Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Mei 2019 15:23
H-7 Sampai H+7 Lebaran, BPJS Kesehatan Pastikan Masyarakat Tetap Dilayani

Senin, 27 Mei 2019 15:18
Pemerintahan MH Raih WTP ke-8 Kalinya

Senin, 27 Mei 2019 15:13
Ramadhan, Ratusan Warga Binaan Lapas Bengkalis Ikuti Kegiatan Religi

Senin, 27 Mei 2019 14:43
1.788 Napi di Riau Terima Remisi Idul Fitri

Senin, 27 Mei 2019 14:13
Buka Puasa Bersama KKIH Jakarta, Bupati Inhil Paparkan Program Pembangunan

Senin, 27 Mei 2019 14:10
Setiap Bulan, Disdik Pekanbaru Kumpulkan Zakat Guru Rp300 Juta

Senin, 27 Mei 2019 14:05
Terjun ke Sungai Kampar, Kandil Hilang Tenggelam

Senin, 27 Mei 2019 14:02
Hindari TB di Akhir Tahun, Pemko Pekanbaru Lakukan Rasionalisasi Anggaran

Senin, 27 Mei 2019 13:03
Mobnas ASN Bengkalis Vs Truk di Meredan, Siak

Senin, 27 Mei 2019 09:13
Hadiri Bukber Golkar Riau, Sukarmis Seolah Didaulat jadi Ketua DPRD Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 22:40
DPRD Riau Sebut Pemilihan Rektor UNRI Penuh Nuansa Politis

Untuk ketiga kalinya pemilihan Rektor UNRI gagal. Komisi V DPRD Riau sebut karena ada muatan politis.

Riauterkini-PEKANBARU- Batalnya pemilihan rektor Universitas Riau untuk kali ketiga kalinya sangat disayangkan Komisi V DPRD Riau yang juga membidangi pendidikan.

Wakil rakyat menyebut, ada unsur politis terhadap pemilihan tersebut. Unsut politis yang dimaksud dialamatkan untuk Kemenristekdikti yang merupakan atasan dari Universitas Riau.

"Kalau sudah dimasuki ranah politik begini, ini sangat berbahaya, harusnya diserahkan ke universitas saja," kata Husaimi Hamidi, anggota Komisi V kepada wartawan, Kamis (06/12/18).

Politisi PPP ini tampak memaklumi adanya aturan yang menerangkan bahwa kementerian mempunyai hak dalam pemilihan rektor, termasuk rektor Universitas Riau.

"Yang tau daerah itu kan kita, kita ini kan otonom, harusnya kita yang menentukan, jangan otonom setengah-setengah begini, ini sudah tidak betul," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, universitas sudah dewasa dan selayaknya diberikan kebebasan penuh dalam lemilihan rektor. Sebab, yang akan merasakan kepemimpinan rektor terpilih adalah civitas akademika yang ada di suatu universitas.

"Ini sangat mengecewakan, jangan-jangan nanti kepala sekolah ditentukan kementerian juga, kementerian ini cukup menyetujui sajalah," tutup politisi asal Rohil ini.

Sebelumnya, panitia pemilihan sudah mengirimkan tiga nama calon rektor ke kementerian. Ketiganya yakni, Prof Aras Mulyadi, DEA, Dr Deni Efizon dan Dr Zulkarnain.

Pemilihan awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2018. Tapi waktu itu, kementerian masih meneliti rekam jejak calon sehingga pemilihan diundur.

Setelah diundur, pemilihan rencana akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2018. Tapi, dengan alasan yang tidak pasti, akhirnya pemilihan kembali diundur untuk kedua kalinya.

Kemudian, rencananya pemilihan akan kembali dilaksanakan pada Rabu kemarin. Lagi-lagi terpaksa diundur karena adanya surat dari Kemenristekdikti yang meminta pemilihan diundur sampai waktu yang tidak ditentukan. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Hadiri Bukber Golkar Riau, Sukarmis Seolah Didaulat jadi Ketua DPRD Riau
- Suara Surut di Pemilu 2019, Golkar Riau Ibaratkan Partainya Daun Rontok
- Ketua DPRD Kuansing Buka MTQ Desa Ujung Tanjung Siberakun Benai
- Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat
- Partisipasi Pemilih Pemilu di Bengkalis 80 Persen
- 21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis
- Datangi Polda Riau, Puluhan Massa HMI-MPO Pertanyakan Buruknya Komitmen Penegakan Hukum
- Kuansing Aman, Tidak Ada Pergerakan Massa Demo Bawaslu
- Polda Riau Berlakukan Siaga 1
- Animo Pemilih Cerdas Meningkat,
Kapemary Apresiasi Pesta Demokrasi di Duri, Bengkalis

- Seribuan Masyarakat Riau Ikut Aksi Damai 22 Mei di Jakarta
- Geruduk DPRD Riau, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk
- Tunggu Pemberitahuan MK,
KPU Kampar Belum Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD Kabupaten

- Hampir Seluruh OPD Pemkab Pelalawan Habiskan Belanja ATK Rp80-Rp100 Juta/Tahun
- Kinerja PU-PR Pelalawan Disorot Fraksi PDI Perjuangan
- Tiga Petahana Gagal, ini Daftar 13 Caleg Lolos ke DPR RI Asal Riau
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan
- PKS Pemenang,
Berikut 45 Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com