Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 21:32
Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan

Senin, 18 Pebruari 2019 21:04
KPU Riau Gelar Pleno DPTb

Senin, 18 Pebruari 2019 20:13
Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari

Senin, 18 Pebruari 2019 19:34
SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati

Senin, 18 Pebruari 2019 19:31
Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK

Senin, 18 Pebruari 2019 18:19
Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga

Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

Senin, 18 Pebruari 2019 18:10
Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker

Senin, 18 Pebruari 2019 17:53
Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase

Senin, 18 Pebruari 2019 17:47
Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 07:24
Catatan Deklarasi Projo di Riau,
Dari Backdrop Dicoret Sampai Kursi Banyak Kosong


Pro Jokowi atau Projo sukses menggaet seluruh kepala daerah di Riau. Sayangnya ada sedikit 'noda' saat deklarasi. Backdropnya dicoret dan banyak kursi kosong.

Riauterkini - PEKANBARU - Backdrop acara deklarasi relawan Pro Jokowi (Projo) sebelum acara dimulai mendadak dicoret pihak panitia. Tulisan Deklarasi Relawan Jokowi Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih serta Walikota/Bupati Provinsi Riau' tersebut yang dicoret berwarna hitam tersebut menjadi sorotan.

Sekretaris Panitia yang mengaku bernama Dewi saat dikonfirmasi mengaku sempat kebingungan menjawab, kenapa backdrop berukuran besar yang terpampapang di depan podium acara harus dicoret.

"Ya, ndak ada masalah, cuma ada kesalahan tekhnis. Karena acara mau dimulai, kami tak mungkin mengganti," kata Dewi, Rabu (10/10/18).

Saat ditanya kesalahan tekhnis tulisan seperti apa sehingga panitia harus mencoret ketika acara yang dihadiri hampir seluruh kepala daerah di Riau tersebut. Dewi tidak merincikan, kecuali hanya mengatakan akan mengevaluasinya.

"Kami evaluasi kesalahan tekhnis itu," ujarnya.

Saat kembali ditanya apakah tulisan di backdrop karena ada yang bertentangan dengan aturan, sehingga terkesan dipaksakan. Dewi lalu enggan menjawabnya, dengan alasan dia hanya Sekretaris Panitia.

Seperti diketahui, Backdrop acara deklarasi relawan Pro Jokowi (Projo) 'Deklarasi Relawan Jokowi Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih serta Walikota/ Bupati Provinsi Riau'. Kegiatan dihadiri hampir seluruh kepala daerah di Riau, kecuali Pelaksana Tugas (Plt) Gubri, Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto, Bupati Rokan Hulu Sukiman yang tak terlihat hadir.

Dari para bupati walikota yang hadir pada acara deklarasi Projo 2018 ini, berasal dari latar belakang berbeda. Bupati Kepulauan Meranti misalnya, yang nota bene sebagai Ketua DPW PAN Riau namun justru hadir, ketika DPP PAN mengkampanyekan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Begitu juga dengan Bupati Siak yang juga Gubernur Riau terpilih, Syamsuar yang sudah menyatakan bergabung dengan DPW PAN, juga tampak antusias hadir bahkan memimpin saat pembacaan deklarasi tersebut. Kemudian tampak hadir Walikota Pekanbaru Firdaus MT yang berasal dari Partai Demokrat. Sementara partai berlambang mercy tersebut sudah menyatakan dukungannya kepada calon Presiden Prabowo-Sandiaga.

Berbeda dengan Bupati Kampar Azis Zainal dan Bupati Kuansing Mursini dari partai PPP, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Bupati Inhil Wardhan dari Golkar, masing-masing partai memang mendukung sepenuhnya kepada pasangan Jokowi-Maaruf Amin.

Catatan lain dari kegiatan politik yersebut adalah banyaknya kursi kosong. Lebih dari aeparo kursi yang tersedia belum terisi saat acara dimulai. Meskipun saat acara berjalan ada peaerta tambahan, tetap saja masih banyak kursi undangan yang kosong.

Sebagai tambahan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau tidak hadir pada acara ini, karena ada kegiatan dinas di Jakarta.***(mok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Riau Gelar Pleno DPTb
- Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker
- Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase
- Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018
- Panwaslu Kecamatan di Rohul Kewalahan Tertibkan APK, Ini yang Dilakukan Bawaslu Riau
- Kosong dalam Hitungan Jam,
Besok Plh Gubri Ditentukan dalam Rapat di Setneg

- Lusa, Dipastikan Pelantikan Gubri Terpilih Digelar di Istana
- Kasus Pengrusakan Bendera dan Atribut Partai,
Ketua Demokrat Pekanbaru: Ungkap Aktor Utamanya, atau Bebaskan Pelakunya

- Disaksikan Caleg DPR RI, PBB Lantik Pengurus Ranting di Duri
- Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah
- APK Caleg Eka Putra di Pelalawan Dirusak OTK
- Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku
- Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih
- Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat
- H-4 AMJ, Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Masih Gelap
- 11 Rusak Tergores,
Bawaslu: 3 Kardus Suara Pemilu di Riau Rusak Kena Hujan

- DPRD Riau Ucapkan Syukur Atas Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Fly Over
- Begitu Dilantik Jadi Gubri, Elit PAN Bersiap Usulkan Syamsuar sebagai Ketua DPW
- DPRD Kuansing Belajar Regulasi Kelola Wisata ke DPRD Kepri
- Komisi A DPRD Kuansing Kunjungi Inspektorat Batam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com