Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 13:26
Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul

Ahad, 22 April 2018 13:17
2 Bulan Jelang Pencoblosan Pilgubri, PKB Riau Lakukan Evaluasi Kinerja

Ahad, 22 April 2018 12:10
Ablas, Ada Lobang Menganga di Tengah Jalan Nasional di Kuansing

Ahad, 22 April 2018 12:05
Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah

Ahad, 22 April 2018 10:03
Kampanye di Pinggir, Herdianto Tegaskan Bankeu Murni Usulan Dewan

Ahad, 22 April 2018 07:00
Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis

Sabtu, 21 April 2018 22:22
Karo Humas Protokol dan Kerja Sama Riau Buka Turnamen Sepak Takraw

Sabtu, 21 April 2018 22:16
Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan


Sabtu, 21 April 2018 22:10
Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau

Sabtu, 21 April 2018 21:44
Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Oktober 2017 16:17
Komisi IV DPRD Inhil Minta Diskominfo dan Polisi Blokir Video Mesum Remaja di Parit 21

Beredar vidie mesum diduga remaja asal Parit 21 Tembilahan. Kalangan wakil rakyat DPRD Inhil minta Kominfo memblokir situs yang menyebarkannya.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Agar tidak terus beredar luas, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Riau meminta kepada Diskominfo dan Tim Siber Polres Inhil agar segera memblokir situs video tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas yang meminta Tim Siber Polres Inhil harus bergerak cepat untuk permasalahan ini.

Hal itu dikarenakan, dengan beredar luasnya video tersebut, bisa melanggar UU ITE dan yang terburuk adalah merusak mental yang terekam dalam video maupun keluarganya.

''Inilah yang namanya kebebasan berpendapat yang salah kaprah. Makanya Tim Siber Polisi dan Kominfo untuk blokir tayangan video itu,'' ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kerjasama Media Diskominfo Inhil, Trio Beni menerangkan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melakukan pemblokiran terhadap video berdurasi satu menit itu.

''Kalau Diskominfo Inhil tidak bisa, kalau Kementerian Kominfo rasanya bisa itupun atas permintaan kepolisian. Sebaiknya pihak keluarga atau yang bersangkutan melapor ke polisi, yang memposting bisa dituntut UU ITE,'' ujarnya.

Ia pun mengaku prihatin dengan beredar luasnya video yang memperlihatkan perbuatan tidak senonoh oleh sepasang remaja di Pelabuhan Parit 21 Tembilahan itu.

''Kasihan anak-anak itu, seharusnya cukup diberi nasehat, ini malah dibuat malu oleh orang-orang dewasa,'' sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung menegaskan bahwa timnya tengah bekerja untuk kasus ini.

''Kami akan selidiki dulu, saat ini kami sedang bekerja,'' tegasnya.***(adv/dprd/mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
id303
Segera Daftarkan Diri Anda di ID303Bonus sabung ayam 7x win ya bos :)TERSEDIA JUDI BOLA, LIVE CASINO, POKER JUGA BOSS, TEMBAK IKAN APLAGI !!!Info Lebih Lanjut Hub kami di :BBM : 7B3130BF --- LiveChat : www . ID303 . comPermainan Terbaik Dan Terpercaya :)


loading...

Berita lainnya..........
- Karo Humas Protokol dan Kerja Sama Riau Buka Turnamen Sepak Takraw
- Dua Pecinta Jung Titis asal Meranti Berlaga di Malaysia
- PACC Gelar Turnamen Catur Terbuka Pelajar Indonesia I
- Tim Bola Voli Putri Kuansing Raih Emas POPDA
- Diikuti 82 Peserta, Wabup Zardewan Buka O2SN Pelalawan Tingkat SMP 2018
- Finis Peringkat ke-8, Meranti Juara Umum di Cabor Sepak Takraw Popda Riau
- POPDA Riau ke-XIV Berakhir, Tuan Rumah Pekanbaru Juara Umum


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.48.243
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com