Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Oktober 2019 13:14
Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO

Senin, 14 Oktober 2019 12:33
BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda

Senin, 14 Oktober 2019 11:03
Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 

Senin, 14 Oktober 2019 10:49
Puncak Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Rohul Meriah, Berikut Foto-fotonya

Senin, 14 Oktober 2019 09:39
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 07:57
Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN


Senin, 14 Oktober 2019 07:35
Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak

Senin, 14 Oktober 2019 07:22
Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan

Ahad, 13 Oktober 2019 21:06
Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band

Ahad, 13 Oktober 2019 16:59
Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2019 16:33
Sebelum Panggil Wabup,
Komisi B DPRD Kuansing Akan Bahas Soal Bibit Sawit Palsu


Komisi B DPRD Kuansing akan membahas soal bibit sawit palsu yang menurut Wakil Bupati Halim, terjadi pada 2017 lalu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Ketua Komisi B DPRD Kuansing, Andi Nurbai bersama internal Dewan akan melakukan pembahasan terlebih dulu sebelum memanggil Wakil Bupati Kuansing, H. Halim, terkait pernyataannya mengenai pengadaan bibit palsu tahun 2017.

"Akan ada pembahasan dalam waktu dekat ini," ujar Andi Nurbai, saat dikonfirmasi via mesengger, Selasa (18/6/2019) tadi malam.

Sementara Wabup H. Halim, sendiri ketika mendapat kabar akan ada pemanggilan terhadap dirinya, menyatakan siap hadir untuk memberikan penjelasan kepada DPRD terkait pernyataannya itu.

"Sangat siap," jawab H. Halim, kepada rekan media ketika mendapat kabar dirinya akan dipanggil.

Pemanggilan terhadap Wabup ini, terkait pernyataannya ketika menyampaikan sambutan saat menghadiri undangan masyarakat Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, di acara Halal bi Halal. Ketika itu ia menyebutkan pengadaan bibit sawit tahun 2017 yang dibagikan ke masyarakat sebagiannya adalah palsu.

"Bibitnya tidak sesuai dengan speck yang kita ajukan, kalau kita teruskan kadis nya bisa masuk penjara," ujar H. Halim, ketika itu di Desa Pulau Rengas, Jum'at (7/6/2019) malam.

Lanjutnya saat itu, mengenai pengadaan bibit sawit tahun 2017 dirinya sangat menyesalkan, karena waktu itu dirinya menolak dan minta untuk dikembalikan. Namun, tidak diindahkan, sebab dirinya hanya sebagai wakil sehingga perintahnya diabaikan.

Dan yang lebih membuat dirinya tersinggung, karena ia dituduh ikut bermain proyek pengadaan bibit sawit tersebut.

"Ketika bibit ini datang pertama kali di Baserah, saya tolak, namun tetap dimasukkan juga, begitu juga yang ada di Inuman dan Gunung Toar. Saya minta kembalikan karena bibitnya palsu," kata H. Halim.

Padahal menurutnya, bibit ini akan dibagikan kepada masyarakat, dengan tujuan untuk menopang perekonomian masyarakat di Kuansing, sekian tahun ke depan.

"Percuma bibit yang dibagikan itu di tanam, yang seharusnya berproduksi lebih awal, namun tidak menghasilkan, makanya pengadaan bibit 2017 itu sangat kita sesalkan, karena merugikan masyarakat," ungkapnya saat itu.

Menurutnya, mengenai bibit sawit ini, dirinya sangat memahami mana yang asli dan mana yang palsu, sehingga ia tak bisa dikelabui tentang bibit bagus dan tidak bagus.

Sebab ia sudah menganalisa bibit dari tahun 1995 awal baru pertama kali sawit dibudidayakan masyarakat Kuansing.

"Jadi saya tau bapak ibu sekalian, mana bibit baik dan mana yang tidak baik untuk ditanam. Tujuan kita dulu waktu kampanye salah satunya mengangkat kesejateraan, tapi apa jadinya kalau yang ditanam itu bibit palsu kan percuma tidak menghasilkan," pungkasnya saat itu.* (Jok)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN

- Kian Mengkhawatirkan, Sesepuh Golkar Rohul Temui Akbar Tanjung Bahas Konflik Internal Partai
-
- Dihadiri Gubri Syamsuar, DPRD Sukses Gelar Sidang Istimewa HUT ke 20 Kabupaten Siak
- Golkar Diminta Selektif Jaring Cabup dan Cawabup Rohul
- Bupati Bengkalis Restui Istri Ikut Pilkada 2020
- Pilkada Kuansing, Andi Putra-Rofingi Mendaftar di PKS
- Dugaan Korupsi Multy Years Bupati Amril Mukminin,
Mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Akui Diperiksa KPK

- Istri Bupati Bengkalis dan Rozali Daftar Balon Bupati ke DPD PAN
- Komisi 3 DPRD Kuansing Minta Honor Kader Posyandu Dinaikkan
- Pelantikan Ketua DPRD Rohul Terhambat,
Pengurus Golkar Riau Berdalih Andi Rachman Masih Sibuk

- Teken 12 Pernyataan, Masuri Mendaftar Balon Bupati Bengkalis ke DPD PAN
- Pimpinan DPRD dari Golkar Belum Dilantik, Ramlan Zas Sebut Karena Ada Pemaksaan Kehendak
- Ketua DPRD Kuansing Khusyu Simak Ceramah UAS di Desa Air Mas
- Paripurna Tetapkan Samsudin Jadi Ketua DPRD Inhu
- Jawab Teka-Teki Pendukung, Zukri Misran Mendaftarkan Diri untuk Bacakada di PKS Pelalawan
- PPP Dumai Buka Penjaringan Balon Kepala Daerah
- Empat Pimpinan DPRD Riau Periode 2019-2024 Dilantik
- Imran Chaniago, Pengusaha Sukses ini Paling Potensial jadi Balon Wabup Kuansing
- Pekan Depan DPRD Kuansing Mulai Bahas APBD 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com