Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 14:17
15 Sekolah di Bengkalis Dinobatkan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan

Selasa, 20 Agustus 2019 13:47
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa

Selasa, 20 Agustus 2019 13:43
Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga

Selasa, 20 Agustus 2019 13:06
Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim

Selasa, 20 Agustus 2019 13:01
Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 12:54
Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal

Selasa, 20 Agustus 2019 11:43
Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi

Selasa, 20 Agustus 2019 11:38
Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas

Selasa, 20 Agustus 2019 11:25
Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak

Selasa, 20 Agustus 2019 11:21
Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Januari 2019 16:52
Polisi Kuansing Ungkap Pembunuhan Akhir Desember 2018.

Jajaran Polres Kuansing berhasil mengungkap pembunuhan sadis yang menewaskan Iwan Halawa. Setelah istri korban melaporkan pelaku yang menggunakan HP suaminya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kasus pembunuhan sadis Desember lalu, atas korbannya Iwan Halawa (35) asal desa Sungai Busung Jake Kecamatan Kuantan Tengah, akhirnya terungkap di Junari 2019.

Kasus pembunuhan ini terungkap, setelah istri korban Delima Lai'a (25) melapor ke Polres Kuansing, atas kecurigaanya terhadap Baja Tule Laia (33) karena menguasai handphone milik mendiang suaminya.

Laporan ini dibenarkan, Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofah, Sik melalui keterangan resminya, Kamis (31/1/2019) siang, dengan laporan LP/18/I/2019/SPKT/Res Kuansing, taggal 31 Jauari 209.

Lalu kata Kapolres, berdasarkan laporan ini, Satreskrim Polres Kuansing, dipimpin AKP Andi Cakra Putra, Sik bersama personil lainya, langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka dan ia mengakui perbuatannya.

Dari keterangan Kapolres, pembunuhan ini terbilang sadis, itu diketahui setelah dimintai keterangan pada pelaku. Ia mengakui menghabisi pelaku, dengan cara memukul, diseret da dibakar, setelah itu tulangnya dikumpulkan, lalu dikuburkan di sekitar kebun tempat pelaku bekerja.

"Atas kejadian ini, adapun barang bukti yang kita amankan, 1 hadphone merk polytron warna biru, 1 buah honda Revo hitam tanpa bodi," jelasnya.

Sedangkan Polres Kuansing, terkait kasus ini, kata Kapolres, sudah melakukan olah TKP, mengamankan BB, evakuasi kerangka untuk di visum di RSUD.

"Selajutnya, kerangka korban ini akan kita otopsi dan tes DNA di RSUD Bhayangkara Pekanbaru. Serta akan kita lengkapi administras penyidikan," pungkas M. Mustofah.** (Jok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Idrus Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PGSI KOTA Pekanbaru
- Dilantik, Pasla Resmi Ketua Pengurus Pertina Bengkalis
- Dugaan Pencurian Umur di Piala Menpora U14 2019, SSB Duri Galaxy Layangkan Somasi
- Tim Futsal PWI Kampar Tumbangkan Favorit Juara, Arcenio FC di Puga Cup 2019
- Di Bawah Sponsor PTSP Naker, Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan Berjaya
- Dihadiri Gubri,
Senam Sehat Terpaksa Dihentikan Karena Kabut Asap

- Ribuan Warga Padati Gelaran IKPTB Mare Family Fun Run


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com