Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 22:27
SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 22:23
Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Senin, 10 Desember 2018 22:09
PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

Senin, 10 Desember 2018 21:05
Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Oktober 2018 09:43
RAPP Bantu Desa Talomtam jadi Sentra Pisang di Kuansing

Dimulai upaya budidaya pisang batu. Usaha di Desa Talomtam, Kuansing tersebut disokong PT RAPP.

Riauterkini - TELUKKUANTAN -Masyarakat Desa Talontam, Kecamatan Benai kembangkan budi daya pisang batu seluas 2 hektar bekerjasama dengan PT. RAPP dan pengusaha pisang kipas Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Dasmuri Putra, SP Kasubag Peliputan Rabu (10/10/2018) pagi, menurut Dasmuri. Wujud nyata dari kerjasama tersebut, dilakukan penandatanganan MoU oleh Kepala Desa Talontam R Helpi Alfonso bersama pengelola pisang kipas jalan Kuantan Pekanbaru, selasa (9/10/2018) kemarin.

Penandatanganan ini disaksikan langsung Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si, Direktur LPPM UR Prof. DR. Harlen, MM dan Direktur CSR PT. RAPP Marzum Hamid.) di Desa Talontam Benai.

Kerjasama ini, juga merupakan tindak lanjut MoU Pemkab Kuansing dengan Univeritas Riau (UR) 2 November Tahun 2017 lalu di Pekanbaru, saat itu digelar seminar lokakarya pemanfaatan sungai dan bantaran sungai di Pekanbaru.

Direktur LPPM UR Prof. DR. Harlen mengatakan, bahwa pihaknya sudah menetapkan dua desa di Kuansing untuk dijadikan sentra penanaman pisang, Talontam, Benai dan Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik.

Tujuan dari kegiatan ini, menurutnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong yang ada di bantaran sungai Kuantan.

“Ada banyak program dan kegiatan yang dirancang LPPM UR untuk pengembangan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan sungai dan bantaran sungai Kuantan. Salahsatunya adalah penanaman pisang batu ini,” terang Harlen.

Kepala Desa Talontam R Helpi Alfonso menjelaskan, untuk penanaman pisang batu ini, pihaknya menyediakan lahan seluas 2 hektare terdiri dari dua bidang lahan dengan luas masing-masing lahan 1 hekatare.

"Jumlah tanaman untuk 1 hektare nya adalah 350 batang. Jadi yang akan kita tanam nantinya ada 700 batang pohon pisang,” jelasnya.

Kepada pihak Pemkab Kuansing dan LPPM UR yang memfasilitasi kerjasama ini, ia menyampaika terimakasih Begitu juga dengan PT RAPP yang membantu bibit pisang melalui program CSR.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengusaha pisang kipas Pekanbaru, karena begitu pisang ini panen nantinya langsung diambil oleh mereka. Artinya pangsa pasarnya sudah jelas,” tutur Helpi.

Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si berharap program ini, bisa bermanfaat bagi semua pihak. Kemudian melalui Dinas Pertanian program ini akan dijadikan kebijakan strategis dan holistik dengan melibatkan semua unsur pemerintahan mulai dari tingkat desa, Kecamatan dan dinas Instansi terkait lainnya di Kabupaten Kuansing.

Sementara itu Direktur CSR PT RAPP Marzem Hamid mengatakan, PT RAPP melalui program CSR selalu siap membantu masyarakat dalam usaha upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Bahkan pihaknya mengusulkan agar setiap desa mempuyai produk unggulan masing-masing. “Untuk mencapai semuanya tidak susah asalkan seluruh program yang ada tersebut disinergikan oleh seluruh pemangku kepentingan,” kata Marzum.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- Si-BiRU Resmi Diluncurkan di Riau
- Pelaku Usaha Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah 
- Gapensi Pekanbaru Gelar Muscab VIII
- Memenuhi Kebutuhan Furnitur Masyarakat, Informa Resmikan Informa Custom Furniture
- Resmi Hadir di Riau,
Nissan Terra Dipamerkan di Mal Ska Hingga 2 Desember Nanti

- Muhibbah Tawarkan Paket Umrah Backpacker Seharga Rp17.7 Juta
- Bank Riau Kepri Hatricks 3 Penghargaan Pada Ajang SPEx2 Award 2018
- HGN dan HUT PGRI, Pemkab Meranti dan PT RAPP Teken MoU Tingkatkan Pendidikan Dasar
- Peduli Lingkungan, PT Pegadaian Resmikan Bank Sampah di Kelurahan Tuah Karya
- Sambut Natal dan Tahun Baru, Maxx Corner Mal SKA Berikan Promo Dogger Frappe dan Taro Latte
- Bukukan 888 Unit Kendaraan Terjual,
Mitsubishi Rajai Pasar Otomotif di Riau Sepanjang Oktober

- Bertema November Heroes, SBT Taja Showroom event Bertabur Keuntungan
- Bertema November Heroes, SBT Taja Showroom event Bertabur Keuntungan
- Manjakan Kaum Hawa, Si.Se.Sa Boutique Resmi Hadir di Pekanbaru
- Kantor Kas Bank Riau Kepri Kuala Kampar Diresmikan Bupati Pelalawan
- Berikan Pengalaman Digital Lifestyle Terbaik 4G, Telkomsel Hadirkan PaketBundling "TAU LITE6"
- Perdana di Pekanbaru, BPJS Kesehatan Serahterimakan Taman Batu Refleksi ke Dinas PUPR
- Pemkab Bintan Terima Bantuan Satu Unit Mobil Layanan Pajak CSR Bank Riau Kepri
- 9 Tahun Jadi Member Mal SKA,
Mendadak Dapat Hadiah Mobil, Cristianna Merasa Mimpi

- Belum Resmi Mengaspal di Riau, Nissan Terra Sudah Dipesan 10 Konsumen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com