Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 24 Mei 2013 06:53
Tentukan Jago di Pilgubri,
DPP Demokrat Terbelah antara Mambang dan Achmad


Jum’at, 24 Mei 2013 06:51
Dibuka Bupati Siak,
Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Riau di Kampung Rempak


Jum’at, 24 Mei 2013 06:49
Riau Tertinggi Imput Data SDDKN

Jum’at, 24 Mei 2013 06:46
IKBR Inhu Tuding Forlet Timbulkan Konflik

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Juli 2012 16:40
Hasil Tinjau Menpora:
7 Veneu PON Masuk Kategori Kritis


Menpora Andi Malarangen meninjau pengerjaan veneu PON di Riau. Kesimpulannya, ada 7 veneu masuk kategori kritis karena progresnya masih di bawah 60 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil peninjauan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng ke beberapa venue di Pekanbaru, seperti ke main stadium, spost center, Rumbai dan MTQ. Dimana venue ini akan digunakan pada PON ke XVIII yang tinggal dua bulan lagi. Tapi ternyata, masih ada 7 venue yang masih tahap kritis dan progresnya di bawah 60 persen.

"Tadi saya sudah melihat kesiapan venue untuk PON nanti, ternyata masih ada 7 venue yang progresnya masih di bawah 60 persen. Tapi pengerjaanya terus berjalan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng kepada wartawan, Jum'at (13/7) di bandar udara SSK II seusai menunjau venue PON.

Tujuh venue yang dianggap kritis tersebut, di antaranya venue softball, bassball, kempo, biliar, menembak, bowling dan dayung. Kata Andi, yang menjadi masalah saat ini adalah venue menembak, dimana anggaranya sampai saat ini belum disahkan di dalam APBD-P.

"Dan yang menjadi kendala kita saat ini adalah venue lapangan menembak, dimana anggaranya masih dibahas di APBD-P Riau. Tapi kita tetap berharap lapangan tembak ini bisa dipakai saat PON berlangsung," ungkapnya.

Andi mengakui, venue lapangan tembak ini nantinya akan dibuat pola secara minimalis dan hanya sekedarnya saja dengan memoles lantai agar bisa digunakan. Sebab, katanya, ini dilakukan karena terkendala dan minimnya dana anggaran.

"Lapangan tembak ini akan kita buat dengan pola secara minimalis, yang penting bagi kita venue ini bisa digunakan saat pelaksanaan PON nantinya," sebutnya.

Lebih lanjut politisi Demokrat ini mengatakan, bahwa dana bantuan pusat sebesar Rp 100 miliar itu, sampai saat ini belum bisa dicairkan. Karena masih dalam proses di Kementerian Keuangan.

"Dana pusat yang Rp 100 miliar itukan khusus untuk penyelenggaraannya saja, dan sampai saat ini belum bisa dicairkan karena masih dalam proses," ungkap mantan jubir presiden ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
franky agung
Menpora meninjau venue persiapan pon diriau pimpinan nyapun kucarkacir. Hilang dibawa perasaan. Malu.

Afni mantan janda
selama ini Gubri mengatakan persiapan pembangunan cabor venue PON 90 %.kemungkinan Gubri memakai kacamata kuda.bukan kacamata tembus pandang .he...heee..

Afni mantan janda
selama ini Gubri mengatakan persiapan pembangunan cabor venue PON 90 %.kemungkinan Gubri memakai kacamata kuda.bukan kacamata tembus pandang .he...heee..

Rakyat Biasa
Gimana nih nulis berita, kok di ulang-ulang lagi pada alinea berikutnya, kayak syarat lagu dangdut aja...jangan2 wartawannya dandutan banget nih hehehehe


Berita lainnya..........
- 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
- Atlet Binaan Kejati Riau Berjaya di Jerjuaraan Taekwondo UR
- Digelar Juli,
Open Wall Climbing Championship 2013 FPTI Bengkalis Diikuti Atlet Asing

- Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta
- Terganjal Status Tersangka Gubri,
Menpora Tegaskan Lokasi ISG Pindah ke Jakarta

- Dragon Boat Internasional di Singapuran,
PODSI Pekanbaru Berangkatkan Tim Dayung Pelajar

- Polisi Kembali Amankan Eskavator Galian Tanah Tak Berizin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.75.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com