Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 28 Nopember 2018 07:44
Lindungi Konsumen, Industri Rumah Tangga di Bengkalis Wajib Bersertifikat Dinkes

Dinas Kesehatan Bengkalis berperan membina industri rumah tangga, sekaligus melindungi konsumen melalui sertifikasi usaha rumahan.

Riauterkini-BENGKALIS- Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) adalah perusahaan pangan yang memiliki tempat usaha di tempat tinggal dengan peralatan pengolahan pangan manual hingga semi otomatis. Setiap orang atau badan usaha yang akan menyelenggarakan IRTP juga seharusnya memiliki Sertifikat Produksi Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) sebagai jaminan tertulis yang diberikan oleh Bupati/Walikota Cq. Dinas Kesehatan Kabupaten terhadap pangan IRT di wilayah kerjanya yang telah memenuhi persyararatan pemberian SPP-IRT dalam rangka peredaran pangan IRT.

Pangan IRT sendiri adalah pangan olahan hasil produksi Industri Rumah Tangga atau IRT yang diedarkan dalam kemasan eceran dan berlabel.

Tujuan dari SPP IRT tersebut sebagai upaya melindungi masyarakat dari pangan yang mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia. Memberikan prinsip-prinsip dasar keamananan pangan bagi IRTP dalam menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik-IRT (CPPB-IRT) agar dapat menghasilkan produk pangan yang aman dan bermutu sesuai dengan tuntutan konsumen terhadap pangan yang diproduksi.

Selain itu, Sertifikat tersebut juga sebagai pedoman bagi Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk menilai dan mengkaji segala bentuk tuntutan dari masyarakat selaku konsumen terhadap pangan yang diproduksi. Juga, sebagai pedoman bagi PIRT dalam menjalankan profesinya berdasarkan kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis dalam hal pemberian SPP-IRT tersebut mengambil kebijakan, bahwa proses pemberiannya adalah sesuai dengan langkah-langkah dalam pelayanan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan.

Mengacu pada referensi antara lain, Undang-undang (UU) Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU Nomor 18/2012 tentang Pangan, UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 69/1999 tentang Label dan Iklan Pangan, Peraturan Pemerintah Nomor 28/2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan, Peraturan BPOM Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga, Peraturan BPOM Nomor HK.03.1.23.04.12.2207 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Sarana Produksi Pangan Industri Rumah Tangga, serta Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2018.

Prosedur dan syarat bagi masyarakat yang akan mengajukan Sertifikat PIRT melalui prosedur penerimaan pengajuan permohonan SPP-IRT, pemohon mengajukan permohonan tertulis ke Dinkes Kabupaten Bengkalis melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas, dan dievaluasi kelengkapan serta kesesuaiannya yang meliputi;  Fotocopy KTP, Pas Foto ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar, Denah Lokasi, Fotocopy SITU (bagi usaha besar) jika ada, Fotocopy SIUP (bagi usaha besar) jika ada, Bahan baku makanan, Sampel Makanan, dan surat permohonan bermaterai 6.000.

“Setelah persyaratan administrasi lengkap dilakukan pemeriksaan ke lokasi sarana produksi pangan oleh petugas UPT Puskesmas setempat,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, Supardi, S.Sos, MH melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Irawadi, SKM, M.Ph, Selasa (27/11/18).

Dijelaskan Irawadi, bagi pemohon yang telah memenuhi persyaratan akan mendapatkan rekomendasi dari UPT Puskesmas setempat untuk selanjutnya pemberian Sertifikat PIRT ke Dinkes Kabupaten Bengkalis. Masa berlaku Sertifikat PIRT selama 5 (lima) tahun sejak diterbitkan.

Selain dari pengawasan dan pembinaan PIRT tersebut, Dinkes Kabupaten Bengkalis juga melakukan pemeriksaan keberadaan Depot Air Minum (DAM) yang ada di daerah ini.

Berdasarkan catatan, jumlah Sertifikat PIRT yang sudah diterbitkan sejak 2015 sampai dengan November 2018 ini mencapai 302 jenis pangan. Sedangkan terhadap DAM dengan status laik higiene sanitasi terhitung 2017 hingga November 2018 berjumlah 28 unit DAM.

“Tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi seperti untuk DAM tidak bisa kita keluarkan. Harus dilakukan pembinaaan terlebih dahulu oleh sanitarian kita di Puskesmas. Laik higiene DAM enam bulan untuk sementara dan tiga tahun untuk selanjutnya. Pengawasan terhadap PIRT yang sudah diterbitkan sertifikatnya dilakukan oleh Dinkes dan Balai Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) minimal dua kali dalam setahun,” katanya lagi.

Ditambahkan Irawadi, SPP-IRT yang sudah diterbitkan dapat dicabut apabila, pemilik dan atau penanggung jawab IRT melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku, pangan terbukti sebagai penyebab Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.

“Pangan mengandung bahan berbahaya, dan sarana terbukti tidak sesuai dengan kriteria IRTP,” imbuhnya.***(dik)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar
- Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD

- Kabut Asap Tebal, Ketua DPRD Riau Sebut Pelaku Karlahut Sama Levelnya Teroris
- Raih Suara Terbanyak di Partai, Zulhendri Dapat Rekomendasi Jadi Waka 1 DPRD Kuansing
- Besok, Susunan Ketua Fraksi DPRD Kuansing Diumumkan
- Dilantik Hari ini, Mengenal Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Pelalawan
- Dilantik Hari ini, Mengenal Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Pelalawan
- Ungkit Hasil Pilgubri, Ketua DPD PAN Pelalawan Disanggah Kader
- KPU Rohul Borong Tiga Kategori Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau
- ‎Pilkada 2020, Sukiman Kembalikan Formulir ke PDIP Rohul Didampingi Istri dan Pengurus Gerindra
- Pilkada 2020, Jendral Polisi dan Wabup Inhu Mendaftar di PDIP
- ‎Pilkada Rohul 2020, Kelmi Amri Ambil Formulir Penjaringan di PDIP Menjelang Penutupan
- ‎Kembalikan Formulir Penjaringan,
Arfizal Anwar Optimis Diusung PDIP di Pilkada Rohul 2020

- Tujuh Balon Bupati dan Wabup Resmi Mendaftar di PDI Perjuangan Pelalawan
- Kembalikan Formulir ke PDIP Rohul, Hafith Syukri tidak Maju Pilkada 2020 Kalau Nomor Dua
- Hari Terakhir Pendaftaran di PDIP,
Lima Kandidat Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis

- Hari Terakhir Penjaringan PDIP, Lima Pendaftar Kembalikan Formulir Balon Peserta Pilkada Bengkalis
- Halim - Kompresi Deklarasikan Siap Maju Bersama di Pilkada 2020
- Halim-Kompresi Deklarasikan Siap Maju Bersama di Pilkada 2020
- DPP NasDem Tunjuk Basiran Nur Efendi Wakil Ketua DPRD Rohil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com