Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 11:50
Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau

Kamis, 23 Mei 2019 11:47
Seorang Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan

Kamis, 23 Mei 2019 11:41
Gencar Ditolak, Kamenag Kuansing Bahas Pergantian Kepala MAN 1 Telukkuantan

Kamis, 23 Mei 2019 11:33
Buka Bersama dengan Kejaksaan, Wabup Harapkan Seluruh Forkopimda Inhil Tetap Harmonis

Kamis, 23 Mei 2019 07:59
21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis

Kamis, 23 Mei 2019 07:54
Pansus Pembiayaan Haji Umroh DPRD Bengkalis Konsultasi ke Pemprov Jambi

Kamis, 23 Mei 2019 07:50
Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama

Rabu, 22 Mei 2019 22:37
PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak

Rabu, 22 Mei 2019 22:31
Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul

Rabu, 22 Mei 2019 20:05
Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Animo masyarakat mengikuti Pilpres 2019 di Mandau ternyata cukup tinggi. Penyelenggara sepertinya lua mengantisipasi hal ini sehingga banyak yang tidak kebagian kertas suara.

Riauterkini - DURI - Tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam Pemilihan umum (Pemilu) serentak yang digelar di tahun 2019 ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), khusus di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Minimnya material perlengkapan pencoblosan tampak menjadi sorotan tajam.

Seperti yang terjadi saat pencoblosan berlangsung. Kurangnya Surat suara di masing masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) membuat masyarakat yang ingin berpartisipasi spontan mengurungkan niatnya dalam dalam.

Mirisnya lagi pada Rabu (17/4/19) lalu, kurang lebih 30 an bilik suara TPS di Kelurahan Babussalam dan Air Jamban membuat PPS harus memutar otak guna mengakali Pemilu Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetap berjalan dengan menggunakan kardus bekas produk makanan.

  "Inilah kondisi negara kita, ingin Pemilihan serentak berjalan lancar dan mewah, namun tak sadar akan kemampuan, ibarat nafsu kuat tenaga kurang. Pastinya diakhir pesta demokrasi ini banyak tudingan kecurangan dan lainnya yang menimbulkan protest dari kontestannya," ujar sejumlah warga saat ditemui.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mandau, Shofiyu Rahmanto saat dikonfirmasi, Senin (22/4/19) mengakui jika masih adanya berbagai permasalahan.

"Kalau kurangnya Surat suara memang Benar adanya, karena saat pendistribusian kita tidak bisa melihat ini kotak dan akhirnya kita berikan solusinya kepada masyarakat yang kehabisan Surat suara di TPS nya, bisa memanfaatkan kelebihan surat suara di TPS terdekat. Sementara terkait kekurangan bilik, hal inilah yang kita rundingkan akhirnya terpaksa memanfaatkan kardus bekas, yang penting kerahasiaan pemilih terjaga,"jelasnya.

Dipaparkan Shofi, untuk partisipasi pada Pemilu serentak 2019 ini, peningkatan animo masyarakat meningkat tajam dari beberapa tahun sebelumnya."naik hingga 80 Persen. Magnet Pilpres dan Pileg sangat kuat,"akunya.

Dari pantauan dilapangan, peraturan KPU terkait aturan penyaluran suara kepada pemilih juga menjadi alasan utama kecewanya masyarakat. Awalnya melalui edaran dari KPUD kepada PPK dan PPS, masyarakat dapat menyalurkan suaranya dengan menggunakan persyaratan diantaranya Elektronik KTP, Surat Keterangan, Passport, KK dan SIM. Namun dalam tentang waktu beberapa jam sebelum pencoblosan, KK dan SIM tidak lagi diberlakukan hingga membuat masyarakat yang tidak memiliki KTP elektronik harus memendam hasratnya menyalurkan aspirasi.*(hen) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- 21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis
- Datangi Polda Riau, Puluhan Massa HMI-MPO Pertanyakan Buruknya Komitmen Penegakan Hukum
- Kuansing Aman, Tidak Ada Pergerakan Massa Demo Bawaslu
- Polda Riau Berlakukan Siaga 1
- Animo Pemilih Cerdas Meningkat,
Kapemary Apresiasi Pesta Demokrasi di Duri, Bengkalis

- Seribuan Masyarakat Riau Ikut Aksi Damai 22 Mei di Jakarta
- Geruduk DPRD Riau, Ratusan Mahasiswa Desak Masuk
- Tunggu Pemberitahuan MK,
KPU Kampar Belum Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD Kabupaten

- Hampir Seluruh OPD Pemkab Pelalawan Habiskan Belanja ATK Rp80-Rp100 Juta/Tahun
- Kinerja PU-PR Pelalawan Disorot Fraksi PDI Perjuangan
- Tiga Petahana Gagal, ini Daftar 13 Caleg Lolos ke DPR RI Asal Riau
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- KPU Riau Sampaikan Rekapnas
- Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan
- PKS Pemenang,
Berikut 45 Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis 2019-2024

- Kapolres Bidik Tersangka Lain Tindak Pidana Pemilu di Pelalawan
- Jelang Aksi 22 Mei, Wagub Imbau Warga dan ASN Riau tak Perlu Ikut Demo
- FH UIR Gelar Aksi Demo ke KPU Riau
- Gesa Perda PDAM, Pansus DPRD Bengkalis Stuban ke Perumda Sleman, Yogyakarta
- Perhitungan Usai, Berikut 12 Caleg Terpilih Dapil Mandau Untuk DPRD Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com