| |
|
|
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
|
|
|
Jum’at, 4 Mei 2012 07:26 Kuliah ke ATPK dan Instiper Yogyakarta, Puluhan Siswa Ikut Seleksi Beasiswa Ikatan Dinas RAPP
Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Sekitar 95 orang siswa/i SMA-sederajat di Provinsi Riau, mengikuti seleksi ikatan dinas Akademi Teknologi Pulp dan Kertas Bandung dan Institut Pertanian Yogyakarta, Kamis (3/5), bertempat di Gedung APRIL Learning Institute (ALI) PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) Pangkalan Kerinci.
Para siswa yang mengikuti seleksi berasal dari sekitar area operasional perusahaan dan estate yang tersebar di lima kabupaten di Riau. Estate Mandau mengirimkan 6 siswa, Estate Pelalawan 2 siswa, Estate Ukui 3 siswa, Estate Pulau Padang 6 siswa, Estate Baserah 16 siswa, Estate Cerenti 16 siswa, Estate Langgam 2 siswa, Estate Logas 17 siswa, Estate Teso 8 siswa. Sementara area mill (pabrik) mengirimkan 12 siswa, dan Buatan 7 siswa. Selama mengikuti tahapan seleksi yang terdiri dari seleksi akademik, interview, dan psikotes, para siswa diberikan akomodasi di mess karyawan RAPP.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Community Development (CD) RAPP, Amru Mahalli, Deputy Direktur CD, RAPP Imron Rosyadi, ALI Head, Lukman, serta Direktur ATPK Bandung, Suprapto.
Deputy Direktur CD RAPP, Imron Rosyadi, mengatakan bahwa program penerimaan ATPK Bandung merupakan lanjutan sejak tahun 2006, yang telah meluluskan 25 orang. Seluruh lulusan saat ini telah bekerja di RAPP sebagai tenaga ahli operasional. Sementara untuk Instiper Yogyakarta merupakan program tahun kedua sejak 2011.
”Peserta yang dinyatakan lulus akan diberikan beasiswa full, biaya berangkat, biaya bulanan, biaya kuliah, biaya kos, dan disediakan kesempatan bekerja di RAPP,” katanya.
Sementara itu, Direktur ATPK Bandung, Suprapto, menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan gender dalam proses penerimaan. Selanjutnya pihak ATPK mencari calon-calon dengan nilai tes terbaik, serta akan mempertimbangkan hasil interview dan psikotes.
Selanjutnya, Suprapto mengharapkan kepada perusahaan agar secara langsung mengecek kesehatan para peserta oleh dokter perusahaan, untuk memastikan kondisi kesehatan calon mahasiswa ikatan dinas tersebut benar-benar sehat dan prima.
Suprapto juga meminta kepada para calon mahasiswa untuk dapat mengabdi di perusahaan, jika nantinya mereka diterima sebagai mahasiswa ikatan dinas, baik di ATPK Bandung maupun Instiper Yogyakarta.
”Harus betul-betul mengabdi pada perusahaan. Harus berterima kasih kepada perusahaan. Harus berikan timbal balik. Kita juga tekankan agar tidak menuntut yang macam-macam karena perusahaan telah memberikan beasiswa,” ujarnya.
Selain beberapa manfaat yang telah disebutkan, para mahasiswa ikatan dinas nantinya juga akan mendapatkan fasilitas asrama, pelatihan, serta asuransi kecelakaan selama tiga tahun. ***(rls)
Beri tanggapan | Baca
tanggapan
Alumni ATPK Iya. Thankyou RAPP. Kami semua sudah jadi Bos.
|
|