Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 11:27
Banyak Siaran Radio Malaysia Merembes di Rohil

Rabu, 20 Maret 2019 11:09
Pemkab Absen, DPRD Kuansing Tunda Hearing Bahas Prolegda

Rabu, 20 Maret 2019 09:32
Karlahut Meluas, Muncul 165 Titik Api di Riau

Rabu, 20 Maret 2019 08:44
Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan

Rabu, 20 Maret 2019 07:25
Dukung Pengembangan Wisata dan Budaya, Bupati Kampar Hadiri Visiting Our Own Home di Yogyakarta

Rabu, 20 Maret 2019 07:21
Kodim 0314 Inhil Bersama Insan Pers Gelar Senam dan Coffee Morning

Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya

Selasa, 19 Maret 2019 17:37
Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 20:49
Kasus Perusakan APK, Partai Demokrat Alami Kerugian Sekitar Rp200 Juta

Partai Demokrat laporkan kerugian akibat perusakan APK sebesar Rp200 juta. Pihaknya juga berencana mencabut laporan ke kepolisian dengan berbagai catatan.

Riauterkini-PEKANBARU- Akibat Alat Peraga Kampanye (APK) partainya dirusak beberapa hari yang lalu, Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar sebut pihaknya alami kerugian sekitar Rp200 juta.

"Kerugiannya lebih kurang Rp200 juta dan itu berdasarkan catatan sekretariat kami," kata Asri Auzar kepada wartawan, Kamis (10/01/19).

Anggota Komisi D DPRD Riau ini menjelaskan, dari APK yang dirusak, kebanyakan berbentuk baliho. Pihaknya pun mulai mempertimbangan mencabut laporan ke kepolisian dengan berbagai catatan.

"Baliho yang paling banyak dirusak, atibut lainnya juga ada. Jika kasusnya cuman terhenti ke pelaku saat ini, kita pertimbangkan untuk mencabut laporannya," ujar politisi asal Rohil ini.

Seperti yang diketahui, kasus perusakan APK Demokrat ini terjadi saat Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Kota Pekanbaru, beberapa waktu yang lalu.

Kejadian ini bersamaan dengan hadirnya Presiden RI, Joko Widodo ke Pekanbaru untuk menerima gelar adat dari LAM Riau. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pemkab Absen, DPRD Kuansing Tunda Hearing Bahas Prolegda
- Gubri Ajak Kada di Riau Sukseskan Pemilu Serentak 2019
- Husaimi Yakini PPP Isi Posisi Wabup Kampar
- Tiga Caleg Golkar Berkampanye di Pangkalan Kerinci
- KPU Kota Pekanbaru Tuntaskan Verifikasi Faktual Temuan Data BPN 02
- Soal Ketum PPP Ditangkap KPK, ini Tanggapan DPW PPP Riau
- Bawaslu Inhu Temukan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Rusak
- Dituding Tak Bermanfaat bagi Masyarakat,
DPRD Riau Panggil Empat Perusahaan di Inhu

- Bawaslu Sebut Kampanye Hitam Capres Mulai Meresahkan
- Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ikrar Pileg dan Pilpres Damai
- Dikurangi Tersisa 300 Petugas, Pelipatan Surat Suara di KPU Kampar Kini Berjalan Tertib
- Bawaslu Pelalawan Temukan Ratusan Lembar Surat Suara Rusak
- KPU Bengkalis Laporkan 981 Surat Suara Ditemukan Rusak
- Sosialisasi Pemilu 2019, KPU Riau Gelar Lomba Mural
- Proses Lipat Surat Suara di Kampar Kembali Dilanjutkan
- Bupati Kampar Lantik 128 Pejabat Eselon III dan IV
- Mappilu PWI Rohil Terbentuk
- Panitia Pemilihan Wabup Kampar Terbentuk, Ini Agendanya dalam Waktu Dekat
- Surat Suara untuk Pileg dan Pilpres Sudah Diterima KPU Pelalawan
- Halgustar Mengukuhkan Sahabat Jokowi-Amin Kepulauan Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com