Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Juli 2019 19:06
Jelang Subuh, Sebuah Mobil dan Sepeda Motor Terbakar Misterius di Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Juli 2019 19:02
Gubernur Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul

Ahad, 21 Juli 2019 18:59
Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau Menjadi Muatan Lokal Wajib‎ di Sekolah

Ahad, 21 Juli 2019 17:31
Hancurkan Galaxi Hitam 6 Gol Tanpa Balas, Galaxi Merah Wakili Bengkalis di Menpora Cup U -12 2019 

Ahad, 21 Juli 2019 17:07
Muscab Perdana, Aiptu KH Siregar Nahkodai IOF Bengkalis

Ahad, 21 Juli 2019 15:44
65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa

Ahad, 21 Juli 2019 15:41
24 Sekolah di Bengkalis Ikuti Seleksi Adiwiyata Lingkungan

Ahad, 21 Juli 2019 12:59
Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru Diskusikan Masalah Kekinian Kuansing

Ahad, 21 Juli 2019 10:40
Seminar Sejarah Melayu Tua Minanga Kanwa Sempena KIDBF Buka Wawasan Masyarakat Kampar

Ahad, 21 Juli 2019 09:24
Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Juli 2019 07:19
Nestapa SSB Asal Duri, Bengkalis, Kaya Prestasi Namun Miskin Perhatian

Sejumlah SSB di Duri, Bengkalis telah mengharumkan daerah dengan prestasi, sayangnya perhatian untuk mereka teramat minim.

Riauterkini - DURI - Sungguh malang nasib sejumlah Sekolah Sepak bola (SSB) yang ada di Kota Duri, Bengkalis. Meski kaya akan prestasi dibidangnya di sejumlah tingkatan usia dan mengharumkan nama daerah namun miskin perhatian dari Pemerintah Daerah, miris.

"Jika berprestasi dielu elukan hingga mendapat pujian setinggi langit sampai otomatis mewakili dan mengharumkan nama daerah, tapi kenyataannya sungguh pahit.Jangankan dibantu semestinya seperti daerah lain oleh Pemerintahnya, ini kami malah biaya dari orang tua anak anak SSB sendiri. Bukan tidak mensyukuri atas hanya bantuan penginapan, namun mewakili nama Bengkalis tidak seperti yang orang bayangkan, bergelimang bonus ini dan itu,"cerita salah seorang official SSB Dubess yang tengah berjuang di Menpora Cup U - 14 Zona Riau dan lolos ke Babak Final di Pekanbaru.

Cerita kisah sedih SSB asal Duri itu terbukti dari ditempat mereka menginap di Wisma Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru. Tidur berjubel dalam satu kamar dikarenakan keterbatasan kamar penginapan, makanan dan puding yang semestinya sempurna, kini jauh dari kata itu. Tim harus memutar otak mencari akal agar asupan makanan pemain tetap terjaga.

"Alhamdulillah kita dapat makanan untuk anak anak meskipun murah meriah, yang penting fisik tetap terjaga,"tambah salah seorang official itu saat bercerita menjelang subuh keberangkatan tim bertanding.

Tak hanya makanan dan penginapan yang dikatakan jauh dari layak, transportasi keberangkatan tim dari penginapan ke lapangan pertandingan pun juga layak disebut prihatin. Tim harus memaksimalkan layanan jasa Grab guna mengirit pengeluaran.

"Sedih kita melihat kenyataan ini, dianggap mewakili negeri kaya tapi perhatiannya jauh dari perkiraan orang banyak. Bak pepatah ayam mati dilumbung padi. Kaya prestasi namun miskin perhatian,"ungkap salah seorang warga Duri yang kebetulan melihat langsung persiapan SSB Dubess sebelum melakoni pertandingan melawan SSB utusan Kabupaten Kampar, Kamis (11/7/19).*(tim)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Muscab Perdana, Aiptu KH Siregar Nahkodai IOF Bengkalis
- Tim Tuan Rumah PODSI Kampar Indonesia Melaju ke Final KIDBF 2019
- Dilepas Ketua KONI Kampar, Atlet PODSI Kampar Diharapkan Cetak Prestasi Diajang KIDBF 2019
- Tiga Atlet FOPI Rohul Lolos Mengikuti Pra PON di Jakarta
- Cabor Petanque Seleksi Terbuka Babak Kualifikasi Pra PON
- Nestapa SSB Asal Duri, Bengkalis, Kaya Prestasi Namun Miskin Perhatian
- Atlet Panjat Tebing Bengkalis Juara Umum Kejurda VIII di Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com