Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Agustus 2017 20:15
Diguyur Hujan, Pengibaran Bendera HUT RI ke 72 di Inhu Dilakukan 4 Anggota Paskibra

Kamis, 17 Agustus 2017 20:04
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas

Kamis, 17 Agustus 2017 19:37
464 Napi Kelas II B Bangkinang Dapatkan Remisi

Kamis, 17 Agustus 2017 19:21
Perayaan HUT RI ke 72 ,
Bank Riau Kepri Gelar Upacara Kemerdekaan di Menara Dang Merdu


Kamis, 17 Agustus 2017 18:25
Meriahkan HUT ke 72 RI, Mal SKA Gelar Aneka Lomba Permainan Rakyat

Kamis, 17 Agustus 2017 18:05
Dua Anak Karyawan PT RAPP Jadi Paskibra Pelalawan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:21
Dinas TPH Rohul Luncurkan Nangka Mini Varietas Pasirpangaraian di HUT ke-72 RI

Kamis, 17 Agustus 2017 17:17
Sempena HUT ke-72 RI, Bupati dan Wabup Kuansing Kunjungi Rutan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:12
Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu

Kamis, 17 Agustus 2017 17:03
Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2017 14:58
Dinilai Tidak Transparan,
Mayoritas Pengcab Pertanyakan Dana Pembinaan dari KONI Inhil


Pengurus KONI Kabupaten Indragiri Hilir diminta lebih transparan terhadap penggunaan dana bantuan hibah dari Pemkab Inhil sebesar Rp2 miliar pada tahun anggaran 2016 lalu.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Pengurus Komite Olahrga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indragiri Hilir diminta lebih transparan terhadap penggunaan dana bantuan hibah dari Pemkab Inhil sebesar Rp 2 miliar pada tahun anggaran 2016 lalu.

Permintaan tersebut disampaikan perwakilan 17 Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabang Olahraga melalui juru bicaranya, Asad, saat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Komisi IV dan Ketua Komisi II serta beberapa anggota DPRD Inhil lainnya, baru-baru ini.

As'ad menyayangkan anggaran sebesar itu tidak menyentuh seluruh cabang olahraga (Cabor) Inhil, sehingga dalam upaya pembinaan atlet yang akan dipersiapkan untuk mendulang prestasi diberbagai pertandingan dan kejuaraan olahraga terbilang vakum.

"Sepengetahuan kami dari dana hibah yang diperuntukkan untuk KONI Inhil sebesar Rp 2 miliar itu hanya sampai kepada 10 Pengkab olahraga sekitar Rp 311 juta. Selebihnya entah kemana, ini dipertanyakan," ujar Asad, Ketua Pengkab PBSI Kabupaten Inhil ini.

Dirincikan Asad, dari 24 Pengkab olahraga dibawah naungan KONI, hanya sepuluh Pengkab yang mendapat kucuran dana pembinaan pada tahun 2016 lalu. Sementara 14 dari 24 Cabor lainnya, dikatakan Asad, mengaku tidak menerima dana pembinaan sepeser pun dari KONI.

Diantara 10 Cabor itu adalah Bola Volly (PBVSI) Rp 25 juta, Perbasi (Basket) Rp. 13 juta, PSSI Rp. 50 juta , Percasi Rp. 30 juta, Karate (Forki) Rp 28 juta, Tenis Lapangan Rp 20 juta, Dayung (Podsi) Rp 53 juta, Panjat Tebing (FPTI) Rp 40 juta, tenis meja (PTMSI) Rp 30 juta dan Tinju (Pertina) Rp 30 juta.

"Kondisi ini perlu disikapi dan mendesak KONI Provinsi Riau segera melakukan Musyawarah Kabupaten sesuai jadwal. Hal ini perlu segera dilakukan mengingat dua tahun terakhir ini pembinaan olahraga di Inhil mati suri," desak Asad.

Hal senada juga disampaikan Jamaluddin Harisman, juru bicara dari salah seorang Ketua Pengkab olahraga di Inhil. Diakuinya, selama ini minimnya upaya perhatian dari Ketua dan pengurus KONI bagi Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) sangat disayangkan. Sehingga atlet berprestasi yang mestinya dapat mengharumkan nama Inhil tidak dapat dibina dengan baik.

"Arah kebijakan yang dilakukan Ketua KONI Inhil selalu kontradiktif, kontroversial sehingga tidak ada harmonisasi antara pengurus," ujar Jamaluddin.

Maka dari itu, tambahnya, seluruh Pengcab bersepakat agar kepengurusan KONI Inhil tidak lagi diperpanjang hingga berakhir April 2017 mendatang. " Kalau pun diperpanjang, kami (17 Pengkab, red) akan melakukan Musyawarah Luar Biasa Kabupaten," ancam Jamaluddin.

Menanggapi tudingan para pengurus Pengcab ini, Ketua KONI Inhil H Syamsuddin Uti menyatakan, semua yang dilakukan pengurus KONI sudah mengacu kepada AD/ART dan ketentuan yang berlaku.

"Semua telah berdasarkan ketentuan dalam organisasi," ungkapnya. Menurutnya tuduhan yang disampaikan oleh para pengurus Pengcab tidak tepat dan tidak berdasar.***(mar).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LMND Riau
maaf. kami harus katakan bahwa keberadaan KONI sama sekali tidak berguna. justru Prestasi Para Atlet semakin terpuruk. karena KONI dan para Pengurusnya hanya Mengincar Anggaran. Hati-Hati Maling Uang Rakyat Sedang Mengintip. Serahkan saja kewenangan tersebut pada Dinas Terkait. tks, LARSHEN YUNUS


Berita lainnya..........
- PB Bank Riau Kepri Tampil Gemilang Pada Bupati Rokan Hulu Cup 2017
- Perpani Kampar Gelar Kejuaraan Panahan Piala Bupati
- Besok, JCH Kampar Kloter 17 di Berangkatkan ke Batam
- Ini Alasan Abdul Halim Mundur dari Jabatan Ketua KONI Rohul 2016-2020
- Pemanasan Road to Sabang 2017,
Biker Muslim Riau Bersiap Taja Sunat Massal Gratis

- Belasan Kesebelasan di Rohul Ramaikan‎ Open Turnamen Sepakbola KUD CUP II Mahato
- Pelatih Wushu Riau Dipercaya Ikut Ujian Sertifikasi Internasional di Hongkong


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com