Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 16:00
Pentingnya Kenali Kebutuhan Nutrisi,
Prodia Gelar Seminar Bertema Persolized Nutrition as Disease Prevention Tools


Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Januari 2019 14:59
PKS dan Demokrat Beda Cara dalam Mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno di Riau

Sisi panang berbeda dilakukan PKS dan Demokrat dalam mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno di Riau. PKS lebih menonjolkan Cawapres dan Demokrat menonjolkan Capres.

Riauterkini-PEKANBARU- PKS dan Partai Demokrat Riau punya cara tersendiri dalam mengkampanyekan Prabowo dan Sandiaga Uno (Capres dan Cawapres RI) di Riau.

"PKS termasuk partai yang tidak diuntungkan. Semakin kami bicara Prabowo semakin besar Gerindra. Untuk itu kita melirik Sandiaga yang kesannya lebih netral," kata Markarius Anwar, Bendahara DPW PKS Riau kepada wartawan, Jumat (11/01/19).

PKS sebutnya, meminta seluruh kader untuk lebih menjual nama Sandiaga Uno ketimbang Prabowo karena adanya kekhawatiran potensi menciutnya suara PKS ditempat melejitnya suara Gerindra.

"Berdasarkan kalkulasi politik, figur Sandiaga Uno lebih menguntungkan suara partai untuk ditonjolkan dibandingkan Prabowo yang identik dengan Gerindra.

Beda halnya dengan Partai Demokrat. Sayed Abu Bakar Assegaf, politisi Demokrat mengatakan, tidak ada salahnya jika menonjolkan sosok Prabowo dalam kampanye.

"Kita berbeda dengan PKS, kita saat ini tengah berupaya mensolidkan suara pendukung SBY-AHY kepada Prabowo-Sandi. Jadi kita tak takut suaranya berkurang, hanya saja pesan SBY lakukan keduanya seiring antara Pileg dan Pilpres," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi
- Ternyata Asri Auzar Sudah Minta DPRD Riau Ganti Waka Dedet
- Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau
- Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel
- Dalam Rangka Pileg dan Pilpres 2019,
Inhil Apel Gelar Pasukan Kesiapan TNI-Polri dan Komponen Bangsa Lainnya

- Tim Gabungan Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2019
- Apel Gelar Pasukan, Bupati Kampar Tegaskan Jangan Ada Intimidasi pada Pemilu 2019
- 300 Personel BKO Polda Riau Ikut Amankan Pemilu 2019 di Rohul
- Harapkan WTP, Gubri Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah
- TNI Polri Bengkalis Siap Amankan Pesta Demokrasi Serentak April 2019
- Batas 2 Mei, tak Serahkan LPPDK, Caleg Bakal Dicoret
- Pimpin Apel Siaga Pengaman Kampanye, Gubri Minta Aparat Netral di Pemilu 2019
- Soal Reposisi Waka DPRD, Dedet Bersyukur dan Auzar Ngaku tak Tau
- Demokrat Minta Reposisi Waka DPRD Riau, Dedet Diganti Asri Auzar
- Tak Serahkan LADK 11 Parpol Dicoret di Sejumlah Daerah
- Dewan Nilai Kinerja ASN pemkab Rohil Harus Terus Ditingkatkan
- Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting
- Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD
- Bawaslu Pelalawan Imbau Parpol Serahkan Nama-nama Saksi
- KPU Kuansing Yakin Pelipatan Surat Suara Tuntas 7 Hari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com