Untitled Document
Rabu, 30 Ramadhan 1431 H |
Home > Politik >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil


Rabu, 8 September 2010 13:34
RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 8 Pebruari 2010 14:38
Tingkatkan Transparansi,
DPRD Riau Komit Bersinergi dengan Wartawan


DPRD Riau melakukan pertemuan dengan SOWAT, sebagai tindak lanjut aksi demo beberapa waktu lalu. Disepakati sinergi dewan dan wartawan untuk tingkatkan transparansi informasi.

Riauterkini-PEKANBARU- Sebagai tindak lanjut dari aksi demo puluhan wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (SOWAT) beberapa waktu lalu, DRPD Riau menggelar pertemuan dengan lembaga yang beranggotakan wartawan lintas organisasi kewartawanan tersebut. Pertemuan di gelar di Ruang Medium DPRD Riau, Senin (8/2/10) dan langsung dipimpin Ketua DPRD Riau Johar Firdaus didampingi Wakil Ketua Almainis. Turut hadir Ketua Komisi C Ilyas Labai, Ketua Komisi A Bagus Santoso, Ketua Komisi B Tengku Azwir, Ketua Komisi D Syarif Hidayat, Ketua Fraksi PKS Ayat Cahyadi, Ketua Fraksi Partai Golkar Iwa Sirwani Bibra, Ketua Fraksi PAN Hazmi Setiadi dan sejumlah anggota dewan.

Sementara SOWAT langsung dipimpin ketua Sahnan Rangkuti dari Harian Kompas, Sekretaris Bagus Himawan dari Media Indonesia, koordinator aksi Ahmad S.Udi dari Riauterkini.com serta sejumlah wartawan lain, seperti Haidir Anwar Tanjung dari Detik.com, Jurpenalis Samosir dari Koran Tempo, M Ihsan dari Tribune Pekanbaru, Kartini dari Riau Pos, Doni Rahim dari Riau Mandiri dan belasan wartawan lainnya.

Pertemuan diawali dengan pertanyaan SOWAT mengenai komitmen DPRD Riau dalam menjunjung tinggi transpransi informasi,kemudian mengenai sikap sebagian dewan yang menganggap wartawan masih sebagai ancaman, lantas mengenai mekanisme penetuan sebuah rapat terbuka atau tertutup serta mengenai mengenai kedudukan sekretariat dalam mendukung tugas dewan. Pertanyaan tersebut dilontarkan Sahnan, kemudian ditegaskan oleh Ahmad S.Udi dan juga Toni Hidayat dari Media Indonesia.

Dalam penjelasan yang dilakukan secara bergantian oleh Johar Firdaus dan anggota dewan lainnya, terungkap bahwa, sesungguhnya masalah pengusiran wartawan oleh pegawai Sekretaris DPRD Riau beberapa waktu lalu, yang kemudia memicu demo SOWAT, disebabkan kesalah-pahaman. "Wartawan juga tahu, bahwa yang memutuskan rapat tertutup atau terbuka adalah pimpinan rapat, kalau ada pegawai sekretariat yang memintanya keluar, wartawan bisa bertanya langsung kepada pimpinan sidang," ujar Johar.

Dalam kesempatan itu, juga berkembang keluhan dewan yang hadir dalam pertemuan tersebut mengenai kekeliruan-kekliruan wartawan dalam pemerterjahkan penjelasan narasumber, bahkan juga diungkapkan sejumlah kasus, tidak sekedar keliru penerjemaah, namun berbeda isi berita dengan penjelasan narasumber. "Kondisi inilah yang kadang membuat kamu khawatir memberi penjelasan kepada wartawan," tutur Syarif Hidayat.

Dari berbagai ungkapan yang disampaikan kedua belah pihak, muncul kesepakatan untuk meningkatkan sinergi antara dewan dengan wartawan dalam rangka mengkedepannya transpransi informasi. "Pada intinya, rapat-rapat di DPRD tidak ada yang tertutup, jikapun tertutup, saya pastikan teman-teman wartawan akan tetap mendapatkan informasi dari pimpinan rapat, setelah rapat usai. Kalau ada yang tak mau memberi informasi hasil rapat, laporkan kepada saya," tegas Johar.

Pertemuan tersebut, juga melahirkan kesepakatan untuk melanjutkan tradisi komunikasi, saling menyampaikan permasalah antara dewan dan wartawan. Namun, jadwal pertemuan masih perlu kesepakatan lebih lanjut. Pertemuan ditutup dengan penyerahan Buku Rangkungan Undang-undang Informasi oleh Ketua SOWAT Sahnan Rangkuti kepada Ketua DPRD Johar Firdaus.***(mad)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Berita Politik lainnya..........
- DPRD Sahkan Tambahan Rp 153 Milyar APBD Riau 2010
- Golkar Harus Menangi 5 Pemilukada Riau 2011
- DPRD Sahkan Tambahan Rp 89,211 Milyar APBD Pekanbaru 2010
- Diajak Rapat, Yose Saputra Ancam Tinju Ketua Komisi I
- Pemilukada Pekabaru 2011 Perlu 234 PPK dan PPS
- Pelantikan PAW Lengkapi Keanggotaan KPU Pelalawan
- Jelang Pemilukada Pelalawan,
Kembali Mencuat Dua Pasangan Siap Bersaing



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.87
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com