VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


28/03/2018 16:28
Bupati dan Ketua DPRD Rohul Hadiri Raker di Jakarta, Ini Permintaan Presiden Jokowi

28/03/2018 16:14
Program PTSL 2018, Kepala Desa di Rohul Diminta Tidak Pungli

26/03/2018 15:25
Bupati Rohul dan Kepala DPA Ikut Hadiri Rakornas Perpustakaan di Jakarta

23/03/2018 16:29
Patut Dicontoh, Bupati Rohul Laporkan SPT Tahunan dan PPh Pribadi Via e-Filing

21/03/2018 17:09
Bupati Rohul Buka Buka Popda, O2SN, FLS2N dan Gala Siswa SMP Tingkat Kabupaten

20/03/2018 16:30
OPD Diminta Koordinasi dengan Tim Forum,
Bupati Sukiman Launching Website Rohul Satu Peta

19/03/2018 16:40
Bupati dan Bunda PAUD Rohul Resmikan Pemakaian PAUD Ramah Anak Kecamatan Rambah

19/03/2018 11:29
Deklarasi Anti Hoax, ASN dan Masyarakat Rohul Diajak "Perangi" Berita Bohong di Medsos

14/03/2018 16:28
Disdukcapil Diminta 'Jemput Bola',
Bupati Rohul Serahkan E-KTP kepada Siswa SMKN 1 Rambah

14/03/2018 13:39
Bupati Sukiman Lantik Ketua dan Pengurus PMI Rohul 2018-2023

13/03/2018 16:31
10 Desa di Rohul Masuk Kategori Stunting, Dinas Terkait dan Kecamatan Diminta Kerja 'Keroyokan'

12/03/2018 11:38
Teken Pakta Integritas Netralitas, Bupati Rohul Minta ASN Netral

8/03/2018 07:36
Dipimpin Asisten I Sekdakab Rohul, 8 Camat Lakukan Serah-terima Jabatan

5/03/2018 18:20
Didominasi Wajah Lama, Sekda Rohul Lantik 285 Pejabat Eselon III dan IV

5/03/2018 11:03
Tempati Rumah Dinas, Bupati Rohul Sukiman Gelar Syukuran

 
 
Kamis, 7 September 2017 07:23
Buka Bimtek LPJ Keuangan, Bupati Rohul Ingatkan Cermat Gunakan Dana Hibah dan Bansos

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si mengimbau seluruh organisasi penerima bantuan dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) untuk berhati-hati dalam menggunakan dana bantuan pemerintah. Menurutnya, semua dana harus bisa dipertanggungjawabkan.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Rohul Suparman kepada peserta saat membuka Bimtek Tata Cara Pertanggung Jawaban Keuangan yang diprakarsai Badan Pengeloaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rohul, di salah hotel di Pasirpangaraian, Rabu (6/9/2017).

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini mengaku sudah banyak orang terjerat persoalan Hukum karena tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana bantuan dari pemerintah, baik dana hibah ataupun dana Bansos.

"Setiap rupiah dana pemerintah harus bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu saya minta berhati-hati menggunakan dana pemerintah. Jika dirasa tidak bisa dipertanggunjawabkan jangan ambil risiko," imbau Bupati Suparman.

Orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini mengungkapkan ada fenomena, dimana penggunaan dana pemerintah sering kali dijadikan celah untuk menjatuhkan orang lain atau organisasi tertentu.

Menurutnya, Bendaharawan akan menjadi orang pertama yang diperiksa aparat penegak hukum jika ada temuan, karena dianggap sebagai orang yang paling mengetahui keuangan, serta teknis penggunaan dana bantuan dari pemerintah.

Mantan Ketua KNPI Provinsi Riau ini mengaku Bimtek digelar BPKAD Rohul sangat penting dan strategis, mengingat saat ini persyaratan sangat ketat dan harus dipenuhi setiap calon penerima hibah dan Bansos.

"Kita berharap melalui Bimtek ini seluruh Bendahara dapat mengetahui apa saja yang harus dilengkapi dalam membuat laporan pertanggungjawaban dana sesuai aturan pemerintah," imbaunya.

Masih di tempat sama, Kepala BPKAD Kabupaten Rohul Jaharuddin SP mengatakan latar belakang digelarnya Bimtek dikarenakan belum adanya aturan jelas dan tegas untuk belanja dana hibah dan Bansos di daerah.

Selain itu, tambah Jaharuddin, penggunaan dana hibah dan Bansos diawasi ketat, karena banyak permasalahan hukum terkait pemberian hibah dan Bansos.

"Perlu adanya penyatuan persepsi antara pemberi dan penerima hibah, terkait pembuatan pelaporan pertanggungjawaban keuangan yang sesuai standar baku pemerintah," kata Jaharuddin dam mengaku Bimtek Tata Cara Pertanggung Jawaban Keuangan digelar selama tiga hari, mulai 6 September dan baru berakhir 8 September 2017.

Bimtek ini, sambung Jaharuddin, diikuti sebanyak 320 bendaharawan berasal dari yayasan, organisasi, partai politik, paguyuban, masjid, dan surau suluk. Setiap Lembaga Kerapatan Adat yang terdaftar di Kesbangpol Rohul, termasuk Bendaharawan Desa, Bendahara Kecamatan dan Bendahara SKPD di lingkungan Pemkab Rohul juga diundang untuk mengikuti Bimtek tersebut.

Pembukaan Bimtek sendiri juga dihadiri Sekda Rohul Ir Damri, Kasi wilayah 1 B Inspektur Dalam Negeri Agung Aryanto SE, Asisten, serta para kepala dinas, kepala badan, dan kepala kantor di lingkungan Pemkab Rohul.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012