Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 16 Juni 2019 11:13
Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta

Ahad, 16 Juni 2019 11:05
Nasib 5 Komisioner KPU Kuansing Menunggu Pleno DKPP RI

Ahad, 16 Juni 2019 11:00
Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit

Ahad, 16 Juni 2019 04:26
Ops K2YD, Polsek Mandau Amankan Sejumlah Motor Balap Liar di Duri

Sabtu, 15 Juni 2019 21:53
Event Bakar Tongkang, Rohil Kedatangan Bule Perancis

Sabtu, 15 Juni 2019 20:44
Perduli Masyarakat, Polisi Bengkalis Bersih-bersih Rumah Ibadah dan Bantu Sembako

Sabtu, 15 Juni 2019 17:31
Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional

Sabtu, 15 Juni 2019 15:48
Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke-54 Tahun 2019

Sabtu, 15 Juni 2019 15:46
BLSDA Riau-Pemkab Kampar Teken MoU RPP Wisata Alam

Sabtu, 15 Juni 2019 15:44
Bupati Inhil Hadiri Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Januari 2019 16:52
Dewan Sebut PT BSP Kurang Maksimal Memberikan Dana CSR di Bengkalis

Anggota DPRD Riau ungkap kurang maksimalnya PT BSP dalam menyalurkan dana CSR di Desa Sumber Jaya, Bengkalis. Berkali-kali desa meminta perhatian perusahaan hanya ada catatan-catatan.

Riauterkini-PEKANBARU- PT Siak Bumi Pusako (BSP) disebut kurang maksimal dalam memberikan dana Corporate Social Responsbility (CSR) kepada masyarakat setempat. Persisnya di Desa Sumber Jaya Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis.

Hal ini diketahui saat anggota DPRD Riau, Sayed Junaidi Rizaldi melakukan sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

"Sudah berulang kali pihak desa meminta agar perusahaan dapat memperhatikan desa tersebut, akan tetapi dari hasil pertemuan hanya akan dicatat saja tanpa ada tindaklanjutnya," kata Sayed Junaidi Rizaldi kepada wartawan, Jumat (11/01/19).

Dalam kesempatan tersebut, politisi Hanura ini menekankan agar PT BSP harus menunaikan kewajibannya dan memperhatikan desa tersebut tanpa pengecualian.

"Jangan memberikan CSR ke tempat jauh, tetap pada desa yang minimal 0 kilometer dari perusahaan. Saya siap memberikan pendampingan dan membantu masyarakat mengatasi persoalan ini," tegasnya.

Anggota DPRD Riau Dapil Bengkalis-Meranti-Kota Dumai ini menyebut, semua perusahaan di Riau mesti mengeluarkan dana CSR nya untuk masyarakat sekitar.

"Jika tidak, maka akan ada semacam sanksi yang diatur dalam Perda. Nah, sosialisasi Perda yang dilakukan juga dalam rangka agar masyarakat sekitar dapat menikmati dengan adanya keberadaan perusahaan," tutupnya.

Kepala Desa Sumber Jaya, ketua BPD Sumber Jaya dan masyarakat tampak hadir dalam acara sosialisasi tersebut. ***(ary)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Meski Dirahasiakan,
Sekdaprov Mulai Surati Calon Tim Pansel Assessment PTP

- Ditetapkan Tersangka, Komisioner Bawaslu Inhu Gugat Polisi dan Jaksa
- Asal Tulis di Medsos, Caleg di Bengkalis Ini Divonis Hakim Setahun Penjara
- 'Aroma' Pilkada Makin Kental, Bupati Kuansing Terlihat Makan Siang dengan Para Kepala OPD
- Pilkada Bengkalis 2020,
PAN Ancang-ancang Siapkan Calon yang 'Layak Jual'

- Kader Golkar Provinsi Pastikan Ketua DPRD Riau Akan Diemban Sukarmis
- PAN Bertekad Usung Kadernya di Pilkada Pelalawan 2020
- Sharing Informasi, Anggota DPRD Inhu Berkunjung ke DPRD Kuansing
- Bersama Legislator Pangean, Ketua DPRD Kuansing Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sako
- Bersiap Hadapi Pilkada, Hubungan Andi Putra Bersama Ketua NU Makin Intim
- Usai Lebaran, Pemkab Bengkalis Ajukan Ranperda LPPJ APBD TA 2018
- KPU Riau Umumkan Hasil Audit LPPDK
- 70 Persen Masyarakat Masih Inginkan Mursini,
Pengamat Ekonomi Riau Nilai Biasa Hasil Survei Lembaga IB

- Mursini Masih Kandidat Terkuat di Pilkada Kuansing 2020
- Kepala BKPP Tutup Usia, Ketua DPRD Kuansing Sampaikan Belangsungkawa
- Pilkada Masih Jauh, Tapi Bakal Calon Bupati di Kuansing Sudah Bermunculan
- Gagal Nyaleg, Seorang ASN Kemenag Inhu Kembali Ngantor
- Coblos Surat Suara Pilpres 20 Kali,
Magribi dan Anggota KPPS di Kampar Divonis 4 Bulan Penjara

- Tiga Kades di Pelalawan Dipanggil Jaksa
- Bawaslu Tunggu Penjelasan KPU Riau Soal Salah Imput Data Pilpres


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com