Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

Ahad, 21 April 2019 06:42
Sekdakab dan Kadisparbud Rohul Hadiri Grand Opening Pasar Digital "Dangaoe-Dangaoe"

Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 Oktober 2018 07:17
APR Kirim 2 Warga Riau Belajar ke China

Maswari dan Delvi segera menjalani fase terbaik dalam hidupnya. Remaja Riau tersebut bersyukur dikirim APR belajar rayon ke China.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Dua putra-putri asal Riau bersyukur ketika dikirim ke China untuk belajar mengenai proses pembuatan rayon di Sateri, China. Saat ini mereka bekerja di Asia Pasific Rayon (APR), perusahaan yang tergabung dalam bendera Royal Golden Eagle (RGE), bendera yang sama menaungi Asia Pacific Resources International Holdings (APRIL).

Maswari (20), pemuda asal Kuala Kampar, Pelalawan ini menceritakan untuk bisa ke tahap tersebut, tak mudah. Ia harus bersaing dengan ratusan orang dari berbagai daerah untuk bisa bekerja di APR.   Setelah lulus, perjuangannya belum selesai. Anak ke 6 dari 8 bersaudara ini harus berjuang kembali agar bisa ke China untuk belajar mengenai rayon di pabrik Sateri.

"Selepas SMA, saya memang berniat untuk bekerja karena kesulitan biaya untuk kuliah. Saya tidak ingin membebankan Ayah saya yang seorang guru SMP dan Ibu seorang Ibu rumah tangga. Ketika tes masuk kerja, saya bilang ke diri saya kalau saya harus lulus supaya bisa mandiri. Saat seleksi ke China pun, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu. Saya belajar dengan baik dan minta doa kepada orang tua. Alhamdulillah, Mei 2018 lalu bisa ke berangkat ke China," tutur Maswari yang bekerja sebagai Operator Spinning press di APR ini.

Selama 28 hari, putra dari Murida dan Rodia ini tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar tersebut. Apa yang ia pelajari di Sateri China, ia terapkan saat bekerja di APR. Tahun depan, Maswari berencana akan melanjutkan pendidikan S-1 nya.

"Kesempatan yang diberikan kepada saya ini tidak semua orang bisa mendapatkannya. Perusahaan ini sangat memperhatikan pengembangan diri para karyawannya. Di kampung saya di Kuala Terusan, RAPP (APRIL Grup-red) peduli dengan pendidikan warga lokal seperti memberikan beasiswa kepada putra putri terbaik daerah. Adanya hal tersebut, banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya untuk kehidupan lebih sejahtera," jelasnya.

Senada halnya dengan Maswari, warga asal Lubuk Jambi, Kabupaten Kuantan Singingi ini juga mendapatkan hal yang sama. Lulusan Teknik Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Delvi Corina Japri memilih kembali pulang dengan niat untuk bekerja di Riau. Kedua orang tuanya pun mendukung keputusan tersebut. Niat itu pun terlaksana dengan dibuka APR. Ia bergabung melalui program Engineer Trainee.

"Sama seperti ketika seleksi ke Sateri China, kami semua melalui seleksi yang ketat. Saya pribadi bersyukur karena ketika baru bergabung di bulan Februari 2017, sebulan kemudian, Maret hingga April 2018  saya diberikan kesempatan ke China untuk menggali ilmu di sana," terang Delvi.

Bagi Delvi, RGE grup adalah tempat yang tempat bagi pemuda lokal untuk berkontribusi untuk daerahnya di bidang industri. Perusahaan ini telah memberikan banyak pekerjaan kepada putra-putri Riau yang ingin membangun Riau.

"Di kampung saya di Kuantan Singingi, RAPP melakukan berbagai kegiatan sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat seperi pembukaan jalan, pelatihan-pelatihan, beasiswa dan lainnya. Jadi secara tidak langsung, kita bekerja untuk kemajuan Riau juga," tutup Delvi.***(Rls)

Keterangan foto:
- Maswari (baju hijau) dan Delvi Corina Japri asal Riau diberikan kesempatan ke China untuk belajar mengenai proses pembuatan rayon.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda
- Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World
- SMK Labor Pekanbaru Dapat CSR Indosat Ooredoo
- Sambut Grand Opening, UNIQLO Indonesia Taja "In Store Shopping Experience"
- Nikmati Bonus 15 GB Sebulan dari Kartu Perdana BosKu Smartfren
- IndoGreen Environment & Forestry 2019, RAPP Raih Stand Terbaik
- Pacu Pertumbuhan Bisnis, Panasonic Suguhkan Dua Teknologi Terbaru
- Bank Riau Kepri Gelar Peringatan Hari Jadi ke 53
- Capella Honda Kembali Gelar Kontes Layanan Honda 2019 Regional Riau
- YBM PLN UIW Riau Kepri Launching Program Beasiswa Cahaya Pintar
- Pemkab Inhil Terima CSR dari Bank Riau Kepri
- 4G di Seluruh Jaringan, Internetan Pakai Indosat Ooredoo Ngaciiir
- Pelayanan Kasda Pemkab Bintan Beralih Ke Jaringan Kantor Bank Riau Kepri Kijang
- Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru
- Internetan di Inhu Kini Cepat dan Stabil
- Bank Riau Kepri Sabet 3 Penghargaan di Ajang Infobank 2nd Satisfaction Loyalty Engagement Award 2019
- Dikemas Dengan Paket #KuotaKeluarga,
Telkomsel Tawarkan Internetan Hemat berkuota Besar

- Capella Honda Kembali Gelar Gathering Frontline People Honda Riau
- Pebalap Astra Honda Kibarkan Merah Putih di ATC Qatar
- Manjakan Konsumen, Rabbani Hadirkan Pogram Spesial Berhadiah Umroh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com