Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Nopember 2018 22:14
Pemilu, Pilpres 2019 dan Pilkades, Ini Pesan Bupati kepada Kades

Rabu, 21 Nopember 2018 22:09
Gladi Pelatikan, Wardan dan Syamsudin Tampak Terlihat Santai

Rabu, 21 Nopember 2018 20:54
Tak Senang Buah Sawit Sering Dicuri, Petani di Tapung Jaya Aniaya Teman Hingga Tewas

Rabu, 21 Nopember 2018 20:23
Manjakan Pecinta Musik Blues, "Bluse Malam" Hadir di Pekanbaru

Rabu, 21 Nopember 2018 19:58
Paripurna Nota Keuangan, APBD Riau Tahun 2019 Rp9,1 Triliun Lebih

Rabu, 21 Nopember 2018 19:17
Produksi Melimpah, Pekan Ini Harga TBS Sawit Turun

Rabu, 21 Nopember 2018 18:38
Sambut Natal dan Tahun Baru, Maxx Corner Mal SKA Berikan Promo Dogger Frappe dan Taro Latte

Rabu, 21 Nopember 2018 17:50
Urus Perizinan di Kampar Makin Mudah, Pemkab Launching Aplikasi SIPINTER

Rabu, 21 Nopember 2018 17:43
Polres Pelalawan Segara Miliki Kantor Pelayanan Baru

Rabu, 21 Nopember 2018 17:21
Tertangkap Bersama Narkoba Senilai Miliaran,
Seorang Oknum Polisi Ternyata Bertugas di Polres Dumai


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 3 Nopember 2018 07:36
Pilkades Serentak di Bengkalis, Hanya Lima Desa Berpotensi Sengketa

Pelaksanaan Pilkades serentak 32 desa di Bengkalis berjalan lancar. Diperkirakan hanya 5 desa berpotensi sengketa.

Riauterkini-BENGKALIS- Dari penghitungan sementara hasil Pilkades serentak 32 Desa di Bengkalis Rabu (31/10/18) lalu yang diterima Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bengkalis ada beberapa Desa yang dinilai berpotensi untuk terjadi sengketa. Karena berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Bengkalis tentang perselisihan Pilkades calon yang kalah kurang dari dua persen bisa mengajukan permohonan sengketa Pilkades. 

Kepala DPMD Bengkalis Yuhelmi mengatakan, ada lima desa menurutnya calon Kades menang di bawah dua persen. Sehingga pemenang kedua bisa mengajukan perselisihan Pilkades ke DPMD Bengkalis.

"Ada kalau tidak salah lima desa yang berkemungkinan bisa mempeselisihkan hasil Pilkades ini. Sementara 27 Desa lainnya dari penghitungan sementara setiap desa aman dan tidak ada celah mengajukan laporan perselisihan," ungkap Yuhelmi. 

Menurut dia, beberapa desa berpotensi 'bisa' mengajukan sengketa tersebut diantaranya Desa Sejangat, Desa Kelapapati, Desa Pangkalan Nyirih, Desa Bumbung. Dari desa yang berpotensi ini baru satu desa yang membuat laporan perselisihan Pilkades untuk di selesaikan.

"Baru satu desa yang masuk laporan perselisihannya. Yakni Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat," ungkap Yuhelmi.

Katanya lagi, untuk penyelesaian perselisihan hasil Pilkades ini, nantinya akan ditindaklanjuti langsung oleh pihak kecamatan. Dimana pihak kecamatan akan melakukan tindakan klarifikasi dan pembuktian dari perselisihan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan kecamatan, nantinya akan dibawa dalam pembahasan dengan tim kabupaten terkait temuan jika ada pelanggarannya. Kemudian tim dari kabupaten akan mengambil keputusan.

"Kemungkinan terburuk jika temuan tersebut terbukti maka akan dilakukan pemilihan ulang di tempat pemungutan suara (TPS) yang bermasalah dan di laporkan," ungk,.

Untuk pelantikan Kades terpilih ini pihaknnya belum memastikan, secara pasti teknisnya. Bisa saja nantinya akan dilakukan secara serentak per kecamatan.

"Atau bisa saja di kelompokkan yang terdekat. Namun yang pasti untuk pelaksanaan pelantikan di lakukan serentak di rentang waktu 10 sampai 21 Desember ini," pungkasnya.***(dik)

Foto : Bupati Bengkalis Amril Mukminin meninjau Pilkades serentak, Rabu (31/10/18) lalu.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pemilu, Pilpres 2019 dan Pilkades, Ini Pesan Bupati kepada Kades
- Paripurna Nota Keuangan, APBD Riau Tahun 2019 Rp9,1 Triliun Lebih
- Bupati dan Wabup Diminta Hargai Para Datuk Kenegerian Telukkuantan
- Tanpa Kehadiran Bupati dan Wabup,
Tindak Lanjuti Aspirasi Masyarakat Kenegerian Telukkuantan, DPRD Kuansing Gelar Hearing

- Awasi Kebocoran Dana, Sekdaprov Lepas Tim Monitoring ke Empat Kabupaten
- Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD
- Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat
- Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret
- Sampaikan RAPBD Kampar 2019, Bupati Kampar Akui Terus Berupaya Wujudkan 3i
- Cemari Sungai, DPRD Kuansing Minta PT SUN Ditutup
- 7 Proyek MY Batal 2018, Mulai 2019 Dijadikan Kegiatan Reguler
- Dinilai Tak Paham Pemerintahan, DPRD Kembali Akan Panggil Bupati - Wabup
- Seorang Caleg DCT di Pelalawan, Ikut Pilkades Menang dan Dilantik
- Pembangunan al-Qur'an Center Gubri Terpilih Terancam Tak Masuk APBD Riau 2019
- Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau
- Ditaja Pijar Melayu,
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

- Mendadak Dihampiri Ketua DPRD Kuansing, Ibu-ibu di Benai Merasa Tersanjung
- Bawaslu Riau Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 pada Media Massa
- Makan dan Minum SMA Plus Dihentikan, Waka DPRD Riau Tak Yakin Karena Anggaran
- Rakor Sehari,
DPMP Rohul Harapkan Panwas Bisa Selesaikan Sengketa Pilkades Serentak 2018



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com