VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


29/08/2017 20:19
Pemkab Rohul Berupaya Kurangi Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah

24/08/2017 15:24
Sosialisasi Dana Desa dan TP4D,
Wabup Rohul Minta Aparatur Desa‎ Gunakan Dana Desa Sesuai Aturan

22/08/2017 07:51
Dibuka Bupati Suparman, MTQ XVII Rohul Diawali dengan Gebyar Kembang Api

21/08/2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten

21/08/2017 11:08
Pimpin Apel Awal Pekan, Bupati Rohul Tantang Pejabat Ikut Assesment

17/08/2017 14:26
Banyak Atraksi di Upacara HUT RI Ke-72 di Kantor Bupati Rohul

16/08/2017 11:15
374 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa dari BAZNas Rohul

14/08/2017 16:58
Kunjungan ke SMPN 1 Rambah, Bupati Rohul Ingin Semua Sekolah Punya Kualitas Tingg‎i

14/08/2017 13:51
Dilepas Bupati, Peserta Rainas XI di Cibubur Didampingi Sekda Rohul

9/08/2017 11:54
Pimpin Upacara HUT ke-60 Riau, Sekda Damri Sebut Rohul Sangat Berharap Kucuran Dana Provinsi

8/08/2017 18:25
Tim Terpadu Pemkab Rohul Mulai Lakukan Uji Petik ke Perusahaan

2/08/2017 16:23
Buka Diklat,
Bupati Rohul Imbau Anggota Paskibra Tetap Kompak dan Tidak Malas

1/08/2017 16:58
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Rohul Mulai Mengunjungi Sekolah

31/07/2017 15:39
Bupati Suparman Lantik Pengurus Forikan Rohul Periode 2017-2020

27/07/2017 21:15
Bupati Rohul Kunjungan ke Pu‎skesmas Rambah Samo II dan Desa Masda Makmur

 
 
Rabu, 26 Oktober 2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- P‎elaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, meresmikan sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa atau Bumdes) baru. Peresmian dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Rabu (26/10/16).

Sepuluh BUMDesa yang baru diresmikan, terdiri BUMDesa Tuah Kampung Desa Sontang, BUMDesa Kasang Padang Mandiri Desa Kasang Padang, BUMDesa Mahligai Sri Pauh Desa Pauh, BUMDesa Anugrah Sejahtera Desa Teluk Sono,‎ BUMDesa Cahaya Baru Desa Lubuk Bilang.

Kemudian, BUMDesa Aur Sejahtera Desa Teluk Aur, BUMDesa Mekar Jaya Desa Menaming, BUMDesa Ratu Jaya Desa Rambah Tengah Utara, BUMDesa Makmur Jaya Desa Sungai Kuning, serta BUMDesa Permata Jaya Desa Bagan Tujuh.

Plt Bupati Rohul Sukiman, pada sambutannya, mengatakan BUMDesa merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadirannya juga sangat membantu dalam kemajuan pembangunan di pedesaan.

Diakuinya, BUMDesa juga ikut serta dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di tingkat Provinsi Riau dan nasional. Beberapa tahun belakangan ini, BUMDesa di Rohul jadi tujuan studi banding berbagai daerah dari beberapa provinsi di Indonesia karena sistem pengelolaan dianggap berhasil.

"Seperti dari Sulawesi ‎dan lain-lain sudah pernah melakukan studi banding ke daerah kita (Rohul)," ungkap Sukiman.

Peran BUMDesa, sambung Sukiman, sangat penting dalam mendukung visi misi Kabupaten Rohul yakni "Membangun Desa dan Menata Kota". Dengan menggandeng BUMDesa dan Badan Usaha Ekonomi Kelurahan (BUEK)‎, ia yakin visi misi akan tercapai.

Sukiman mengakui belakangan ini pendapatan masyarakat Rohul akibat belum stabilnya harga getah karet dan buah kelapa sawit. Hal ini tentunya berdampak terhadap tunggakan pinjaman.

Dirinya meminta pengurus BUMDesa dan masyarakat saling bekerjasama terkait tunggakan, karena ini menyangkut ekonomi masyarakat.

"Kalau belum ada uang nya ya minta waktu, tapi jangan sampai nggak dibayar sama sekali, nanti BUMDesa yang rugi," imbaunya.

Soal adanya laporan perangkat desa yang menunggak pinjaman di BUMDesa, Sukiman meminta Kepala Desa ikut membantu menyelesaikan masalah tunggakan yang terjadi, apalagi yang menunggak seorang PNS.

Menurutnya, PNS dan perangkat desa seharusnya jadi contoh baik masyarakat. "Kalau sebagai contoh ya berikan contoh yang baik kepada masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Masnur, dalam laporannya mengatakan dalam mencapai visi misi "Membangun Desa dan Menata Kota", BUMDesa dan BUEK harus disinergikan.

Masnur mengungkapkan, dana awal bergulir di BUMDesa pada 2005 silam Rp 65 miliar, dan saat ini dana sudah berkembang sekira Rp 116 miliar. Dengan perkembangan modal itu, tentunya perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

Total transaksi di BUMDesa dan BUEK sekira Rp 500 miliar. Walau begitu, Masnur mengakui masih ada kendala dihadapi di lapangan, seperti masalah tunggakan pinjaman, dan SDM yang masih belum mumpuni. Tunggakan juga melibatkan perangkat desa.

"Kita berharap dengan diresmikan sepuluh BUMDesa baru ini bisa meningkatkan perekonomian desa. Kita juga berharap perangkat desa bisa memberikan contoh baik untuk masyarakat," tandas Masnur.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012