Untitled Document
Sabtu, 8 Rajab 1434 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 18 Mei 2013 06:57
PLN Unit Duri Berganti Manager

Sabtu, 18 Mei 2013 06:54
Berakhir, 4 Balon Gubri dan 5 Wagubri Ikut Pejaringan Demokrat

Sabtu, 18 Mei 2013 06:52
Tak Disertai Keterangan Terdaftar Memilih,
90 Persen Bacaleg PDIP untuk DPRD Riau Bermasalah


Sabtu, 18 Mei 2013 06:49
Razia Rutin Senjata Polsek Mandau Matikan Bibit Klewang

Jum’at, 17 Mei 2013 19:38
Nilai Kerugian Rp 1,1 Miliar,
Kejari Bengkalis Incar Tersangka 2 Proyek Fiktif


Jum’at, 17 Mei 2013 19:36
PPP Kampar Gelar Pembekalan Politisi Perempuan

Jum’at, 17 Mei 2013 19:35
Desmianto Daftar Penjaringan Balon Wagubri Demokrat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Juli 2012 06:40
Gubri Santai Tanggapi 7 Venue PON Dianggap Kritis Menpora

Hasil tinjauan lapangan Menpora Andi Malarangen terkait kesiapan veneu PON mengecewakan. Ada 7 veneu dinilai kritis. Tapi, Gubri M Rusli Zainal santai menanggapinya.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil peninjauan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng Jum'at kemarin ke sejumlah venue PON di Pekanbaru. Ternyata, masih ditemukan ada 7 venue yang dianggap progresnya di bawah 60 persen dan terbilang kritis mengingat waktu pelaksanaan tinggal dua bulan lagi.

Menanggapi temuan Mempora tersebut, Gubernur Riau HM Rusli Zainal meresponnya dengan santai, dengan alasan masih ada waktu untuk mengerjakannya.

"Tentang tujuh venue itu, kan masih ada waktu. Kita akan coba untuk mengerjakanya tepat waktu," kata Gubernur Riau menjawab pertanyaan wartawan soal progren tujuh venue di bawah 60 persen di Hotel Pangeran, Sabtu (14/7) seusai menguikuti Rakesnas Serikat Perusahaan perS (SPS).

Bahkan Gubri mencontohkan, tentang progres fly over yang dulunya semua orang beranggapan bahwa fly over tidak akan selesai sebelum pelaksanaan PON. Tapi lanjut Gubri sekarang fly over sudah hampir selesai.

"Ini seperti fly over, orang menganggap tidak akan bisa selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan PON. Tapi sekarang bisa selesai," ungkap Gubri.

Terkait masalah lapangan tembak yang masih terhenti pengerjaannya sampai sekarang. Gubri sebelumnya, sangat yakin akan bisa dipakai saat PON nanti walaupun tidak sempurna. Namun, nantinya pemakaian lapangan tembak ini akan dirancang dengan pola minimalis.

"Kita tetap yakin venue lapangan tembak ini bisa dipakai saat pelaksanaan PON, walaupun nantinya masih ada kekuranganya. Tapi yang penting bisa kita pakai," kata Gubri.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Rompi woro
RZ sangat piawai dengan segala penyimpangan kalau sy amati sentra2 (lumbung uang) ditaroknya orang yg bisa disetirnya spt kadis pu dan kadis dispora RZ tinggal terima setoran aja kadangkala kadis2 ini pintar jg dapat 10 dari rekanan dikasihnya RZ 4 dan 6 diambil kadis begitu lah pola yg lazim di pem prov riau ini GRATIFIKASI besar sekali apalagi di dinas PU sf hariyanto sangat rakus sekali terhadap rekanan mana kan ada mutu jalan dan jembatan yg dilaksanakan oleh kontraktor dilapangan lg uang sdh diambil duluan palingan setiap kontrak yg ada hanya tinggal 30 - 40 % lg mana bisa kerja maksimal kontraktor tentu mau cari untuk pula untuk makan anak bini di rmh inilah tugas KPK untuk memberantas secara tuntas gratifikasi di pu sf hariyanto harusnya jd target paling utama oleh kpk kekayaannya luar biasa diperoleh dari melawan hukum semoga kpk dpt menyelidiki hal ini segera terima kasih

akibat memperturutkan nafsu, hilang sensitivitas dan rasa malu....
Itulah tanda org yg akan hancur....

OCU ONGAH
Apapun yang terjadi dengan Venue PON mau dibilang kritis, mau selesai mau tidak selesai, mau dibatalkan, mau diundur atau mau dipindah terserah, saja Pemerintah Pusat yang penting untung sudah didapat... ya gak.

Pendatang baru
Selamat mencaci maki...itu karakter pembaca Riau Terkini

Ongah bo bo ho
Setuju pak Gubri... Biarkan dana pusat / APBN yg menyelesaikan masalah PON tu. DANA APBD untuk Riau ajolah, itupun APBD RIAU tetahan terussssss....

gundulmu
uang kontraktor sdh anda.ambil semua.gimana lg mau kerja pantasan anda.tenang2 aja brengsek jg lou

gundulmu
uang kontraktor sdh anda.ambil semua.gimana lg mau kerja pantasan anda.tenang2 aja brengsek jg lou

tokoh masyarakat
kok status rz masih saksi jg ya, ada apa ini gerangan ??? jangan2 penyidik kpk dan ketua kpk sdh menerima SUAP harusnya sdh berstatus TSK tq

tuty
rusli zainal bangga pula dg fly over ini karena di kegiatan inilah dia dapat FEE yg besar bekerja sama dg sf hariyanto ( kds pu ) yg bongak buat pak kpk tlg diperiksa jg keuangan bumn yg mengerjakan fly over ini nampak nanti aliran dana untuk siapa dan kemana perginya

toyib
ya lapangan tembak nggak perlu siap 100 % yg penting bisa dipakai untuk menembak para koruptor di riau yg telah jd tersangka.dan masih menjadi saksi oleh kpk siapkan diri anda2 yg maling uang rakyat di lapangan tembak inilah di eksekusi selamat ya

menpora
Proyek mungkin akan selesai, tapi dengan hasil yang tidak baik, dengan pengerjaan yang terburu2, hanya akan buat malu masyarakat riau,

jubir-gubri
RZ:"bile sampe hari H tak siap, saye mundur dr gubri !"


Berita lainnya..........
- Terganjal Status Tersangka Gubri,
Menpora Tegaskan Lokasi ISG Pindah ke Jakarta

- Dragon Boat Internasional di Singapuran,
PODSI Pekanbaru Berangkatkan Tim Dayung Pelajar

- Polisi Kembali Amankan Eskavator Galian Tanah Tak Berizin
- Panpel Minta Pemerintah Secepatnya Putuskan Lokasi ISG
- 56 Club Ikuti Pertandingan Volly Ball Sempena Milad UNISI ke-5
- Toeroba Cup Kuntu,
RAPP Estate Logas Ungguli Bukit Betung FC

- Menko Kesra Nilai Riau Siap jadi Tuan Rumah ISG


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.196.179
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com