Home > Bisnis Terkini >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 Juni 2019 21:14
10 Tahun Tanpa ADD, 14 Desa di Rohil Segera Diberi Kode Registrasi

Selasa, 25 Juni 2019 21:11
Aliansi Suporter PSPS Usulkan Perombakan Manajemen

Selasa, 25 Juni 2019 21:06
PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas

Selasa, 25 Juni 2019 21:01
Mesin PKS Alami Kendala Teknis, Sebabkan PT MUP tak Terima TBS Masyarakat

Selasa, 25 Juni 2019 20:58
Pelayanan Hemodialisa di RSUD Rohul Akan Dibuka Juli 2019

Selasa, 25 Juni 2019 20:14
Melawan Arus, Dua Motor "BALAGO" Hebat di Kuansing

Selasa, 25 Juni 2019 18:54
Miliki Shabu Setengah Milliar Lebih, Seorang Pengengguran di BS, Bengkalis 'Dicokok' Polisi

Selasa, 25 Juni 2019 18:24
Kawanan Gajah Rusak Tanaman Warga Cerenti, Kuansing

Selasa, 25 Juni 2019 16:33
Cuci Uang Narkoba,
Bandar di Bengkalis Ini Dituntut 5 Tahun Penjara


Selasa, 25 Juni 2019 16:30
Hingga Akhir Juni,
Smartfren Berikan Bonus Minyak Goreng untuk Pengisian Minimal Rp50 Ribu


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 28 Mei 2019 11:29
Program DMPA APP-Sinarmas Forestry Bina Petani Sayur di Tualang

Usaha pertanian sayur petani di Tualang, Siak berkembang. Kian sukses setelah dibina Program DMPA APP-Sinarmas Forestry.

Riauterkini - PEKANBARU - Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) Asia Pulp & Paper-Sinar Mas Forestry (APP-SMF) Region Riau, Desa Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak kembali membuahkan hasil, salah satunya adalah Petani Herman (49 thn) yang juga salah  seorang anggota Poktan (Kelompok Tani) dari Program DMPA APP-SMF. Herman dengan bermodalkan Rp. 20 jt, dapat menghasilkan Rp 40 s/d Rp 43 Jt dalam satu bulan.   Rasa penasaran media semangkin tinggi, bagaimana Herman bisa mendapatkan pendapat sebanyak tersebut. Ternyata untuk meningkatkan hasil produksi pertanian tanaman sayur miliknya, Herman mempunyai strategi tanam dan panen yang hampir sama penerapannya dengan strategi sistim rotasi tanam HTI (Hutan Tanaman Industri) PT AA (Arara Abadi). Yaitu dengan sistim rotasi, perbedaannya terletak pada masa panen, jika HTI masa panen 5 (lima) Tahun, tapi pertanian sayur yang dibuat Herman hanya membutuhkan rotasi  tanam 20 (dua puluh) hari, setelah itu panen.   Herman awalnya hanya memiliki lahan sekitar 2 ha yang beliau tanami sawit,  yang saat ini dia memiliki lahan seluas sekitar 4,5 ha, yang ditanami dari berbagai tanaman pertanian dan perkebunan, dari 4,5 ha yang dimilikinya, Herman menyisihkan ¼ ha untuk pertanian sayur, yaitu: Sayur Bayam dan Sayur Kangkung.   Herman kepada media baru-baru ini menjelaskan, "Awalnya saya adalah petani/pekebun sawit dengan 2 ha, namun perlahan-lahan sebagian areal sawit saya tersebut saya rubah dan saya tanami dengan tanaman pertanian holtikultura seperti buah-buahan, sayur-sayuran bayam dan kangkung seluas ¼ ha, dari pertanian sayur tersebut, saya dapat menghasilkan 600 ikat sayur bayam dan kangkung setiap harinya yang langsung saya jual kepasar Perawang," kata Herman. Dengan penghasilan bisa mencapai Rp 40 sampai dengan Rp 43 juta setiap bulannya, pertanian sayur ini modal awal saya Rp 20 juta. Jadi bersih setiap bulan saya dapat keuntungan 20- 23 juta. Kini berkat ketekunan, awalnya lahan saya 2 ha, saya membeli lahan disekitar areal saya, sehingga saat ini lahan saya sudah mencapai 4,5 hektar yang ditanami berbagai komoditas holtikultura lainnya.   "Sistim penanaman sayur, saya menggunakan cara yaitu, setelah panen bayam hari ke 20, lalu saya tanam kangkung dibekas tanam bayam tadi, begitu juga setelah panen kangkung saya tanam bayam, tujuannya agar hasilnya maksimal, dan pembagian lokasi tanam pun saya buat perpetak dengan masa rotasi 20 hari, artinya, setelah panen langsung tanam, dan besok nya panen pada petak lainnya, begitu seterusnya," ujar Herman lagi.   Untuk pemasaran selalu dibantu perusahan PT AA APP-SMF dalam merawat jalan sebagai akses angkutan hasil sayur saya. Karena areal saya harus melalui akses masuk kawasan konsesi perusahaan. Saat ini perusaahan sudah banyak membantu kami petani-petani Program DMPA disekitar konsesi perusahaan, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada perusahaan yang selama ini telah banyak membina, membantu baik permodalan maupun pengembangan usaha saya dan kawan-kawan disekitar perusahaan," papar Herman.   Penanggung jawab Program DMPA APP-SMF Region Riau, Miswanto yang didampingi Public Relations PT AA. APP-SMF Region Riau Nurul Huda kepada media menyampaikan Herman adalah salah satu masyarakat yang mendapat Program DMPA PT AA APP-SMF melalui Poktan mereka. Bagi perusahaan keberadaan Herman adalah sebagai bukti atau contoh, bagaimana masyarakat dalam membuka atau membersihkan lahan untuk meningkatkan perekonomian dalam bidang pertanian tanaman holtikultura. "Kami dan kawan-kawan yang tergabung dalam Poktan, Perusahaan melakukan bimbingan, pembinaan, dan membantu permodalan serta kita arahkan agar tidak melakukan pembakaran untuk membersihakan lahan”. Demikian Miswanto menyampaikan," ujarnya lagi.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Bisnis Terkini Lainnya..........
- Hingga Akhir Juni,
Smartfren Berikan Bonus Minyak Goreng untuk Pengisian Minimal Rp50 Ribu

- 4G Plus dan Senam Jantung Sehat Menyatu di Rengat
- AHM Luncurkan Skutik Casual Fashionable Honda Genio
- Rabbani Suguhkan Program Wajib Belanja Rabbani 12 Tahun Bertabur Hadiah
- Perusahaan Migas Thailand Gelar Seminar dan Workshop di Pekanbaru
- Juara I Regional Riau, Bagus Duhan Wakili Riau di Ajang AHMBS 2019 Tingkat Nasional
- Pebalap Astra Honda Gemilang di CEV Barcelona
- Dianugerahi Nikkei Asia Prize,
Bos GOJEK jadi Tokoh Termuda Peraih Penghargaan Inovasi Ekonomi dan Bisnis se-Asia

- Program DMPA APP-Sinarmas Forestry Bina Petani Sayur di Tualang
- Gubri Ajak Masyarakat Menabung di BRK Syariah
- Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen
- Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019
- Antisipasi Lonjakan Traffic, Smartfren Tingkatkan Beragam Layanan
- Mau Umroh? Ke Rabbani Dulu Biar Gratis
- Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama
- WOM Finance Gelar Buka Bersama dan Baksos di 21 Masjid Se-Nusantara
- Timezone Play ‘N’ Learn Hadirkan Konsep Baru
- Wakil Walikota Pekanbaru Buka Butik Mukena Siti Khadijah
- RAPP Hibahkan Gedung Baru SPKT Polres Pelalawan pada Kapolda Riau
- Sebarkan Kebahagiaan Ramadhan, Telkomsel dan Rekan Media Bagi 1.000 Takjil Gratis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com