Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 10:48 Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
Kamis, 23 Mei 2013 10:48 Diskes Pekanbaru Perlu Perda untuk Capai PAD
Kamis, 23 Mei 2013 10:33 Tuntas Deklarasi, Annas-Andi Mendafkar ke KPU Riau
Kamis, 23 Mei 2013 10:29 Tuntas Mendaftar, Herman Optimis Koalisi Pengusung Utuh
Kamis, 23 Mei 2013 09:51 Jaksa Selidiki Dugaan Kredit Bermasalah BRI Baganbatu ke PT Sawedong
Kamis, 23 Mei 2013 09:16 Deklarasi, Annas-Andi Ditunggu Pendukung di MTQ
Kamis, 23 Mei 2013 09:12 RAPP Dukung MTQ Dua Kecamatan di Pulau Padang
|
|
|
|
Selasa, 26 Juni 2012 19:51 Tokoh Gaek dan Terindikasi Korupsi Dihimbau tak Ikut Pilkada Riau
Provisi Riau memerlukan pemimpin muda yang bersemangat lagi bersih. Karena itu, tokoh sepuh dan terindikasi korupsi dihimbau tak meramaikan Pilkada.
Riauterkini-JAKARTA-Tokoh masyarakat Riau Zamharir AR berharap agar nama-nama yang
terindikasi korupsi dan sudah udzur (tua) tidak lagi mencalonkan diri
sebagai calon gubernur pada Pemilukada 2013 demi kebaikan Riau.
Sebab, pemimpin Riau kedepan dibutuhkan figur yang bersih, anti korupsi,
memiliki kepemimpinan (leadhership) dan bisa mengatasi permasalahan
masyarakat Riau dengan cepat.
"Bagus-bagus saja banyak calon yang muncul, itu positip semuanya ingin
berkuasa, alami sifat manusia. Tapi jangan sampai calon-calon yang
terindikasi korupsi ikut maju juga," kata Zamharir di Jakarta, Selasa
(26/6/12).
Menurut Zamharir, indikasi korupsi para calon-calon itu memang belum
terbukti, tetapi demi kepentingan Riau sebaiknya mereka tidak maju. Namun,
jika mereka tetap mau maju dipersilahkan dan biarkan masyarakat nanti yang
menilai layak atau tidaknya sebagai gubernur.
"Saya tidak usah menyebut nama, kalau mereka tetap mau maju sah-sah saja
karena korupsinya belum terbukti. Tetapi calon gubernur kedepan harus anti
korupsi dan bersih, mereka harus mengutamakan pembangunan Riau," katanya.
Zamharir menilai, keterlibatan mantan Gubernur Riau (Gubri) Saleh Djasit
dalam kasus pengadaan korupsi pemadam kebakaran, dan dugaan keterlibatan
Gubri Rusli Zainal dalam kasus suap penyelenggaraan PON Riau yang berujung
pada pencekalan yang bersangkutan, harusnya menjadi catatan sendiri bagi
para calon yang maju.
Selain itu, beberapa kepala daerah di Riau juga banyak tersangkut korupsi
sehingga korupsi di Riau bisa dikatakan mengkuatirkan, sehingga diperlukan
pemimpin yang betul-betul berpikir untuk membangun dan mensejahterakan
masyarakat Riau.
"Jadi seorang pemimpin Riau mendatang, bukan memikirkan diri sendiri atau
keluarganya atau kroni-kroninya. Tetapi kepentingan Riau diatas
segala-galanya, itu hanya bisa dimiliki oleh figur yang bersih, anti
korupsi dan memiliki leadhership kemimpinan yang baik. Itu masih banyak di
Riau," kata mantan Komisaris Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) ini.
Zamharir menambahkan, selain meminta calon yang terindikasi korupsi tidak
maju di Pemilukada Gubri pada 2013 mendatang, juga calon-calon yang berusia
lanjut atau tua tidak maju lagi. Sebaiknya, para calon tua itu memberikan
kesempatan kepada yang muda karena mereka lebih bersemangat, energik dan
cepat dalam menuntaskan masalah yang dihadapi masyarakat.
"Saya dengar ada juga calon tua yang maju, sudahlah tidak usah maju, kasih
kesempatan yang muda-muda untuk maju. Mereka lebih bersemangat, kalau
seperti kita ini sudah tua, lamban, waktunya pensiun. Kita main golf, tak
usah maju tapi kalau mau maju silahkan mungkin masih merasa muda," katanya.
*** (ira)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
APATIS BLUES Siape saje lah, yang mude yang tue same saje...TAK KAN PERHATIKAN KITE RAKYAT RIAU...
Generasi Muda Riau MUDA, BERSIH & BERPRESTASI sosok seperti itulah yang dibutuhkan RIAU Saat Ini.... !!! Suai tu.. pak Zam.....
Lukman Terimakasih masukan nya Pak, saya cuma mau tanya bapak ini siapa dan tugas dimana serta orang mana? Karena selama ini klu BPK orang Riau apa yg Udah bapak buat?saran bapak itu kurang tepat dlm calon gubri 2013 ini karena ada pesan bahwa bapak juga ingin memajukan orang yg bapak inginkan? Iya kan?Udah ketebak Pak.GKJ orang mau dengan Pak ?selama ini bapak kemana??? Hahaha?sori Pak kalau kita mau nasehati orang ,nasehati dulu diri sendiri Pak.omongan bapak gak berbobot !!! Pikir dulu baru bicara, jangan bicara dulu baru pikir,Ahirnya orang bilang bapak Bongak!!
Cinta Riau Botul bonar tu pak.................masak seperti Anas Makmum, Herman Abdullah, Mambang Mit...mau ikut juga pilgub. sudah gaek dan tak produksi lagi, sudah banyak malasnya dan emosinya pasti tinggi..............
jadi berilah kesempatan yang mudah yg masih energik........... OKEEEEEEEEEE
Anak Watan Riau Maju Anas, ciptakan Riau ini dengan keberanianmu. buat orang Riau bisa tersenyum. Sikat aje siape nak belagak. Ya Allah, mudah-mudahan Anas Makmun jadi gubernur riau.
bujang olah utk bapak yg MENCALONKAN LE,, Maksud dari LE LA itu apa sih pak?
Anak Rohil Pak Anas M'mun, kami merestui, majulah kek, anak cucu mu mendukung, "%@!* menggongong kafilah berlalu"
Bapak mendukung LE? Kalau tidak syukur lah. Tapi kalau iya, sayang sekali. Masih muda aja dia dah tak jujur.... termasuk nyebut dirinya sendiri bersih tu...!!!
Bapak mencalonkan LE? Bersih dia tu? pandai dia tu? jujur dia tu? nanti dibuka orang perangainya dulu dan disampaikan pula reputasinya sejak di DPRD dulu (ingat ada sebutan LE-LA?) dan bagaimana pula dia bisa jadi Sekretaris PKB, Menteri, lalu didepak? Jadi DPR juga apa bersih dapat suaranya? apa kerja dia buat Riau? Setuju pikiran bapak supaya yg gaek dan terindikasi korupsi tak usah maju tapi bukan karena nak majukan kawan bapak tu ya? Pikir2 juga lah, pak...
Mariaman Gaek..kan usianya.. Klu anunya msh muda kenape tidak... Kadangkala yg msh muda belum tentu berkualitas ncek...Tp kalau calon yg terindikasi korup .. Biarkan aja mencalon .. Kita ambil uangnya tak usah kita pilih..
casciscus rerate yg tampil mata duitan coi !
Buyung karuk Tak ada yg bersih pak, korupsi sadonyo. Herman itu lebih parah korupsinya sm dg saleh jasit. Indra jg parah, syam parah..pokoknyo sadonyo parah. tinggal apak yg ttidak prah..hhhh
da ulay Bah, yg penting aku bongkar semua.. Siap membela yang bayar..
Pengamat Pilgubri Gubernur pilihan rakyat Riau
==============================
1.beragama islam umur 40 - 70 tahun.
2.tidak suka selingkuh dengan wanita lain atau 47 (%@!*).
3.tidak Korupsi
4.tidak suka kawin siri alias tukang kentot(jangan tiru tuh oknum Haji Kepala Daerah tukang kentot mempunyai beberapa istri simpanan Jkt,Malaysia (dosen),Vietnam (model).
5.mementingkan nasib rakyat
6.tidak suka kegiatan seremonial tingkat nasional maupun internasional sebagai pencitraan aja.
7.tidak suka keluarnegeri atau kejakarta setiap minggu.
8.tidak munafik alias plin plan.
9.pemurah
Pengamat Pilgubri Gubernur pilihan rakyat Riau
==============================
1.beragama islam umur 40 - 70 tahun.
2.tidak suka selingkuh atau 47 (%@!*).
3.tidak Korupsi
4.tidak suka kawin siri alias tukang kentot(jangan tiru tuh oknum Haji Kepala Daerah tukang kentot mempunyai beberapa istri simpanan Jkt,Malaysia (dosen),Vietnam (model).
5.mementingkan nasib rakyat
6.tidak suka kegiatan seremonial tingkat nasional maupun internasional sebagai pencitraan aja.
7.tidak suka keluarnegeri atau kejakarta setiap minggu.
8.tidak munafik alias plin plan.
9.pemurah
tokoh pahlawan kesiangan kali, atau intrik mau maju pula sorry ya
atan sengat Visi-misi Riau bertambah
==============
1.sebagai pusat budaya %@!*.
2.sebagai pusat perdagagan.
3.sebagai pusat korupsi.memalukan.
oknum kepala Daerah (Gubernur,Bupati,Walikota) terlibat kasus korupsi usir saja dari propinsi Riau.beliau2 ini tak mempunyai rasa malu bahkan bangga dan tersenyum.memalukan masyarakat Riau saja yg agamis dan relijius.itulah hukum adat.
atan sengat Visi-misi Riau bertambah
==============
1.sebagai pusat budaya %@!*.
2.sebagai pusat perdagagan.
3.sebagai pusat korupsi.memalukan.
oknum kepala Daerah (Gubernur,Bupati,Walikota) terlibat kasus korupsi usir saja dari propinsi Riau.beliau2 ini tak mempunyai rasa malu bahkan bangga dan tersenyum.memalukan masyarakat Riau saja yg agamis dan relijius.itulah hukum adat.
atan sengat Visi-misi Riau bertambah
==============
1.sebagai pusat budaya %@!*.
2.sebagai pusat perdagagan.
3.sebagai pusat korupsi.memalukan.
oknum kepala Daerah (Gubernur,Bupati,Walikota) terlibat kasus korupsi usir saja dari propinsi Riau.beliau2 ini tak mempunyai rasa malu bahkan bangga dan tersenyum.memalukan masyarakat Riau saja yg agamis dan relijius.itulah hukum adat.
bujang olah bapak ni tak ada bual agak nya..sembarang ngomong aj dia.emang bapak siapa? Tokoh? Siapa yg mengakui klu bpk tokoh?? B Cermin pakkkk..
cagubri kalau berani bilang siapa saja tokoh tua tersebut. Tunjuk hidung sesiapa saja yang terindikasi korupsi. agar nanti tidak jadi fitnah
Bakal calon Gubri Suka suka Kami lah , engkau aja yg sibuk. urus diri kau macam tak korupsi aja kau ini, data korupsi kau ada juga, apa mau dibongkar?
|
|