Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Januari 2019 18:13
Pengembangan Sport Center Pekanbaru Tunggu Sertifikat Tanah

Dispora Pekanbaru akan mengembangkan sport center di Tenayan Raya. Namun pertama harus jelas dulu sertifikat tanahnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru berencana mengembangkan lahan Sport Center di Tenayan Raya. Tapi, progres pengembangan lahan yang akan dibangun beberapa fasilitas olahraga itu masih terbitnya sertifikat tanah dari BPN.

"Kami sedang menggesa sertifikat tanah ke BPN. Selesai administrasi kita bisa minta bantuan ke pusat," kata Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Rabu (30/1/2019).

Zulfahmi menyebut, pihaknya sudah memproses administrasi untuk menerbitkan sertifikat tanah tersebut. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru terkait aset yang digunakan.

Namun, sampai kini belum ada progres dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru. "Untuk pensertifikasi ini sudah di BPN, tapi belum ditindaklanjuti," kata dia.

Lanjutnya, luas lahan yang akan dikembangkan ini mencapai 18,4 hektare. Namun, ia menyebut cukup 2 hektare saja lahan yang bersertifikat, pihaknya sudah bisa mengajukan permohonan bantuan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Olahraga (Kemenpora).

"Dapat saja 2 hektare sertifikat kita ajukan bantuan ke Menkeu dan Menpora," harapnya.

Ia berencana, di dalam lahan seluas 18,4 hektare itu akan ada Studion Sepak Bola. Selain itu, ada Arena Volly Ball, Padepokan Silat, Arena Basket, Kolam Renang, Arena Motor Cross dan Jalur Sepeda, serta Panjat Tebing dan Outbone.

"Kita ajukan Rp263 miliar. Pengajuan itu sudah ditandatangani Pak Wali. Nah kita butuh sertifikat tanah ini untuk ajukan bantuan," jelasnya. (dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Adi Sukemi Ketuai Taekwondo Indonesia Pengcab Pelalawan 2019-2023
- Aniaya Pesepakbola U-17, Wasit Sijori Championship Dipolisikan
- Serentak di Tiga Tempat, Riau Gelar Pra Kualifikasi Danone Cup 2019 
- Polisi Kuansing Ungkap Pembunuhan Akhir Desember 2018.
- Pengembangan Sport Center Pekanbaru Tunggu Sertifikat Tanah
- Terlibat Judi, Oknum Caleg di Pelalawan Dituntut 6 Bulan Penjara
- Ratusan Goweser Sumatera Ramaikan Ultah Perdanaa Kompak Kuok, Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com