Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 09:43
Perkosa Siswi SMP, Remaja 14 Tahun di Kampar Ditangkap

Selasa, 22 Januari 2019 09:20
Hasan Tua Jelang Pensiuan, Bupati Pelalawan Kesulitan Cari Pengganti Kadis PUPR

Selasa, 22 Januari 2019 09:13
Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri

Selasa, 22 Januari 2019 06:48
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal

Senin, 21 Januari 2019 22:13
9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Senin, 21 Januari 2019 20:44
DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Senin, 21 Januari 2019 20:37
Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW

Senin, 21 Januari 2019 20:34
Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi

Senin, 21 Januari 2019 20:29
Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru

Senin, 21 Januari 2019 20:25
Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 20:49
Kasus Perusakan APK, Partai Demokrat Alami Kerugian Sekitar Rp200 Juta

Partai Demokrat laporkan kerugian akibat perusakan APK sebesar Rp200 juta. Pihaknya juga berencana mencabut laporan ke kepolisian dengan berbagai catatan.

Riauterkini-PEKANBARU- Akibat Alat Peraga Kampanye (APK) partainya dirusak beberapa hari yang lalu, Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar sebut pihaknya alami kerugian sekitar Rp200 juta.

"Kerugiannya lebih kurang Rp200 juta dan itu berdasarkan catatan sekretariat kami," kata Asri Auzar kepada wartawan, Kamis (10/01/19).

Anggota Komisi D DPRD Riau ini menjelaskan, dari APK yang dirusak, kebanyakan berbentuk baliho. Pihaknya pun mulai mempertimbangan mencabut laporan ke kepolisian dengan berbagai catatan.

"Baliho yang paling banyak dirusak, atibut lainnya juga ada. Jika kasusnya cuman terhenti ke pelaku saat ini, kita pertimbangkan untuk mencabut laporannya," ujar politisi asal Rohil ini.

Seperti yang diketahui, kasus perusakan APK Demokrat ini terjadi saat Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Kota Pekanbaru, beberapa waktu yang lalu.

Kejadian ini bersamaan dengan hadirnya Presiden RI, Joko Widodo ke Pekanbaru untuk menerima gelar adat dari LAM Riau. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan
- Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode
- Gunakan Truk Khusus, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa APK Billboard
- Caleg PBB Riau Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Sandi
- Gelar Kampanye Terselubung, Caleg Dapil II Terancam Setahun Penjara
- Bawaslu Riau Kembali Tertibkan APK
- Pimpinan Tak Datang, Rapat Paripurna DPRD Riau Terpaksa Ditunda
- Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik
- Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan
- Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek
- Tak Terdaftar di DPT di seluruh Indonesia,
Warga Pertanyakan Keabsahan Identitas Calon Anggota KPU Bengkalis Subhan Eka Putra

- Ketua RT/RW di Bengkalis Harus Jadi Penggerak Goro dan Kamtibmas dan Corong Pemerintah
- Banyak Jalan Rusak, Komisi III DPRD Inhil Mengadu ke Dewan Provinsi
- Caleg DPR-RI Ramli FE Dirikan Posko Pemenangan di Sorek
- Legislator Kuansing Minta Pemerintah Tambah Mesin Cetak e-KTP
- Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan
- Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari
- Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Bengkalis Siapkan 55 Relawan Demokrasi ke Masyarakat
- RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan
- Bawaslu Bengkalis Akan Rekrut 1.800 Pengawas TPS Pileg dan Pilpres 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com