Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019 18:20
Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat

Kamis, 18 Juli 2019 18:00
Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 17:13
Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2019 10:31
Puluhan Warga Tuah Madani Pekanbaru Terancam Tak Nyoblos

Puluhan warga Tampan terancam tak nyoblos. Selain tak masuk DPT, jumlah surat suara ekstra jumlahnya sedikit.

Riauterkini-PEKANBARU- Banyak warga di RT 03 RW 08 Kelurahan Tuahmadani Tampan terancam tak bisa nyoblos. Meski DPT sudah dilakukan perbaikan.

Hal itu diungkapkan Ketua RT 03/RW08 Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan, Pekanbaru Febianto, Selasa (16/4/19). Menurutnya, selain tak masuk DPT meski mengantongi KK dan KTP setempat sejak 5-8 tahun belakangan ini.

Menurutnya ada dua hal yang membuat warga terancam tak bisa nyoblos. Pertama namanya tak masuk di DPT. Kedua, meski boleh ikut nyoblos di atas jam 12, tapi jumlah kertas suara ekstra hanya 5 saja. Padahal, jumlah warga yg tak masuk DPT sebanyak 50 orang.

" Warga yang tidak masuk dalam DPT, setelah kami data ada kurang lebih 50an pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. Padahal mereka adalah warga asli tempatan yang sudah tinggal di sini dalm 5 - 8 tahun terakhir. Mereka juga mempunyai KK dan KTP dengan alamat di tempat kami. dan itu terjadi juga di RT 01, dan RT RW lain di Kelurahan Tuahmadani, mungkin juga di seluruh Kel dan Kec di Pekanbaru," terang Febianto.

Menurutnya, sebelumnya KPU sudah membuka pendaftaran bagi warga yang tidak masuk namanya dalam DPT dengan membawa fotokopi KTP dan KK. Warga yang tak masuk DPT sudah dikumpulkan ke PPS untuk diteruskan ke KPU kota. Sering kami tanyakan ke PPS apakah DPTb sudah keluar, dengan harapan nama nama warga yg sudah diusulkan tersebut sudah keluar dalam DPTb. Pihak PPS mengatakan mungkin keluar dekat tanggal 17 akan bisa dilihat.

Pada jumat lalu, keluar DPT yang resmi dari PPS ke KPPS. Ternyata masih menggunakan data yang lama. Warga yang sudah diusulkan itu tidak masuk dalam DPT ataupun DPTb sebagaimana yang sudah dijanjikan.

"Setelah kami tanyakan ke PPS, mereka menjawab memang seperti itulah data yg datang dari PPK dan pastinya juga dari KPU kota. Apakah tidak ada data DPTb yg akan datang. Menurut petugas PPS tidak ada lagi data pemilih yang akan datang," jelasnya.

PPS menyarankan warga yang tidak terdaftar tadi untuk memilih di jam 12 keatas dengan menggunakan surat suara yg dilebihkan oleh KPU untuk masing masing TPS.

Padahal, surat suara ekstra yang dilebihkan KPU yaitu sebanyak 2,5% dari 187 DPT atau hanya 5 surat suara. Padahal, jumlah warga yang tak masuk DPT sebanyak 50 an orang pemilih.

" Jumlah surat suara ekstra sebanyak 5 inilah yang akan diperebutkan oleh 50an warga lain yg antusiasme nya sangat tinggi dalam pemilu sekarang," pungkasnya.*(H-we) .

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis
- Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru
- Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis
- Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat
- Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020
- Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020
- Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat
- Tagih Janji Jadi Ketua PAN Riau, Utusan DPP Temui Syamsuar
- Zukri Misran Ditunjuk Jadi Ketua DPD PDI-P Riau
- Susun Perda CSR, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenkum HAM Riau
- Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Pelanggaran Pemilu di Riau
- Bupati Kuansing Dinilai Belum Bernyali Evaluasi Kabinetnya
- Pantau PPDB, Ketua DPRD Pelalawan Lakukan Sidak ke Sejumlah Sekolah
- Siap Maju di Pilbup Meranti,
Masrul Kasmy Mulai Jalin Komunikasi dengan Partai

- Warganet Respon Negatif Wacana Duet Mursini-Adam di Pilkada Kuansing 2020
- Pilkada Kuansing, Golkar Bantah Pasangkan Adam dengan Mursini
- Pengurus Yakin Syamsuar Tepati Janji Jadi Ketua DPW PAN Riau
- Cek Pengaduan Warga, Anggota DPRD Kuansing Datangi Puskesmas Sungai Sirih
- LKPj 2018, Bupati Kuansing Sebut APBD Surplus 34,9 Miliar
- Sepelekan Dewan dan Bupati Kuansing, Banyak Pejabat Eselon III Tak Hadir di Sidang Paripurna


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com