VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


10/11/2016 11:30
Plt Bupati Rohul Menangis Saat Memimpin Upacara Hari Pahlawan ke-71

26/10/2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

12/10/2016 13:42
Meski Sederhana, Upacara HUT ke-17 Rohul Dihadiri Dua Mantan Bupati

11/10/2016 14:59
Sambut HUT ke-17 Rohul,
Ribuan Pelajar dan Pegawai Ramaikan Tabligh Akbar di Masjid Agung

7/10/2016 20:30
MTQ ke-35 Tingkat Riau 2016,
Plt Bupati Rohul Lepas 38 Kafilah dan Menargetkan Juara Umum Keempat Kalinya

3/10/2016 22:35
341 ASN Rohul Terima SK Kenaikan Pangkat di Hari Kesaktian Pancasila

11/09/2016 22:26
Mobil Hias Ramaikan Pawai Takbiran Idul Adha di Rohul

6/09/2016 06:47
Rambah Juara Umum MTQ Kabupaten Rohul Kali Kelima Beruntun

2/09/2016 08:27
Meriah, MTQ XVI Rohul 2016 Resmi Dibuka Plt Bupati Sukiman

1/09/2016 17:41
Belasan Ribu Warga Ramaikan Pawai Taaruf MTQ XVI Rohul 2016

23/08/2016 14:20
Melalui Coffee Morning, Plt Bupati Rohul Gandeng Ormas, LSM, dan OKP

17/08/2016 19:20
Plt Bupati Rohul Serahkan Remisi pada Napi Lapas Pasirpangaraian

15/08/2016 14:28
Plt Bupati Rohul Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka 2016

14/08/2016 15:36
Lepas 235 JCH,
Plt Bupati Rohul: Jaga Kekompakan Selama di Tanah Suci

8/08/2016 17:39
Wabup Rohul Lepas 32 Anggota Pramuka Berangkat ke Jamnas X ke Cibubur

 
 
Rabu, 26 Oktober 2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- P‎elaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, meresmikan sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa atau Bumdes) baru. Peresmian dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Rabu (26/10/16).

Sepuluh BUMDesa yang baru diresmikan, terdiri BUMDesa Tuah Kampung Desa Sontang, BUMDesa Kasang Padang Mandiri Desa Kasang Padang, BUMDesa Mahligai Sri Pauh Desa Pauh, BUMDesa Anugrah Sejahtera Desa Teluk Sono,‎ BUMDesa Cahaya Baru Desa Lubuk Bilang.

Kemudian, BUMDesa Aur Sejahtera Desa Teluk Aur, BUMDesa Mekar Jaya Desa Menaming, BUMDesa Ratu Jaya Desa Rambah Tengah Utara, BUMDesa Makmur Jaya Desa Sungai Kuning, serta BUMDesa Permata Jaya Desa Bagan Tujuh.

Plt Bupati Rohul Sukiman, pada sambutannya, mengatakan BUMDesa merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadirannya juga sangat membantu dalam kemajuan pembangunan di pedesaan.

Diakuinya, BUMDesa juga ikut serta dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di tingkat Provinsi Riau dan nasional. Beberapa tahun belakangan ini, BUMDesa di Rohul jadi tujuan studi banding berbagai daerah dari beberapa provinsi di Indonesia karena sistem pengelolaan dianggap berhasil.

"Seperti dari Sulawesi ‎dan lain-lain sudah pernah melakukan studi banding ke daerah kita (Rohul)," ungkap Sukiman.

Peran BUMDesa, sambung Sukiman, sangat penting dalam mendukung visi misi Kabupaten Rohul yakni "Membangun Desa dan Menata Kota". Dengan menggandeng BUMDesa dan Badan Usaha Ekonomi Kelurahan (BUEK)‎, ia yakin visi misi akan tercapai.

Sukiman mengakui belakangan ini pendapatan masyarakat Rohul akibat belum stabilnya harga getah karet dan buah kelapa sawit. Hal ini tentunya berdampak terhadap tunggakan pinjaman.

Dirinya meminta pengurus BUMDesa dan masyarakat saling bekerjasama terkait tunggakan, karena ini menyangkut ekonomi masyarakat.

"Kalau belum ada uang nya ya minta waktu, tapi jangan sampai nggak dibayar sama sekali, nanti BUMDesa yang rugi," imbaunya.

Soal adanya laporan perangkat desa yang menunggak pinjaman di BUMDesa, Sukiman meminta Kepala Desa ikut membantu menyelesaikan masalah tunggakan yang terjadi, apalagi yang menunggak seorang PNS.

Menurutnya, PNS dan perangkat desa seharusnya jadi contoh baik masyarakat. "Kalau sebagai contoh ya berikan contoh yang baik kepada masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Masnur, dalam laporannya mengatakan dalam mencapai visi misi "Membangun Desa dan Menata Kota", BUMDesa dan BUEK harus disinergikan.

Masnur mengungkapkan, dana awal bergulir di BUMDesa pada 2005 silam Rp 65 miliar, dan saat ini dana sudah berkembang sekira Rp 116 miliar. Dengan perkembangan modal itu, tentunya perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

Total transaksi di BUMDesa dan BUEK sekira Rp 500 miliar. Walau begitu, Masnur mengakui masih ada kendala dihadapi di lapangan, seperti masalah tunggakan pinjaman, dan SDM yang masih belum mumpuni. Tunggakan juga melibatkan perangkat desa.

"Kita berharap dengan diresmikan sepuluh BUMDesa baru ini bisa meningkatkan perekonomian desa. Kita juga berharap perangkat desa bisa memberikan contoh baik untuk masyarakat," tandas Masnur.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012