Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 18:01
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


Rabu, 20 Pebruari 2019 14:31
Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 4 Desember 2018 13:43
Raih Dana untuk Kuansing,
Dewan Nilai Pemkab Kurang Gencar Melobi Pusat


Pemkab Kuansing dinilai kurang gencar melobi Pusat sehingga dana pembangunan yang dikucurkan untuk kabupaten itu relatif kecil dibandingkan daerah lain.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Rosi Atali, Anggota DPRD Kuansing menilai Pemkab Kuansing lemah dan kurang gencar melobi pemerintah pusat, sehingga dana pusat yang didapatkan relatif kecil.

"Salah satu kelemahan pemerintah kita adalah melobi pusat kurang optimal," ujar Rosi, kepada riauterkini.com, Selasa (4/12/2018) siang di Telukkuantan.

Menurutnya, banyak program dan anggaran dari pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan. Ia mencontohkan dana di Kementerian Pertanian yang bisa diserap daerah mencapai puluhan triliun.

"Ironisnya, kita hanya dapat kurang lebih Rp. 1 miliar pada rencana kerja tahun anggaran APBN sub sektor perkebunan tahun 2019," katanya.

Anggaran tersebut dirinci Rosi, untuk dua program, diantaranya pasca panen tanaman karet di Kuansing 3 Kelompok Tani sebesar Rp. 256.925.000 dan fasilitasi pengolahan karet sebanyak 3 unit Rp. 869.790.000.

Tidak hanya itu, kata dia, lambannya Pemda Kuansing, juga diperparah kepedulian anggota DPRD Provinsi Riau dapil Kuansing yang kurang dalam memperjuangkan daerahnya.

"Kepedulian dewan di Provinsi kurang. Dinas terkait juga kurang giat mengambil dana di pusat," katanya.

Kondisi itu juga terlihat dari kecilnya bantuan terhadap pertanaman akibat bencana banjir beberapa waktu lalu yang menimpa Kuansing.

Dijelaskan Rosi, bencana alam banjir yang terjadi di Kuansing menyebabkan padi sawah seluas 3.646 hektar terendam banjir dan mengalami puso sekitar 2.024, 77 hektare.

"Sementara yang dibantu pusat kepada kelompok tani sesuai calon petani dan calon lokasi (CPCL) hanya 1.082,89 hektar," ujarnya.

Untuk itu masa mendatang, Rosi berharap Pemkab Kuansing getol melobi pemerintah pusat agar mengucurkan bantuannya ke Kuansing. Dengan begitu pembangunan di Kuansing bisa berjalan dengan baik.

"Tujuannya demi pembangunan di Kuansing dapat berjalan sesuai harapan," katanya.

Ia juga berharap anggota DPRD Provinsi  dapil Indragiri Hulu dan Kuansing hendaknya juga memperjuangkan khususnya anggaran pertanian dan perkebunan untuk Kuansing pada APBD provinsi.

"Karena itu dapat membantu meringankan APBD kuansing dalam membangun sektor pertanian," katanya.* (Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi
- Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi

- Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi
- Ucapkan Selamat pada Syamsuar-Edy Natar,
Ketua DPRD Riau: Pesta Politik Telah Usai, Saatnya Bekerja

- Dilantik Presiden,
Luhut dan Surya Paloh Hadiri Pelantikan Gubri dan Wagubri di Istana Negara

- Presiden Joko Widodo Lantik Syamsuar dan Edy Natar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
- Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting
- H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri
- Legislator Bagus Santoso Dukung Pengelolaan Istana Rokan Diserahkan ke Daerah
- KPU Riau Gelar Pleno DPTb
- Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker
- Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase
- Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018
- Panwaslu Kecamatan di Rohul Kewalahan Tertibkan APK, Ini yang Dilakukan Bawaslu Riau
- Kosong dalam Hitungan Jam,
Besok Plh Gubri Ditentukan dalam Rapat di Setneg

- Lusa, Dipastikan Pelantikan Gubri Terpilih Digelar di Istana
- Kasus Pengrusakan Bendera dan Atribut Partai,
Ketua Demokrat Pekanbaru: Ungkap Aktor Utamanya, atau Bebaskan Pelakunya

- Disaksikan Caleg DPR RI, PBB Lantik Pengurus Ranting di Duri
- Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah
- APK Caleg Eka Putra di Pelalawan Dirusak OTK


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com