Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 13:01
Ditinggal ke Pasar,
Rumah Semi Permanen Milik Lansia di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Dilalap Api


Jum’at, 19 Juli 2019 12:30
Sektor Migas Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,3 Persen

Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 17:41
LAM Beri Gelar Adat ke Presiden RI, Dewan Berharap Tak Punya Unsur Politis

Anggota DPRD Riau akhirnya turut bersuara terkait rencana LAM untuk memberikan gelar adat ke Presiden Jokowi. Wakil rakyat berharap tak ada muatan politik.

Riauterkini-PEKANBARU- Rencana LAM Riau memberikan gelar adat kepada Presiden RI, Joko Widodo diharapkan tanpa mengaundur unsur politis, terutama jelang Pemilu 2019 mendatang.

"Saya yakin gelar adat diberikan kepada yang berhak tanpa unsur politik. Kalau ada unsur politis, ini patut dipertanyakan," kata Taufik Arrakhman, Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau kepada wartawan, Kamis (08/11/18).

Anggota dewan Dapil Kota Pekanbaru ini pun mengakui tidak punya penilaian apakah presiden layak mendapatkan gelar adat. LAM Riau sebutnya, pasti punya pertimbangan untuk itu.

"Tentu ada pertimbangan dari LAM dalam memberikan gelar kepada seseorang di luar konteks politik. Saya yakin, LAM Riau sudah mempertimbangkannya," ujar politisi Gerindra ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, besok (hari ini, red), Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau temui Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, terkait rencana pemberian gelar adat.

Rencana pertemuan atau merisik dalam istilah adat Melayu Riau ini pun sudah disampaikan ke pihak istana.

"Besok saya, LAM mau menemui pak Jokowi untuk menyampaikan hajatan pemberian gelar adat tersebut," kata Plt Gubri, Rabu (7/11/18).

Kapan jadwal rencana pemberian gelar adat tersebut, Plt Gubri yang juga mantan Bupati Rokan Hilir ini belum memastikannya. Karena menurutnya, semuanya bergantung dengan kesiapan Jokowi sendiri.

"Kita tahu pak Jokowi sibuk, kita menyesuaikan saja. Tadi saya juga sudah membicarakannya dengan LAM," ungkap Wan Thamrin. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis
- Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru
- Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis
- Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat
- Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020
- Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020
- Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat
- Tagih Janji Jadi Ketua PAN Riau, Utusan DPP Temui Syamsuar
- Zukri Misran Ditunjuk Jadi Ketua DPD PDI-P Riau
- Susun Perda CSR, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenkum HAM Riau
- Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Pelanggaran Pemilu di Riau
- Bupati Kuansing Dinilai Belum Bernyali Evaluasi Kabinetnya
- Pantau PPDB, Ketua DPRD Pelalawan Lakukan Sidak ke Sejumlah Sekolah
- Siap Maju di Pilbup Meranti,
Masrul Kasmy Mulai Jalin Komunikasi dengan Partai

- Warganet Respon Negatif Wacana Duet Mursini-Adam di Pilkada Kuansing 2020
- Pilkada Kuansing, Golkar Bantah Pasangkan Adam dengan Mursini
- Pengurus Yakin Syamsuar Tepati Janji Jadi Ketua DPW PAN Riau
- Cek Pengaduan Warga, Anggota DPRD Kuansing Datangi Puskesmas Sungai Sirih
- LKPj 2018, Bupati Kuansing Sebut APBD Surplus 34,9 Miliar
- Sepelekan Dewan dan Bupati Kuansing, Banyak Pejabat Eselon III Tak Hadir di Sidang Paripurna


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com