Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Juli 2019 05:37
Gesa Perda CSR Perusahaan, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke BKPM Jakarta

Sabtu, 20 Juli 2019 19:43
Kebakaran Ludeskan 11 Rumah Warga Tembilahan Hulu

Sabtu, 20 Juli 2019 18:01
Diikuti 11 Tim, Menpora U - 12 Cup Bengkalis Resmi Bergulir

Sabtu, 20 Juli 2019 16:33
Minta Tolong Didoakan JCH, Sukiman Akhirnya Mengakui Bakal Maju di Pilkada Rohul 2020

Sabtu, 20 Juli 2019 15:22
Pansus DPRD Bengkalis Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Bersama Kemendikbud RI

Sabtu, 20 Juli 2019 15:07
Tim Tuan Rumah PODSI Kampar Indonesia Melaju ke Final KIDBF 2019

Sabtu, 20 Juli 2019 15:01
Sekdaprov Riau: Festival Banjar Bisa Jadi Contoh bagi Riau

Sabtu, 20 Juli 2019 13:52
‎Bupati Minta Doa Bisa Mencalonkan Diri di Pilkada 2020,
JCH Rohul Dilepas ke Pekanbaru dari Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian‎


Sabtu, 20 Juli 2019 13:46
Hindari Tabrakan, Satu Truk Terguling di Kuansing

Sabtu, 20 Juli 2019 13:07
Saldo Mendadak Kosong, Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah tak Hilang

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 Juni 2019 10:28
Komisi A DPRD Kuansing Belajar Pengawasan ke Pemko Bandung

Komisi A DPRD Kuansing studi banding ke Bandung. Mempelajari sistem pengawasan kinerja aparatur pemerintahan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sharing mengenai informasi fungsi pengawasan Komisi A DPRD Kuansing Kunker ke Kota Bandung mengunjungi beberapa tempat untuk dijadikan acuan di Kuansing.

Pertama Komisi A DPRD Kuansing, mengunjungi DPRD Kota Bandung, sharing mengenai pengawasan dana Desa dan dana BOS yang bersumber dari APBN.

Kemudian, Komisi A juga sharing tentang penyelenggaraan pendidikan di Sekolah menengah atas yang saat ini sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi.

"Dari sharing yang kita lakukan ada beberapa poin penting yang menjadi cacatan kita untuk bisa diadopsi dan bisa menjadi acuan untuk daerah kita," ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi atau akrab disapa Cak Mus, kepada riauterkini.com, Jum'at (21/6/2019) pagi.

Menurut Cak Mus, di Kota Bandung Dewan Kabupatennya diberi kewenangan penuh mengawasi penggunaan dana Desa sertifikasi guru dan dana keuangan lainnya, baik yang bersumber dari APBD Provinsi maunpun dari APBN.

"Untuk Kota Bandung sendiri APBD nya 6 triliun, ini termasuk yang menjadi pengawasan Dewan nya, selain APBD Provinsi dan APBN tadi," kata Cak Mus.

Sedangkan mengenai pendidikan, saat ini kata Cak Mus, di Kota Bandung, sedang monitor penerimaan siswa baru tingkat SMP dan SMA. Sesuai permendiknas penerimaannya sudah melalui sistim online.

Sistim ini menurutnya, dibagi ke dalam zona wilayah, tapi pembagian zona ini masih perlu mendapat evaluasi, karena ada plus minusnya terhadap kebijakan mendiknas tersebut.

"Misalkan ada siswa yang berprestasi kadang tak bisa diterima, karena sudah oper kapasitas, untuk solusinya dilakukan penambahan bangku. Namun, ini tentu menimbulkan biaya. Kebijakan ini juga menghapuskan Sekolah pavorit sehingga kebijkan ini sedang dievaluasi, sebab siswa yang nilainya bagus tak ada bedanya dengan siswa biasa," jelasnya.

Selain dua persoalan ini, Komisi A kata Cak Mus, juga kunker ke Inspektorat Kota Bandung, di Kota Bandung jumlah Auditor ada sekitar 80 orang tugas dan fungsinya sebagai pengendali dan pengawasan internal di bawah koordinasi kepala daerah.

"80 orang ini memberi masukan kepada 34 OPD terhadap objek pemeriksa yang dilakukan BPK. Sehingga catatan dan temuan tidak menjadi berulang-ulang di setiap tahunnya di masing-masing OPD. Karena Inspektoratnya lebih kepada pembinaan, bukan sebaiknya," beber Cak Mus.

Maka kata Cak Mus, kedua pokok penting ini akan disampaikan kepada Inspektorat dan Dinas pendidikan supaya dilakukan pembenahan, karena menjadi tugas pokok dua Instansi tersebut.* (Jok

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- Minta Tolong Didoakan JCH, Sukiman Akhirnya Mengakui Bakal Maju di Pilkada Rohul 2020
- Pansus DPRD Bengkalis Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Bersama Kemendikbud RI
- Tuntut Diskualifikasi NJ, Puluhan Massa Geruduk Kantor KPU Pekanbaru
- Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis
- Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru
- Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis
- Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat
- Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020
- Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020
- Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat
- Tagih Janji Jadi Ketua PAN Riau, Utusan DPP Temui Syamsuar
- Zukri Misran Ditunjuk Jadi Ketua DPD PDI-P Riau
- Susun Perda CSR, Pansus DPRD Bengkalis Konsultasi ke Kemenkum HAM Riau
- Terima Kunjungan Mabes Polri, Ketua Bawaslu Beberkan Pelanggaran Pemilu di Riau
- Bupati Kuansing Dinilai Belum Bernyali Evaluasi Kabinetnya
- Pantau PPDB, Ketua DPRD Pelalawan Lakukan Sidak ke Sejumlah Sekolah
- Siap Maju di Pilbup Meranti,
Masrul Kasmy Mulai Jalin Komunikasi dengan Partai

- Warganet Respon Negatif Wacana Duet Mursini-Adam di Pilkada Kuansing 2020
- Pilkada Kuansing, Golkar Bantah Pasangkan Adam dengan Mursini
- Pengurus Yakin Syamsuar Tepati Janji Jadi Ketua DPW PAN Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com