Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 6 Nopember 2018 17:03
BSP Kelola Penuh Blok CPP, Syamsuar Harapkan Meningkatnya Ekonomi Nasional dan Daerah

Penyerahan pengelolaan Blok CPP ke BSP mendapat sambutan baik dari Bupati Siak. Gubenur Riu terpilih berharap dapat meningkatkan ekonomi nasional dan daerah.

Riauterkini-PEKANBARU- Meluncur kalimat Alhamdulillah dari mulut Bupati Siak, Syamsuar, begitu dia mendapat kabar bahwa PT Bumi Siak Pusako sepenuhnya mengelola Blok Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) selama 20 tahun. Selama ini blok itu dikelola bersama Badan Operasional Bersana (BOB) Pertamina.

"Alhamdulillah, semua ini berkat kerja keras dan kepercyaan yang telah diberikan semua pihak. Sebagai perusahaan daerah tak mudah mendapat izin pengelolaan Migas, apalagi mengelola Blok CPP 20 tahun ke depan setelah habis masa kontrak bersama, PT BSP mandiri dan tidak lagi berdua dengan Pertamina," ungkap Syamsuar.

Gubernur Riau terpilih itu juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah RI yang telah memberikan kepercayaan kepada BUMD PT Bumi Siak Pusako untuk mengelola ladang migas CPP Block.

"Harapan saya, semoga Bumi Siak Pusako dapat meningkatkan kinerjanya lebih baik dengan meningkatkan produksi Migas . Tentunya hal ini juga kita harapkan bida bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nasional dan Daerah serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Riau," kata Syamsuar.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan PT Bumi Siak Pusako sudah memutuskan nasib tiga dari empat blok minyak dan gas bumi (Migas) yang kontraknya berakhir tahun 2022. Satu blok migas belum diputuskan karena masih evaluasi. Sedangkan tiga blok yang sudah diputuskan yakni Coastal Plains and Pekanbaru (CPP), Blok Tarakan, dan Blok Tungkal.

Blok CPP diberikan kepada Bumi Siak Pusako 100 persen. Saat ini blok tersebut masih dikelola oleh BOB Pertamina Bumi Siak Pusako.

Bumi Siak Pusako akan mendapatkan hak kelola Blok CPP selama 20 tahun setelah kontrak berakhir. Kontrak Blok CPP akan berakhir 8 Agustus 2022.

Mengacu data Kementerian ESDM sebelumnya, PT Bumi Siak Pusako menyampaikan proposal perpanjangan kontrak Blok CPP kepada Menteri ESDM melalui SKK Migas pada 4 Mei 2018. Lalu, 9 Mei 2018, PT Pertamina (Persero) pun menyampaikan permohonan pengelolaan blok itu. Namun, Pertamina akhirnya mundur.

Adapun, Bumi Siak Pusako tidak wajib memotong 10% hak kelola ke pemerintah. Alasannya, mereka merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Yang diputuskan pemerintah mengelola itu PT Bumi Siak Pusako 100%," kata Arcandra di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Di Blok CPP, Bumi Siak Pusako wajib membayar bonus tanda tangan US$ 10 juta, dan komitmen kerja pasti sebesar US$ 130 juta. Menurut Arcandra bonus tanda tangan dan komitmen pasti blok ini diputuskan paling besar setelah divaluasi dengan formula perhitungan yang berlaku.

Dikatahui, Bumi Siak Pusako adalah BUMD yang pertama mendapat izin dan berpartner dengan pertamina dari Pemerintah Republik Indonesia untuk mengelola Migas.

Bumi Siak Pusako juga berkomitmen memberdayakan sumber daya manusia secara profesional dan beretika.

Sejak berdiri 17 tahun silam, deviden yang diberikan Bumi Siak Pusako hampir mencapai 3 triliun rupiah. Bumi Siak Pusako pun juga sudah menyalurkan lebih dari 74 miliar rupiah untuk Corporate Social Responsibility (CSR).

Wilayah kerja Bumi Siak Pusako di tiga area yaitu, Zamrud, Pedada, dan West Area, dengan produksi minyak mentah lebih kurang 11.000 barel per hari dengan cadangan minyak 1.800 MMBO. ***(rls)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana
- Petugas Pemilu yang Berkorban
- PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen
- DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif
- Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL
- Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi
- Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf

- Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU
- Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar
- Teleconference Bersama Kemendagri,
Gubri Laporkan Situasi Pasca Pemilu Hingga Kekurangan Surat Suara

- Bawaslu Rohul Sebut Pemilih DPKtb Membludak di Pemilu 2019, Tapi Surat Suara Terbatas
- Laporkan Hasil Pemilu, Sekda Pelalawa Video Conference Bersama Pemprov Riau
- Hasil Sementara, Prabowo-Sandi Menang di Pelalawan
- Pasca Qiuck Count Pilpres, Polda Riau Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi
- Bawaslu Rekomendasikan PSU di 7 TPS di Riau
- Coblos Surat Suara Pilpres 20 Lembar, Pemuda Ini Harus Berurusan dengan Bawaslu Kampar
- 414 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Nyoblos di Dua TPS, Abis Nyoblos Dapat Kopi Gratis
- Ribuan Warga Riau Kompleks Antusias Ikut Pemilu
- Surat Suara Habis, Puluhan Warga Pasirpangaraian "Mengamuk" di TPS 07 Lingkungan Longgopan
- ‎Pemilu 2019, Bupati dan Sekda Rohul Nyoblos di TPS Berbeda di Desa Pematang Berangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com