VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


20/11/2017 18:55
Mewakili Bupati, Sekda Rohul Lantik Tiga Pejabat Eselon II dan Seorang Eselon III

17/11/2017 18:31
Tekuk Tim Dinas PUPR, Tim Volly Putra/ Putri Setdakab Rohul Melaju ke Semifinal‎ ‎

17/11/2017 11:20
Tim Voly Putra dan Putri Sekdakab Rohul Belum Terkalahkan di Turnamen HUT 46 Korpri

7/11/2017 17:37
Bupati Rohul Kukuhkan Kepenuhan Barat sebagai 'Kampung Siaga Bencana‎'

6/11/2017 16:31
Bupati Rohul Buka Pelantang Rohul Bulan Bahasa di SMAN 1 Rambah

30/10/2017 13:39
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-68, Bupati Rohul Berharap Pemuda Cerdas

26/10/2017 13:43
Porprov IX Riau 2017, Wabup Sukiman Lepas Kontingen Rohul ke Bangkinang

24/10/2017 17:13
Posyandu 'Sayang Bunda' Desa Menaming Duta Rohul di Lomba Posyandu Tingkat Riau 2017

16/10/2017 13:59
Bupati Rohul Ajak ASN Tingkatkan Kinerja‎ dan Semakin Kompak

12/10/2017 11:58
Upacara Hari Jadi Ke-18 Kabupaten Rohul, Bupati Suparman ‎Ajak Kompak Bangun Daerah

10/10/2017 15:53
Bupati Rohul Launching Program Desa Mandiri dan E-Pajak PBB-P2 Pertama di Indonesia

7/10/2017 11:26
Ratusan Rider Ramaikan JRR 5 Memeriahkan HUT Ke-18 Kabupaten Rohul

3/10/2017 13:17
Datang Meninjau, Bupati Suparman Akui RSUD Rohul Kurang Dokter dan Tenaga Medis

2/10/2017 14:24
Berikut Amanat Wabup Rohul di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

26/09/2017 17:46

 
 
Rabu, 26 Oktober 2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- P‎elaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, meresmikan sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa atau Bumdes) baru. Peresmian dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Rabu (26/10/16).

Sepuluh BUMDesa yang baru diresmikan, terdiri BUMDesa Tuah Kampung Desa Sontang, BUMDesa Kasang Padang Mandiri Desa Kasang Padang, BUMDesa Mahligai Sri Pauh Desa Pauh, BUMDesa Anugrah Sejahtera Desa Teluk Sono,‎ BUMDesa Cahaya Baru Desa Lubuk Bilang.

Kemudian, BUMDesa Aur Sejahtera Desa Teluk Aur, BUMDesa Mekar Jaya Desa Menaming, BUMDesa Ratu Jaya Desa Rambah Tengah Utara, BUMDesa Makmur Jaya Desa Sungai Kuning, serta BUMDesa Permata Jaya Desa Bagan Tujuh.

Plt Bupati Rohul Sukiman, pada sambutannya, mengatakan BUMDesa merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadirannya juga sangat membantu dalam kemajuan pembangunan di pedesaan.

Diakuinya, BUMDesa juga ikut serta dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di tingkat Provinsi Riau dan nasional. Beberapa tahun belakangan ini, BUMDesa di Rohul jadi tujuan studi banding berbagai daerah dari beberapa provinsi di Indonesia karena sistem pengelolaan dianggap berhasil.

"Seperti dari Sulawesi ‎dan lain-lain sudah pernah melakukan studi banding ke daerah kita (Rohul)," ungkap Sukiman.

Peran BUMDesa, sambung Sukiman, sangat penting dalam mendukung visi misi Kabupaten Rohul yakni "Membangun Desa dan Menata Kota". Dengan menggandeng BUMDesa dan Badan Usaha Ekonomi Kelurahan (BUEK)‎, ia yakin visi misi akan tercapai.

Sukiman mengakui belakangan ini pendapatan masyarakat Rohul akibat belum stabilnya harga getah karet dan buah kelapa sawit. Hal ini tentunya berdampak terhadap tunggakan pinjaman.

Dirinya meminta pengurus BUMDesa dan masyarakat saling bekerjasama terkait tunggakan, karena ini menyangkut ekonomi masyarakat.

"Kalau belum ada uang nya ya minta waktu, tapi jangan sampai nggak dibayar sama sekali, nanti BUMDesa yang rugi," imbaunya.

Soal adanya laporan perangkat desa yang menunggak pinjaman di BUMDesa, Sukiman meminta Kepala Desa ikut membantu menyelesaikan masalah tunggakan yang terjadi, apalagi yang menunggak seorang PNS.

Menurutnya, PNS dan perangkat desa seharusnya jadi contoh baik masyarakat. "Kalau sebagai contoh ya berikan contoh yang baik kepada masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Masnur, dalam laporannya mengatakan dalam mencapai visi misi "Membangun Desa dan Menata Kota", BUMDesa dan BUEK harus disinergikan.

Masnur mengungkapkan, dana awal bergulir di BUMDesa pada 2005 silam Rp 65 miliar, dan saat ini dana sudah berkembang sekira Rp 116 miliar. Dengan perkembangan modal itu, tentunya perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

Total transaksi di BUMDesa dan BUEK sekira Rp 500 miliar. Walau begitu, Masnur mengakui masih ada kendala dihadapi di lapangan, seperti masalah tunggakan pinjaman, dan SDM yang masih belum mumpuni. Tunggakan juga melibatkan perangkat desa.

"Kita berharap dengan diresmikan sepuluh BUMDesa baru ini bisa meningkatkan perekonomian desa. Kita juga berharap perangkat desa bisa memberikan contoh baik untuk masyarakat," tandas Masnur.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012