VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


7/10/2017 11:26
Ratusan Rider Ramaikan JRR 5 Memeriahkan HUT Ke-18 Kabupaten Rohul

3/10/2017 13:17
Datang Meninjau, Bupati Suparman Akui RSUD Rohul Kurang Dokter dan Tenaga Medis

2/10/2017 14:24
Berikut Amanat Wabup Rohul di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

26/09/2017 17:46

26/09/2017 17:42
Ribuan Pelajar Rohul Ramaikan Pembukaan Semarak Pekan Muharram

20/09/2017 12:55
Hadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Islamic Center, Gubri Janji Tetap Perhatikan Rohul

17/09/2017 18:54
Jemaah Haji Dua Kloter Sudah Tiba di Rohul, Bupati Suparman Ikut Jemput ke Batam

15/09/2017 17:22
Ajak ASN dan Masyarakat Taat Pajak,
Pegawai Bapenda Rohul Ramai-ramai Bayar PBB ke BRK

12/09/2017 11:56
Bupati Rohul Semangati Petugas Kebersihan dengan Ikut Menyapu

11/09/2017 11:41
75 ASN Pemkab Rohul Ikuti Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah

7/09/2017 11:57
Cegah Korupsi, Bagian ULP Rohul Pakai Sistem E-Catalogue dan E-Purchasing

7/09/2017 07:23
Buka Bimtek LPJ Keuangan, Bupati Rohul Ingatkan Cermat Gunakan Dana Hibah dan Bansos

5/09/2017 18:13
Bupati Ingin Seluruh Sekolah di Rohul Menerapkan 'Sekolah Ramah Anak' dan Siap Hadapi UN

4/09/2017 12:49
78 ASN Assesment JPT Pratama di Pemkab Rohul, Bupati Suparman Jamin Nihil Titipan

31/08/2017 22:04
Dilepas Bupati Rohul,
Pawai Takbir di Pasirpangaraian Dimeriahkan Lomba Mobil Hias, Kembang Api Sampai 'Pasukan Obor'

 
 
Rabu, 26 Oktober 2016 20:06
Plt Bupati Rohul Meresmikan ‎10 BUMDesa Baru di Masjid Agung

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- P‎elaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, meresmikan sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa atau Bumdes) baru. Peresmian dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Rabu (26/10/16).

Sepuluh BUMDesa yang baru diresmikan, terdiri BUMDesa Tuah Kampung Desa Sontang, BUMDesa Kasang Padang Mandiri Desa Kasang Padang, BUMDesa Mahligai Sri Pauh Desa Pauh, BUMDesa Anugrah Sejahtera Desa Teluk Sono,‎ BUMDesa Cahaya Baru Desa Lubuk Bilang.

Kemudian, BUMDesa Aur Sejahtera Desa Teluk Aur, BUMDesa Mekar Jaya Desa Menaming, BUMDesa Ratu Jaya Desa Rambah Tengah Utara, BUMDesa Makmur Jaya Desa Sungai Kuning, serta BUMDesa Permata Jaya Desa Bagan Tujuh.

Plt Bupati Rohul Sukiman, pada sambutannya, mengatakan BUMDesa merupakan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadirannya juga sangat membantu dalam kemajuan pembangunan di pedesaan.

Diakuinya, BUMDesa juga ikut serta dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di tingkat Provinsi Riau dan nasional. Beberapa tahun belakangan ini, BUMDesa di Rohul jadi tujuan studi banding berbagai daerah dari beberapa provinsi di Indonesia karena sistem pengelolaan dianggap berhasil.

"Seperti dari Sulawesi ‎dan lain-lain sudah pernah melakukan studi banding ke daerah kita (Rohul)," ungkap Sukiman.

Peran BUMDesa, sambung Sukiman, sangat penting dalam mendukung visi misi Kabupaten Rohul yakni "Membangun Desa dan Menata Kota". Dengan menggandeng BUMDesa dan Badan Usaha Ekonomi Kelurahan (BUEK)‎, ia yakin visi misi akan tercapai.

Sukiman mengakui belakangan ini pendapatan masyarakat Rohul akibat belum stabilnya harga getah karet dan buah kelapa sawit. Hal ini tentunya berdampak terhadap tunggakan pinjaman.

Dirinya meminta pengurus BUMDesa dan masyarakat saling bekerjasama terkait tunggakan, karena ini menyangkut ekonomi masyarakat.

"Kalau belum ada uang nya ya minta waktu, tapi jangan sampai nggak dibayar sama sekali, nanti BUMDesa yang rugi," imbaunya.

Soal adanya laporan perangkat desa yang menunggak pinjaman di BUMDesa, Sukiman meminta Kepala Desa ikut membantu menyelesaikan masalah tunggakan yang terjadi, apalagi yang menunggak seorang PNS.

Menurutnya, PNS dan perangkat desa seharusnya jadi contoh baik masyarakat. "Kalau sebagai contoh ya berikan contoh yang baik kepada masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Masnur, dalam laporannya mengatakan dalam mencapai visi misi "Membangun Desa dan Menata Kota", BUMDesa dan BUEK harus disinergikan.

Masnur mengungkapkan, dana awal bergulir di BUMDesa pada 2005 silam Rp 65 miliar, dan saat ini dana sudah berkembang sekira Rp 116 miliar. Dengan perkembangan modal itu, tentunya perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

Total transaksi di BUMDesa dan BUEK sekira Rp 500 miliar. Walau begitu, Masnur mengakui masih ada kendala dihadapi di lapangan, seperti masalah tunggakan pinjaman, dan SDM yang masih belum mumpuni. Tunggakan juga melibatkan perangkat desa.

"Kita berharap dengan diresmikan sepuluh BUMDesa baru ini bisa meningkatkan perekonomian desa. Kita juga berharap perangkat desa bisa memberikan contoh baik untuk masyarakat," tandas Masnur.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012