Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 Juni 2019 18:26
Wagubri: PSPS Harus Berkaca Kenapa Perusahaan Enggak Beri Bantuan

Senin, 24 Juni 2019 18:05
Desak Tingkatkan Pengawasan, Ampera Datangi Kantor DPRD Bengkalis

Senin, 24 Juni 2019 17:28
Halal Bi Halal di Islamic Center,
Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah


Senin, 24 Juni 2019 17:22
KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020

Senin, 24 Juni 2019 17:14
Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda

Senin, 24 Juni 2019 17:06
Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan

Senin, 24 Juni 2019 16:41
Hina Gubri, Wagubri Pertimbangkan Pidanakan Supporter PSPS

Senin, 24 Juni 2019 15:42
Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer

Senin, 24 Juni 2019 15:05
Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati

Senin, 24 Juni 2019 14:58
Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Animo masyarakat mengikuti Pilpres 2019 di Mandau ternyata cukup tinggi. Penyelenggara sepertinya lua mengantisipasi hal ini sehingga banyak yang tidak kebagian kertas suara.

Riauterkini - DURI - Tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam Pemilihan umum (Pemilu) serentak yang digelar di tahun 2019 ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), khusus di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Minimnya material perlengkapan pencoblosan tampak menjadi sorotan tajam.

Seperti yang terjadi saat pencoblosan berlangsung. Kurangnya Surat suara di masing masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) membuat masyarakat yang ingin berpartisipasi spontan mengurungkan niatnya dalam dalam.

Mirisnya lagi pada Rabu (17/4/19) lalu, kurang lebih 30 an bilik suara TPS di Kelurahan Babussalam dan Air Jamban membuat PPS harus memutar otak guna mengakali Pemilu Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetap berjalan dengan menggunakan kardus bekas produk makanan.

  "Inilah kondisi negara kita, ingin Pemilihan serentak berjalan lancar dan mewah, namun tak sadar akan kemampuan, ibarat nafsu kuat tenaga kurang. Pastinya diakhir pesta demokrasi ini banyak tudingan kecurangan dan lainnya yang menimbulkan protest dari kontestannya," ujar sejumlah warga saat ditemui.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mandau, Shofiyu Rahmanto saat dikonfirmasi, Senin (22/4/19) mengakui jika masih adanya berbagai permasalahan.

"Kalau kurangnya Surat suara memang Benar adanya, karena saat pendistribusian kita tidak bisa melihat ini kotak dan akhirnya kita berikan solusinya kepada masyarakat yang kehabisan Surat suara di TPS nya, bisa memanfaatkan kelebihan surat suara di TPS terdekat. Sementara terkait kekurangan bilik, hal inilah yang kita rundingkan akhirnya terpaksa memanfaatkan kardus bekas, yang penting kerahasiaan pemilih terjaga,"jelasnya.

Dipaparkan Shofi, untuk partisipasi pada Pemilu serentak 2019 ini, peningkatan animo masyarakat meningkat tajam dari beberapa tahun sebelumnya."naik hingga 80 Persen. Magnet Pilpres dan Pileg sangat kuat,"akunya.

Dari pantauan dilapangan, peraturan KPU terkait aturan penyaluran suara kepada pemilih juga menjadi alasan utama kecewanya masyarakat. Awalnya melalui edaran dari KPUD kepada PPK dan PPS, masyarakat dapat menyalurkan suaranya dengan menggunakan persyaratan diantaranya Elektronik KTP, Surat Keterangan, Passport, KK dan SIM. Namun dalam tentang waktu beberapa jam sebelum pencoblosan, KK dan SIM tidak lagi diberlakukan hingga membuat masyarakat yang tidak memiliki KTP elektronik harus memendam hasratnya menyalurkan aspirasi.*(hen) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- KPU Kuansing Terima Draft Jadwal Pilkada Serentak 2020
- Fakta-Fakta Terbaru Terungkap pada Sidang Pidana Pemilu Pelalawan
- Masuk Tahap Pendaftaran Balon Kades,
Pilkades Serentak di Kabupaten Meranti Dilaksanakan 26 Agustus 2019 Mendatang

- Pansus LPP APBD 2018 DPRD Bengkalis Konsultasi ke DPRD Provinsi
- Komisi A DPRD Kuansing Belajar Pengawasan ke Pemko Bandung
- Ketua DPRD Bengkalis Ajak Seluruh Pihak Dukung Visi Misi Bupati
- Tiga Pansus DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan
- Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur
- Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing
- Ketua ARUN Riau Siap Maju Pilkada Bengkalis 2020
- Sebelum Panggil Wabup,
Komisi B DPRD Kuansing Akan Bahas Soal Bibit Sawit Palsu

- F-PDI Perjuangan Kritisi Pejabat Pelalawan Ogah Tinggal di Rumdis
- Buka Layanan di Kantor Camat, Trobosan DPMPTSP Dipuji F-PAN DPRD Pelalawan
- Bupati Bengkalis Serahkan LKPj TA 2018 ke DPRD
- Kalah atau Menang di Pengadilan,
Dua Tersangka PPK Rengat, Inhu Tetap Diberhentikan KPU

- Pansus Penyertaan Modal PT. BSP dan Pembiayaan Haji DPRD Bengkalis Lakukan Finalisasi Draft Perda
- Data Form DC1, Sabarudi Gantikan Syahril Caleg Terpilih
- Rahman Wijayanto Diperhitungkan untuk Pilkada Pelalawan 2020
- Demokrat Riau Tolak Gekaran KLB Max Sopacua
- Fraksi Demokrat dan PAN Kritik Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Riau 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com