Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 12:30
Sektor Migas Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,3 Persen

Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:21
PPK Mandau Akui Banyak Kekurangan di Pemilu 2019

Animo masyarakat mengikuti Pilpres 2019 di Mandau ternyata cukup tinggi. Penyelenggara sepertinya lua mengantisipasi hal ini sehingga banyak yang tidak kebagian kertas suara.

Riauterkini - DURI - Tingginya animo masyarakat yang berpartisipasi dalam Pemilihan umum (Pemilu) serentak yang digelar di tahun 2019 ternyata tidak dibarengi dengan kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), khusus di Kecamatan Mandau, Bengkalis. Minimnya material perlengkapan pencoblosan tampak menjadi sorotan tajam.

Seperti yang terjadi saat pencoblosan berlangsung. Kurangnya Surat suara di masing masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) membuat masyarakat yang ingin berpartisipasi spontan mengurungkan niatnya dalam dalam.

Mirisnya lagi pada Rabu (17/4/19) lalu, kurang lebih 30 an bilik suara TPS di Kelurahan Babussalam dan Air Jamban membuat PPS harus memutar otak guna mengakali Pemilu Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetap berjalan dengan menggunakan kardus bekas produk makanan.

  "Inilah kondisi negara kita, ingin Pemilihan serentak berjalan lancar dan mewah, namun tak sadar akan kemampuan, ibarat nafsu kuat tenaga kurang. Pastinya diakhir pesta demokrasi ini banyak tudingan kecurangan dan lainnya yang menimbulkan protest dari kontestannya," ujar sejumlah warga saat ditemui.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mandau, Shofiyu Rahmanto saat dikonfirmasi, Senin (22/4/19) mengakui jika masih adanya berbagai permasalahan.

"Kalau kurangnya Surat suara memang Benar adanya, karena saat pendistribusian kita tidak bisa melihat ini kotak dan akhirnya kita berikan solusinya kepada masyarakat yang kehabisan Surat suara di TPS nya, bisa memanfaatkan kelebihan surat suara di TPS terdekat. Sementara terkait kekurangan bilik, hal inilah yang kita rundingkan akhirnya terpaksa memanfaatkan kardus bekas, yang penting kerahasiaan pemilih terjaga,"jelasnya.

Dipaparkan Shofi, untuk partisipasi pada Pemilu serentak 2019 ini, peningkatan animo masyarakat meningkat tajam dari beberapa tahun sebelumnya."naik hingga 80 Persen. Magnet Pilpres dan Pileg sangat kuat,"akunya.

Dari pantauan dilapangan, peraturan KPU terkait aturan penyaluran suara kepada pemilih juga menjadi alasan utama kecewanya masyarakat. Awalnya melalui edaran dari KPUD kepada PPK dan PPS, masyarakat dapat menyalurkan suaranya dengan menggunakan persyaratan diantaranya Elektronik KTP, Surat Keterangan, Passport, KK dan SIM. Namun dalam tentang waktu beberapa jam sebelum pencoblosan, KK dan SIM tidak lagi diberlakukan hingga membuat masyarakat yang tidak memiliki KTP elektronik harus memendam hasratnya menyalurkan aspirasi.*(hen) 

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis
- Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru
- Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis
- Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat
- Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020
- Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020
- Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat
- Tagih Janji Jadi Ketua PAN Riau, Utusan DPP Temui Syamsuar
- Zukri Misran Ditunjuk Jadi Ketua DPD PDI-P Riau
- Susun Perda CSR, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenkum HAM Riau
- Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Pelanggaran Pemilu di Riau
- Bupati Kuansing Dinilai Belum Bernyali Evaluasi Kabinetnya
- Pantau PPDB, Ketua DPRD Pelalawan Lakukan Sidak ke Sejumlah Sekolah
- Siap Maju di Pilbup Meranti,
Masrul Kasmy Mulai Jalin Komunikasi dengan Partai

- Warganet Respon Negatif Wacana Duet Mursini-Adam di Pilkada Kuansing 2020
- Pilkada Kuansing, Golkar Bantah Pasangkan Adam dengan Mursini
- Pengurus Yakin Syamsuar Tepati Janji Jadi Ketua DPW PAN Riau
- Cek Pengaduan Warga, Anggota DPRD Kuansing Datangi Puskesmas Sungai Sirih
- LKPj 2018, Bupati Kuansing Sebut APBD Surplus 34,9 Miliar
- Sepelekan Dewan dan Bupati Kuansing, Banyak Pejabat Eselon III Tak Hadir di Sidang Paripurna


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com