Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 07:05
Gandeng Sejumlah Komunitas, Sahabat Sungai Pekanbaru Kompak Bersihkan Sungai

Senin, 22 April 2019 06:58
Bupati Inhil Hadiri Kegiatan IKGTKI PGRI Peringati Hari Kartini 

Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Januari 2019 16:52
Polisi Kuansing Ungkap Pembunuhan Akhir Desember 2018.

Jajaran Polres Kuansing berhasil mengungkap pembunuhan sadis yang menewaskan Iwan Halawa. Setelah istri korban melaporkan pelaku yang menggunakan HP suaminya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kasus pembunuhan sadis Desember lalu, atas korbannya Iwan Halawa (35) asal desa Sungai Busung Jake Kecamatan Kuantan Tengah, akhirnya terungkap di Junari 2019.

Kasus pembunuhan ini terungkap, setelah istri korban Delima Lai'a (25) melapor ke Polres Kuansing, atas kecurigaanya terhadap Baja Tule Laia (33) karena menguasai handphone milik mendiang suaminya.

Laporan ini dibenarkan, Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofah, Sik melalui keterangan resminya, Kamis (31/1/2019) siang, dengan laporan LP/18/I/2019/SPKT/Res Kuansing, taggal 31 Jauari 209.

Lalu kata Kapolres, berdasarkan laporan ini, Satreskrim Polres Kuansing, dipimpin AKP Andi Cakra Putra, Sik bersama personil lainya, langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka dan ia mengakui perbuatannya.

Dari keterangan Kapolres, pembunuhan ini terbilang sadis, itu diketahui setelah dimintai keterangan pada pelaku. Ia mengakui menghabisi pelaku, dengan cara memukul, diseret da dibakar, setelah itu tulangnya dikumpulkan, lalu dikuburkan di sekitar kebun tempat pelaku bekerja.

"Atas kejadian ini, adapun barang bukti yang kita amankan, 1 hadphone merk polytron warna biru, 1 buah honda Revo hitam tanpa bodi," jelasnya.

Sedangkan Polres Kuansing, terkait kasus ini, kata Kapolres, sudah melakukan olah TKP, mengamankan BB, evakuasi kerangka untuk di visum di RSUD.

"Selajutnya, kerangka korban ini akan kita otopsi dan tes DNA di RSUD Bhayangkara Pekanbaru. Serta akan kita lengkapi administras penyidikan," pungkas M. Mustofah.** (Jok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi
- 179 Atlet Bengkalis Berprestasi Terima Bonus Rp1 M
- Warga Pangkalan Kerinci Antusias Ikut ACRA Sport Climbing Speed & Lead Competition
- Capai Rp1 M, Ratusan Atlet dan Pelatih Bengkalis Bakal "Dihujani" Bonus KONI
- 4 Atlet Sepak Takraw Pelajar Bengkalis Wakili Riau di Sulbar
- Merah Putih Juarai Kompetisi Sepakbola Pelajar Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora Region Kampar
- Kejurda Riau, Atlet Taekwando Bengkalis Boyong 4 Medali Emas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com