Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 19:35
Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak

Selasa, 17 September 2019 18:49
E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri

Selasa, 17 September 2019 18:22
Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak


Selasa, 17 September 2019 18:17
Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul

Selasa, 17 September 2019 18:10
Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap

Selasa, 17 September 2019 18:00
Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman

Selasa, 17 September 2019 17:48
Demo Mahasiswa Gabungan di Mapolda Riau Ricuh, 7 Polisi Terluka dan Dirawat di RS Bhayangkara

Selasa, 17 September 2019 16:51
Ambruknya Dermaga Buton, Diduga Seorang Honorer Dishub Riau Hilang

Selasa, 17 September 2019 16:38
Politisi Senior Ini Siap Diusung Menjadi Balon Bupati Bengkalis

Selasa, 17 September 2019 16:27
Tahun Ini, DPRD Kuansing Akan Bangun Musala

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 18:59
Ungkap Provokasi agar Tak Ikut Pemilu, Kades 5 Desa di Kampar Minta Keamanan Pemilu Diperkuat

Bawaslu Kaampar gelar Rakor lintas sektoral Indeks Kerawanan Pemilu. Kades lima desa perbatasan Kampar-Rohul sampaikan kekhawatiran saat Pemilu berlangsung.

BANGKINANG - Meski pemerintah telah memutuskan bahwa lima desa di perbatasan Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rokan Hulu masuk wilayah Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, namun fakta di lapangan, namun pro kontra antar masyarakat tak kunjung usai. Kini ada beberapa kerawanan yang dikhawatirkan masyarakat pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019.

Kekhawatiran itu disampaikan beberapa kepala desa dari lima desa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar pada rapat koordinasi lintas sektoral Indeks Kerawanan Pemilu yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar di Kampung Stanum, Bangkinang, Kamis (14/3/2019).

Kades Tanah Datar Pardi mengungkapkan, karena masih adanya pro kontra antara masyarakat yang ingin bergabung ke Kabupaten Rohul dan masyarakat yang ingin masuk Kabupaten Kampar maka ia meminta TNI maupun Polri menambah pengamanan pada pelaksanaan hari pemungutan suara nanti. "Selama ini aman-aman saja, tapi ini untuk mengantisipasi , untuk menjaga-menjaga," katanya.

Pardi juga mengungkapkan bahwa selama ini selalu ada oknum yang menjadi provokator yang menghimbau masyarakat agar jangan mau datang memilih. "Oleh sebab itu Bupati, Kapolres, TNI tolong diselesaikan ini," pintanya.

Menurutnya, secara hukum lima desa telah kuat masuk dalam wilayah Kampar, namun pihak Rohul masih ingin membuat pemerintahan tandingan di lima desa. "Orang itu membuat tandingan, masih ada kepala desa Pjs," ulasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kades Rimba Makmur Tety Supriati. Ia mengharapkan Pemkab agar senantiasa melakukan sosialisasi ke lima desa. "Agar mereka selalu ingat dan tergugah hatinya. Karena ada dua kubu, kalau ada dari Pemkab hadir, KPU Kampar, KPU Rohul dan ditengahi KPU provinsi, jadi mereka betul-betul komitmen itu dilaksanakan pemerintah," ulasnya.

Kades Muara Intan Abdul Munir meminta Bawaslu memberikan solusi berupa penegasan dan sanksi bagi provokator yang mengurangi minat warga datang ke TPS.

Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Aliman Makmur yang menjadi pembicara pada rakor ini menegaskan bahwa lima desa tersebut akan menjadi skala prioritas perhatian Pemkab Kampar bersama.

Komisioner Bawaslu Kampar Marhaliman yang membuka kegiatan rakor ini menyampaikan, terkait masalah ini Bawaslu telah membicarakan ditingkat pimpinan dan menyampaikan juga ke Bawaslu Riau. "Kami akan melakukan supervisi. Jangan ada lagi ada oknum-oknum yang mencoba melarang masyarakat untuk datang memilih," tegas Marhaliman.

Mantan Ketua PWI Kampar ini mengakui, masih ada alat peraga kampanye peserta Pileg Rohul yang terpasang di lima desa. Ia menambahkan, potensi kerawanan telah muncul. Marhaliman berharap kepada camat dan desa terundang untuk selalu melakukan koordinasi baik dengan parpol, camat maupun dengan lembaga terkait.

Kabag Op Polres Kampar Kompol Frengky Tambunan mewakili Kapolres Kampar mengatakan, pihaknya tetap menaruh konsern di lokasi tersebut. Sejauh ini Polres juga terus berkomunikasi tidak hanya dengan tiga Polsek yang berada di wilayah Polres Kampar yakni Polsek Tapung Hulu, Tapung Hilir dan Tapung, tetapi juga dengan Polsek Bonai Darussalam Resor Rohul.

Ia meminta kades dan masyarakat tidak usah khawatir karena Polres terus mengedukasi masyarakat. "Bagaimanapun juga pihak kepolisian sangat berharap kontribusi seluruh elemen yang ada," kata F Tambunan. Ia juga meminta kades, masyarakat dan berbagai elemen selalu berkoordinasi dengan polisi.

Kasdim 0313/KPR Mayor Harman Koto yang mewakili Dandim 0313/KPR mengingatkan kades, camat jika ada masalah di wilayahnya jangan didiamkan. TNI katanya selalu ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang Pemilu dan mengajak masyarakat ikut memilih dan ia minta jangan bosan-bosan mengajak masyarakat memilih.

Rapat koordinasi lintas sektoral Indeks Kerawanan Pemilu yang digelar Bawaslu Kampar ini dibuka oleh Komisioner Bawaslu Kampar Marhaliman dan ditutup oleh Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah. Rakor ini diikuti camat se-Kabupaten Kampar, sejumlah kepala desa, panitia pemilihan kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kampar, wartawan dan pihak kantor Kesbangpol Kabupaten Kampar.

Syawir ketika menutup kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini ditaja untuk memetakan sedini mungkin potensi kerawanan Pemilu 2019. Potensi kerawanan ini biasanya muncul di daerah perbatasan kabupaten.

Bawaslu siap menerima masukan dari semua pihak termasuk dari media massa. "Agar Pemilu 2019 tidak tercederai, berjalan baik dan tidak lagi menjadi isu nasional," pungkasnya.*(man) Foto: Komisioner Bawaslu Kampar Marhaliman sampaikan sambutan saat membuka rakor lintas sektoral pelaksanaan Pemilu 2019.

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap
- Politisi Senior Ini Siap Diusung Menjadi Balon Bupati Bengkalis
- Setelah ke PDIP,
Wabup Bengkalis Mendaftar Penjaringan Balon Bupati ke DPD PAN

- Ketua Sementara DPRD Riau Jumpai Seratusan Massa UIR
- DPRD Pelalawan Gelar Paripurna Penetapan 7 Fraksi dan Pimpinan
- Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik
- 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara
- Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik
- Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi
- Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci
- Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar
- Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024
- Satu Ambil Formulir Satu Lagi Mendaftar,
Dua Mantan Pimpinan DPRD Pelalawan Incar Sampan PDI Perjuangan

- 45 Anggota DPRD Inhil Dilantik
- Balon Bupati Wakil Bupati Pilkada 2020,
Wabup Bengkalis Mendaftar di PDIP dan Tiga Kandidat Mendaftar ke PAN

- Berikut 19 Desa di Kabupaten Rohul yang Melaksanakan Pilkades Serentak 2020
- DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar
- 45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan
- Ditunjuk DPP Golkar, Eet si Budak Parit Bangkung Siap Pimpin DPRD Riau
- Soal Asap, Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com