VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


25/04/2017 20:34
Kejar Progres Serapan APBD 2017,
Bagian ULP Rohul Gelar Bimtek Barang dan Jasa

17/04/2017 17:11
Usai Upacara HPN, 631 ASN Pemkab Rohul Terima SK Kenaikan Pangkat

6/04/2017 17:10
Pencanangan TNI KB-Kes Nasional 2017 di Kabupaten Rohul Dibuka Irjen TNI

4/04/2017 16:08
Plt Bupati Rohul Kukuhkan Pimpinan BAZNas Rohul Periode 2017-2022

3/04/2017 13:09
Jadwal TNI KB-Kes Nasional 2017 di Rohul Tunggu Kedatangan Panglima TNI

24/03/2017 17:13
Plt Bupati Rohul Panen Madu di Desa Pasir Jaya

23/03/2017 13:48
Pejabat Pemkab Rohul Teken Pakta Integritas Anti Korupsi dan Gratifikasi

20/03/2017 13:53
Apel HKN Tingkat Kabupaten,
Plt Bupati Rohul: ASN Harus Pahami Setiap Peraturan dengan Baik dan Benar

6/03/2017 20:36
Plt Bupati Rohul Tinjau Banjir di Bonai dan Salurkan Bantuan Bahan Pangan

22/02/2017 18:15
Hadiri MPTB Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul: Pengurus BUMDesa Harus Jujur

16/02/2017 18:22
Pesan Plt Bupati Rohul kepada 62 Kades yang Baru Dilantik

14/02/2017 19:47
Usai Lantik 62 Kades Terpilih,
Plt Bupati Rohul Melantik 287 Pejabat Eselon III dan IV

30/01/2017 20:14
APBD Rohul 2017 Disahkan Lebih dari Rp1,4 Triliun, Tunggu Verifikasi Gubri

20/01/2017 21:11
KUA-PPAS APBD Rohul Tahun 2017 Disepakati Lebih Rp1,4 Triliun

11/01/2017 16:37
Plt Bupati Rohul Kukuhkan 604 Pejabat Eselon III dan Eselon IV

 
 
Rabu, 26 Oktober 2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- P‎elaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, meresmikan sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa atau Bumdes) baru. Peresmian dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Rabu (26/10/16).

Sepuluh BUMDesa yang baru diresmikan, terdiri BUMDesa Tuah Kampung Desa Sontang, BUMDesa Kasang Padang Mandiri Desa Kasang Padang, BUMDesa Mahligai Sri Pauh Desa Pauh, BUMDesa Anugrah Sejahtera Desa Teluk Sono,‎ BUMDesa Cahaya Baru Desa Lubuk Bilang.

Kemudian, BUMDesa Aur Sejahtera Desa Teluk Aur, BUMDesa Mekar Jaya Desa Menaming, BUMDesa Ratu Jaya Desa Rambah Tengah Utara, BUMDesa Makmur Jaya Desa Sungai Kuning, serta BUMDesa Permata Jaya Desa Bagan Tujuh.

Plt Bupati Rohul Sukiman, pada sambutannya, mengatakan BUMDesa merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadirannya juga sangat membantu dalam kemajuan pembangunan di pedesaan.

Diakuinya, BUMDesa juga ikut serta dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di tingkat Provinsi Riau dan nasional. Beberapa tahun belakangan ini, BUMDesa di Rohul jadi tujuan studi banding berbagai daerah dari beberapa provinsi di Indonesia karena sistem pengelolaan dianggap berhasil.

"Seperti dari Sulawesi ‎dan lain-lain sudah pernah melakukan studi banding ke daerah kita (Rohul)," ungkap Sukiman.

Peran BUMDesa, sambung Sukiman, sangat penting dalam mendukung visi misi Kabupaten Rohul yakni "Membangun Desa dan Menata Kota". Dengan menggandeng BUMDesa dan Badan Usaha Ekonomi Kelurahan (BUEK)‎, ia yakin visi misi akan tercapai.

Sukiman mengakui belakangan ini pendapatan masyarakat Rohul akibat belum stabilnya harga getah karet dan buah kelapa sawit. Hal ini tentunya berdampak terhadap tunggakan pinjaman.

Dirinya meminta pengurus BUMDesa dan masyarakat saling bekerjasama terkait tunggakan, karena ini menyangkut ekonomi masyarakat.

"Kalau belum ada uang nya ya minta waktu, tapi jangan sampai nggak dibayar sama sekali, nanti BUMDesa yang rugi," imbaunya.

Soal adanya laporan perangkat desa yang menunggak pinjaman di BUMDesa, Sukiman meminta Kepala Desa ikut membantu menyelesaikan masalah tunggakan yang terjadi, apalagi yang menunggak seorang PNS.

Menurutnya, PNS dan perangkat desa seharusnya jadi contoh baik masyarakat. "Kalau sebagai contoh ya berikan contoh yang baik kepada masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Masnur, dalam laporannya mengatakan dalam mencapai visi misi "Membangun Desa dan Menata Kota", BUMDesa dan BUEK harus disinergikan.

Masnur mengungkapkan, dana awal bergulir di BUMDesa pada 2005 silam Rp 65 miliar, dan saat ini dana sudah berkembang sekira Rp 116 miliar. Dengan perkembangan modal itu, tentunya perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

Total transaksi di BUMDesa dan BUEK sekira Rp 500 miliar. Walau begitu, Masnur mengakui masih ada kendala dihadapi di lapangan, seperti masalah tunggakan pinjaman, dan SDM yang masih belum mumpuni. Tunggakan juga melibatkan perangkat desa.

"Kita berharap dengan diresmikan sepuluh BUMDesa baru ini bisa meningkatkan perekonomian desa. Kita juga berharap perangkat desa bisa memberikan contoh baik untuk masyarakat," tandas Masnur.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012