VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


17/11/2017 11:20
Tim Voly Putra dan Putri Sekdakab Rohul Belum Terkalahkan di Turnamen HUT 46 Korpri

7/11/2017 17:37
Bupati Rohul Kukuhkan Kepenuhan Barat sebagai 'Kampung Siaga Bencana‎'

6/11/2017 16:31
Bupati Rohul Buka Pelantang Rohul Bulan Bahasa di SMAN 1 Rambah

30/10/2017 13:39
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-68, Bupati Rohul Berharap Pemuda Cerdas

26/10/2017 13:43
Porprov IX Riau 2017, Wabup Sukiman Lepas Kontingen Rohul ke Bangkinang

24/10/2017 17:13
Posyandu 'Sayang Bunda' Desa Menaming Duta Rohul di Lomba Posyandu Tingkat Riau 2017

16/10/2017 13:59
Bupati Rohul Ajak ASN Tingkatkan Kinerja‎ dan Semakin Kompak

12/10/2017 11:58
Upacara Hari Jadi Ke-18 Kabupaten Rohul, Bupati Suparman ‎Ajak Kompak Bangun Daerah

10/10/2017 15:53
Bupati Rohul Launching Program Desa Mandiri dan E-Pajak PBB-P2 Pertama di Indonesia

7/10/2017 11:26
Ratusan Rider Ramaikan JRR 5 Memeriahkan HUT Ke-18 Kabupaten Rohul

3/10/2017 13:17
Datang Meninjau, Bupati Suparman Akui RSUD Rohul Kurang Dokter dan Tenaga Medis

2/10/2017 14:24
Berikut Amanat Wabup Rohul di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

26/09/2017 17:46

26/09/2017 17:42
Ribuan Pelajar Rohul Ramaikan Pembukaan Semarak Pekan Muharram

20/09/2017 12:55
Hadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Islamic Center, Gubri Janji Tetap Perhatikan Rohul

 
 
Selasa, 29 Agustus 2017 20:19
Pemkab Rohul Berupaya Kurangi Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu‎ (Rohul) sedang merumuskan untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

Salah satu upaya dilakukan yakni membentuk Tim Kelompok Kerja (Pojka) Teknis Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Rohul, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Rohul H. Suparman S,Sos, M.Si, Nomor: Kpts.800/ DKPP.349/ 2017 tertanggal 12 Juni.

Tim Pokja Teknis DKP Rohul akan merumuskan draff ketahanan pangan yang nantinya akan menjadi acuan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohul dalam menerapkan program ketahanan pangan di daerah dengan motto 'Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau'.‎

Perumusan Ketahanan Pangan dengan tema 'Mengurangi Pasokan pangan dari Luar Daerah' dipimpin Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan dari DKPP Rohul Denis Hendri SP bersama Kasi Ketersediaan Pangan Sukardi SP, dan dihadiri 22 anggota Tim Pojka Teknis DKP Rohul di salah satu penginapan di Pasirpangaraian, Selasa (29/8/17).

‎ Ada beberapa masukan pada rapat Tim Pokja Teknis DKP Rohul, seperti soal program DKP Rohul dikoordinir DKPP Rohul sebagai leading sector program Ketahanan Pangan di Kabupaten Rohul.

Hasil rapat Tim Pokja Teknis DKP Rohul, jelas Denis, akan diserahkan kepada Kepala DKPP Rohul Ir. H. Sri Hardono MM, dan diteruskan ke Bupati Rohul Suparman, serta DKP Riau.‎

DKP Rohul diketuai Bupati Rohul Suparman yang menentukan apakah draff hasil rapat Tim Pokja Teknis direalisasikan melalui dana APBD Rohul, APBD Riau atau APBN.‎

"Soal realisasinya nanti menjadi kebijakan kepala daerah yang juga selaku Ketua DKP Rohul," jelas Denis di sela acaranya.‎

Denis mengungkapkan usulan kebijakan pembangunan Ketahanan Pangan Rohul 2017-2020 sifatnya masih membentuk draff, seperti penataan daerah irigasi dalam rangka peningkatan produksi padi sawah berkelanjutan, dengan program pelepasan RTRW daerah resapan air di bendungan Menaming, Kaiti Samo, Sei Pukis, Sei Kijang dan Sei Perak.‎

Rehabilitasi atau peningkatan bangunan dan jaringan irigasi dengan rencana aksi pembuangan endapan padi di lima daerah irigasi, sekaligus dilakukan penyuluhan dan sosialisasi masyarakat sekitar soal catchment areal atau daerah tangkapan air di daerah irigasi.

Adalagi draff terkait menekan laju alih fungsi lahan sawah dengan rencana akan dilakukan aksi pemberian intensif produksi khsusus kepada petani padi sawah dengan memberikan tambahan insentif Rp350 per kilogram, sesuai Undang-Undang Nomor 12 tahun 1992.‎

Program lainnya masih seputar draff usulan, seperti menjamin ketersediaan pangan dari produk lokal yang bekelanjutan dengan rencana aksi pengadaan lahan abadi tanaman pangan, sesuai implementasi UU Nomor 41 tahun 2009, serta Perbup Nomor 18 tahun 2008.‎

Sekira 300 hektare lahan di kawasan Rawa Seribu di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, merupakan lokasi penangkaran ikan arwana yang saat ini sudah beralih fungsi menjadi kebun kelapa sawit, juga akan dijadikan lahan persawahan dan perikanan.

Menurut Denis, sekira 300 hektare lahan di kawasan Rawa Seribu Mahato akan dijadikan lahan persawahan dan perikanan sebagai bentuk perluasan pangan, dan upaya megurangi pasokan pangan dari luar daerah.‎

Dalam upaya pencadangan pangan, Pemkab Rohul bersama pemerintah desa dan masyarakat juga akan melakukan berbagai upaya, seperti program swasembada daging,‎ percepatan keanekaragaman konsumsi pangan dengan rencana penyaluran bibit sukun sebanyak 15.000 batang yang rencanakan dianggarkan pada 2018 hingga 2021.

Denis mengaku program pembagian bibit sukun sendiri sudah dilakukan Pemkab Rohul sejak 2009 dan hingga 2016 dengan total bibit yang sudah disalurkan ke masyarakat sebanyak 25.000 batang.‎‎

"Diharapkan ini bisa menjadi program ketahanan pangan Rohul. Semuanya akan diserahkan ke DKP Rohul yang nantinya dirumuskan kembali oleh DKP melibatkan berbagai unsur, sehingga kebijakan bisa dilaksanakan, baik melalui APBD Rohul, ABPD Riau maupun APBN," papar Denis.

Sementara, Kasi Ketersediaan Pangan dari DKPP Rohul Sukardi menambahkan, pada rapat Tim Pojka Teknis DKP Rohul ditunjuk sebagai ketua Fey Martiyanti SP beranggotakan 23 orang. Tim ini membantu‎ merumuskan dan membuat draff program ketahanan pangan di Kabupaten Rohul.

"Anggota tim Pokja ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Data yang kita dapatkan merupakan data konkrit yang disampaikan masing-masing OPD," tutup Sukardi.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012