Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 07:19
Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi

Jum’at, 14 Desember 2018 23:14
SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau

Jum’at, 14 Desember 2018 22:38
RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan

Jum’at, 14 Desember 2018 22:24
Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana

Jum’at, 14 Desember 2018 22:17
Gerakan Taat Pajak, Perdana Bupati Bengkalis Berikan Penghargaan 25 Perusahaan

Jum’at, 14 Desember 2018 19:30
Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana

Jum’at, 14 Desember 2018 19:26
Chevron Dukung Pelestarian Lingkungan dan  Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB 

Jum’at, 14 Desember 2018 19:14
Bupati Sukiman Serahkan Bantuan ke Pasien Kurang Mampu di RSUD Rohul

Jum’at, 14 Desember 2018 19:05
Peringati Hari Korupsi Internasional, Pegawai Kejari Rohul Bagi-bagi ini di Jalan

Jum’at, 14 Desember 2018 18:58
Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 4 Desember 2018 13:43
Raih Dana untuk Kuansing,
Dewan Nilai Pemkab Kurang Gencar Melobi Pusat


Pemkab Kuansing dinilai kurang gencar melobi Pusat sehingga dana pembangunan yang dikucurkan untuk kabupaten itu relatif kecil dibandingkan daerah lain.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Rosi Atali, Anggota DPRD Kuansing menilai Pemkab Kuansing lemah dan kurang gencar melobi pemerintah pusat, sehingga dana pusat yang didapatkan relatif kecil.

"Salah satu kelemahan pemerintah kita adalah melobi pusat kurang optimal," ujar Rosi, kepada riauterkini.com, Selasa (4/12/2018) siang di Telukkuantan.

Menurutnya, banyak program dan anggaran dari pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan. Ia mencontohkan dana di Kementerian Pertanian yang bisa diserap daerah mencapai puluhan triliun.

"Ironisnya, kita hanya dapat kurang lebih Rp. 1 miliar pada rencana kerja tahun anggaran APBN sub sektor perkebunan tahun 2019," katanya.

Anggaran tersebut dirinci Rosi, untuk dua program, diantaranya pasca panen tanaman karet di Kuansing 3 Kelompok Tani sebesar Rp. 256.925.000 dan fasilitasi pengolahan karet sebanyak 3 unit Rp. 869.790.000.

Tidak hanya itu, kata dia, lambannya Pemda Kuansing, juga diperparah kepedulian anggota DPRD Provinsi Riau dapil Kuansing yang kurang dalam memperjuangkan daerahnya.

"Kepedulian dewan di Provinsi kurang. Dinas terkait juga kurang giat mengambil dana di pusat," katanya.

Kondisi itu juga terlihat dari kecilnya bantuan terhadap pertanaman akibat bencana banjir beberapa waktu lalu yang menimpa Kuansing.

Dijelaskan Rosi, bencana alam banjir yang terjadi di Kuansing menyebabkan padi sawah seluas 3.646 hektar terendam banjir dan mengalami puso sekitar 2.024, 77 hektare.

"Sementara yang dibantu pusat kepada kelompok tani sesuai calon petani dan calon lokasi (CPCL) hanya 1.082,89 hektar," ujarnya.

Untuk itu masa mendatang, Rosi berharap Pemkab Kuansing getol melobi pemerintah pusat agar mengucurkan bantuannya ke Kuansing. Dengan begitu pembangunan di Kuansing bisa berjalan dengan baik.

"Tujuannya demi pembangunan di Kuansing dapat berjalan sesuai harapan," katanya.

Ia juga berharap anggota DPRD Provinsi  dapil Indragiri Hulu dan Kuansing hendaknya juga memperjuangkan khususnya anggaran pertanian dan perkebunan untuk Kuansing pada APBD provinsi.

"Karena itu dapat membantu meringankan APBD kuansing dalam membangun sektor pertanian," katanya.* (Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau
- Bawaslu Meranti Gelar Rakor Peningkatan SDM
- Bergelar Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Ini Skenario Penyambutan Jokowi di LAM Riau Besok

- Sakit, Seorang Napi Lapas Bengkalis Meninggal Dunia
- Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono Tiba di Pekanbaru
- Beri Gelar Adat ke Jokowi, LAM Riau Mengaku Tak Tersandera
- Pelajari RKPD, Dewan Kuansing Stuban ke Batam
- Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman
- SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan
- Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi
- Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat

- Seleksi Akhir Calon Komisioner KPU Kuansing Menyisakan 10 Nama
- ‎Daftar Pemenang Pilkades Serentak 2018 di 51 Desa di Rohul
- Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau
- Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes
- ‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah
- Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN
- Sayangkan Banyak Anggota Dewan Tak Ngantor,
Pimpinan DPRD Riau: Masih Banyak Tugas yang Harus Diselesaikan

- Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau

- Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com