triliun pada Rabu (26/9/2018) tengah malam atau menjelang Rabu dinihari.

Pengesahan ini dihadiri Bupati Kampar H Azis Zaenal. Sebelumnya pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi di DPRD Kampar dan jawaban pemerintah atas pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kampar yang dilaksanakan pada Selasa (25/9/2018) sore dan malam, orang nomor satu di Negeri Serambi Mekkah Riau ini tidak hadir dan diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri.

Bupati Kampar dalam sambutannya di ruang rapat paripurna DPRD Kampar mengatakan, perubahan APBD tahun 2018 ini merupakan penganggaran tahun pertama dalam pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022, berbagai langkah dan upaya terus dilakukan guna pencapaian visi dan misi daerah kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Upaya ini tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, melalui proses perencanaan serta sinergisitas dengan rencana pembangunan nasional dan skala prioritas pembangunan Provinsi Riau," kata Azis.

Di hadapan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Kampar, Bupati Kampar berharap pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun ini dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal serta akan menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan tahun-tahun berikutnya.

“Jika kita perhatikan komposisi perubahan APBD Tahun 2018, maka akan terlihat pada pos pendapatan daerah terdapat perubahan pendapatan daerah pada komposisi penerima, hampir pada semua pos penerima," ucap Azis.

Sedangkan pada belanja daerah lanjut bupati, terdapat beberapa penambahan dan pengurangan baik pada belanja tidak langsung maupun belanja langsung seperti yang telah dibacakan oleh Banggar, oleh karena itu anggaran yang tertuang dalam Pprubahan APBD ini adalah kegiatan yang harus dapat diselesaikan sampai akhir bulan Desember tahun 2018.

“Untuk itu kepada kepala OPD diharapkan agar segera melaksanakan langkah-langkah percepatan penyelesaian proyek, baik itu administrasi maupun fisik sehingga kegiatan tahun anggaran tahun 2018 ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan," tegas Bupati Kampar.

Ia menjelaskan, dengan diselesaikan dan disetujuinya perubahan APBD ini sesuai dengan pasal 111 Permendagri Nomor 13 tahun 2006 ayat 1 menyatakan bahwa Rancangan Perubahan Daerah tentang APBD yang telah disetujui bersama DPRD dan Rancangan Perauturan Bupati tentang penjabaran APBD sebelum ditetapkan oleh bupati paling lambat tiga hari kerja disampaikan kepada gubernur, dalam hal ini adalah Gubernur Provinsi Riau untuk dievaluasi.

Penyampaian Ranperda ini diikuti penyampaian beberapa dokumen lainnya yaitu persetujuan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD, dokumen KUA-PPAS yang telah disepakati, risalah sidang, nota keuangan dan pidato Bupati.

“Mengingat singkatnya batas waktu penyampaian dokumen-dokumen ini, saya bermohon dan menghimbau agar TAPD dapat segera menyediakan dan mengumpulkan dokumen dimaksud di atas,” harap Bupati

Bupati Kampar mengucapkan terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kampar serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar yang secara bersama-sama telah menyelesaikan rangkaian Sidang Paripurna ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Semoga pengorbanan waktu dan pemikiran selama proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Kabupaten Kampar tahun 2018 ini, mulai dari KUA-PPAS hingga pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD sampai dengan laporan Badan Anggaran yang telah dilaporkan dan disahkan akan menjadi amal sholeh dan dapat balasan dari Allah SWT," pungkasnya.*(man)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019
- Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun
- Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal
- Meneropong Pejabat yang Cocok Menduduki Kursi Sekda Kota Dumai
- Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau
- Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai
- SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan
- Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu
- PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
- Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja
- Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru
- Ringankan Beban Sesama, Anak Sulung Bupati Bengkalis Kunjungi Bayi Penderita Kanker Ginjal di Duri
- Jelang Pelantikan Gubri Definitif,
Wan Thamrin: Rasanya Biasa Saja, Cuma Mengganti 'Plt'

- Persaingan Antar Caleg Memanas, Dedet pun Dipanggil Bawaslu
- DPRD Riau Sebut Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis
- Pelajari Penanganan Bencana dan Fakir Miskin, Komisi C DPRD Kuansing Kunker ke Sumbar
- KPK Tahan M Nasir, Walikota Segara Cari Pengganti Sekda Dumai
- Said Hasyim Hadiri Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau
- Ekspos RKPD 2020, Pemkab Kuansing Harapkan Kesepakatan dengan Semua Pihak Terkait
- Rapat Persiapan Pelantikan Gubernur Riau Definitif Mulai Digelar di Setneg


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com