Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 2 Desember 2018 19:16
DPRD Riau Sebut Sekretaris Tim Transisi Tak Paham Penyusunan APBD

Sikap kecewa tim transisi terhadap DPRD Riau yang tidak memasukkan usulan Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019 disayangkan dewan. Tim dinilai tidak paham dengan penyusunan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Kekecewan tim transisi terhadap DPRD Riau yang dianggap tidak berkenan memasukkan usulan program prioritas Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019 sangat disayangkan wakil rakyat di DPRD Riau.

"Pernyataan Saiman itu sangat ceroboh dan penuh emosional, sayang akademisi punya pemikiran seperti itu," kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau kepada riauterkinicom, Ahad (02/12/18).

Ia menjelaskan, Banggar DPRD Riau tidak pernah menghilangkan usulan TAPD Pemprov Riau dalam KUA PPAS. Seharusnya, Saiman banyak belajar tentang tata cara penganggaran.

"Malu kita sudah teriak sambil menyalahkan DPRD tapi tak paham dengan aturan. Pintu masuknya TAPD, mereka rapatnya dengan TAPD dan kami menerima dari TAPD juga kami sudah tanyakan apakah usulan tim transisi sudah masuk, dijawab sudah masuk, nah apalagi? mestinya dia protesnya ke TAPD bukan ke kami, toh ke kami tidak ada komunikasi tim transisi itu," terangnya.

Politisi Demokrat ini menganggap, bisa jadi yang dimaksud Saiman adalah proyek Perencanaan Detail Engineering Design (DED) yang memang dikerjakan oleh konsultan, ada yang 1 sampai 2 yang bukan kewenangan provinsi.

"Saya jadi heran ngotot sekali, tapi sebaiknya dia buka kegiatan apa yang tidak masuk dalam APBD biar masyarakat tau. Apakah kegiatan yang dirasakan masyarakat atau kegiataan perencanaan-perencanaan atau Detail Engineering Design. Kalau infrastruktur mana mungkin kami kurangkan, bahkan kalau bisa kami menambahkan, yuk kita buka bukaan, silahkan buka ke masyarakat usulan transisi kemudian kita lihat rekaman rapat-rapat kami," jelasnya.

Anggota dewan Dapil Kota Pekanbaru ini tidak lupa menyebut, dalam setiap rapat anggaran, selalu dilakukan dengan transparan, bahkan pihaknya punya rekaman video visual dan audio serta notulen untuk mencegah adanya penyelewengan kewenangan.

"Kami sudah bekerja baik tapi masih saja dituduh tak benar. bahkan cenderung tendensius, kalau beliau mau saya ajak Saiman itu bedah APBD terbuka ke Publik. Kasihan anggota Banggar saya ajak bahas APBD sampai subuh bahkan kami di ruangan itu melalui 5 kali azan. Jadi kalau ada yang tak sesuai dengan keinginan maka saya katakan kerusakan bukan pada televisi kami," tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sekretaris Tim Transisi Saiman Pakpahan menyampaikan kekecewaaannya pada sikap DPRD Riau yang mengabaikan usulan program prioritas Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019. Padahal, tim sudah mencapai kesepakatan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Kami sudah empat kali melakukan pembahasan dengan tiga OPD (Organisasi Perangkat Daerah.red) yang membidangi pendidikan, kesehatan dan insfrastruktur. Bahkan sudah ada kesepakatan tertulis mengenai dimasukannya program prioritas Gubri terpilih pada APBD Riau 2019, namun setelah disahkan hasilnya justru berbeda," keluh Saiman saat berbincang dengan riauterkini.com.di Pekanbaru, Sabtu (01/12/18). ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Geruduk DPRD Riau, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk
- Tunggu Pemberitahuan MK,
KPU Kampar Belum Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD Kabupaten

- Hampir Seluruh OPD Pemkab Pelalawan Habiskan Belanja ATK Rp80-Rp100 Juta/Tahun
- Kinerja PU-PR Pelalawan Disorot Fraksi PDI Perjuangan
- Tiga Petahana Gagal, ini Daftar 13 Caleg Lolos ke DPR RI Asal Riau
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan
- PKS Pemenang,
Berikut 45 Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024

- Kapolres Bidik Tersangka Lain Tindak Pidana Pemilu di Pelalawan
- Jelang Aksi 22 Mei, Wagub Imbau Warga dan ASN Riau tak Perlu Ikut Demo
- FH UIR Gelar Aksi Demo ke KPU Riau
- Gesa Perda PDAM, Pansus DPRD Bengkalis Stuban ke Perumda Sleman, Yogyakarta
- Perhitungan Usai, Berikut 12 Caleg Terpilih Dapil Mandau Untuk DPRD Bengkalis
- Jangan Takut Lapor Kecurangan,
Sandi: Prabowo Bakal Sampaikan Surat Wasiat Sebelum 22 Mei

- Pleno KPU Riau Kembali Diundur
- Jelang Pengumuman Hasil Pilpres,
Sandi: Jaga Amanah Pemiu yang Jujur dan Adil

- Periksa 28 Kotak Suara: Bawaslu Riau Nyatakan KPU Rohul Tidak Langgar Aturan
- Sampaikan Tuntutan, Ketua KPU Riau Temui Massa Aksi Super Damai
- Gubri Sebut Kasus Korupsi Dua Kepala Daerah Jadi Pelajaran


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com