VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


13/11/2018 17:31
‎Syarat Akreditasi, Tim KARS Survey Simulasi RSUD Rohul

12/11/2018 16:16
Pemkab Rohul Wacanakan Buat Taman Makam Pahlawan di Desa Rambah Tahun 2020

8/11/2018 16:32
‎Dihadiri Plt Kakanwil Kemenag Riau,
Bupati Sukiman Resmikan Penegerian MTsN 5 Rohul dan MIN 3 Rohul di Tanjung Medan

7/11/2018 14:10
MTQ ke-18 Kabupaten Rohul 2018 Resmi Ditutup Bupati, Kafilah Rambah Juara Umum Lagi

6/11/2018 16:43
‎Buka Diklat Prajabatan, Sekda Pesankan ini kepada 185 CPNS‎ Pemkab Rohul

5/11/2018 16:24
Dana Hibah untuk Madrasah di Rohul Tunggu Perda Pendidikan Islam Disahkan DPRD

2/11/2018 14:37
Buka MTQ ke-18 Kabupaten Rohul 2018,
Bupati Sukiman Kembali Ajak Masyarakat Budayakan Membaca Alqur'an

1/11/2018 19:01
Ribuan Masyarakat Ramaikan Pawai Taaruf Pembukaan MTQ ke-18 Kabupaten Rohul‎ 2018

31/10/2018 10:46
‎Silaturahmi di Rumah Dinas, Bupati Rohul Ajak Wartawan Dukung Pembangunan Daerah

29/10/2018 18:39
‎Pelatihan Kelembagaan,‎ Bupati Sukiman Pesankan ini Kepada Ibu PKK Desa se-Rohul

25/10/2018 16:37
Serahkan 496 SHM Program PTSL di Desa Batas, Bupati Rohul Pesankan ini ke Warga

24/10/2018 17:26
Bupati Rohul dan Masyarakat Sei Kuning Tanam Pohon Aren di Hutan Desa

23/10/2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

22/10/2018 18:06
‎Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Kepsek

18/10/2018 16:35
Peringati HAN 2018 Tingkat Kabupaten,
Bupati Sukiman Ingin Semua Anak Rohul Sehat dan Genius

 
 
Rabu, 28 Maret 2018 16:28
Bupati dan Ketua DPRD Rohul Hadiri Raker di Jakarta, Ini Permintaan Presiden Jokowi

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman dan Ketua DPRD Kabupaten Rohul Kelmi Amri, SH, ikut menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pemerintah dengan Bupati dan Walikota, serta Ketua DPRD kabupaten/ kota se-Indonesia.

Raker Pemerintah‎ digelar i Hall B3, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu siang (28/3/2018), tentang percepatan pelaksanaan berusaha di daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo alias Jokowi.

Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan jawaban terhadap pertanyaan peserta Raker Pemerintah tentang percepatan pelaksanaan berusaha di daerah.

Presiden mengungkapkan pada 2017 lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,07 persen, dan pada 2018 pemerintah menargetkan pertumbuhan 5,4 persen, apalagi‎ saat ini ada momentum kepercayaan internasional, kepercayaan dunia usaha terhadap perekonomian Indonesia yang semakin baik.

“Saya berikan contoh, misalnya kemudahan usaha (ease of doing business) yang meningkat. Tahun 2014 kita pada ranking 120, tahun 2017 kemarin kita meloncat menjadi 72."‎

"Ini loncatan yang sangat. Loncatan yang sangat tinggi sekali. Tapi 72 juga angka masih jauh dari target kita," papar Presiden Jokowi dalam sambutannya.‎

Menurut Presiden Jokowi, hal tersebut menunjukkan bahwa di lapangan masih ruwet. Untuk itu, Jokowi menargetkan tahun 2019 harus sudah masuk ke 40 besar. Presiden meyakini, kalau sudah masuk 40 besar akan lebih mudah nantinya bagi Indonesia.

"Image, persepsi internasional, persepsi dunia usaha di dalam negeri semuanya akan baik," ujar Presiden Jokowi dan menyampaikan Global Competitive Index tahun 2017 berada di posisi 36. Artinya indeks daya saing cukup baik.

Membahas soal investasi, menurut Jokowi masih perlu ditingkatkan, sebab‎ akan ada arus modal masuk ke daerah. Arus modal masuk ke sebuah daerah artinya ada arus uang masuk ke kabupaten/ kota tersebut.

“Kalau ada arus uang masuk, artinya peredaran uang di kabupaten atau kota itu akan semakin tinggi, uangnya semakin banyak, ekonominya berarti jalan di kabupaten dan kota itu," papar Presiden Jokowi.‎

Pada Raker Pemerintah tersebut, Presiden Jokowi meminta agar momentum kepercayaan yang positif dari dunia internasional benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik untuk investasi dari dalam negeri maupun dari luar negeri.‎

"Terutama yang kita butuhkan sekarang ini yang bisa meningkatkan pertumbuhan itu hanya ada dua, yang pertama ekspor yang kedua investasi," jelasnya.

Diakui Presiden, APBN pengaruhnya hanya 20 persen saja untuk pembangunan di daerah. Artinya, 80 persen lainnya merupakan pekerjaan swasta. Jokowi meyakini, kalau bisa meng-create, tentunya para investor akan senang ekspansi ke daerah, dan senang menginvestasikan modal di kabupaten/ kota yang ada di seluruh tanah air.

Dalam Raker yang dihadiri seluruh Bupati/ Walikota dan Ketua DPRD se-Indonesia, Presiden Jokowi menitipkan pesan agar DPRD tidak bikin Perda yang akan menghambat investor masuk ke daerah, karena hal itu tentunya akan menghambat investasi.

"Mungkin Perda itu setahun satu, dua, tiga cukup lah," harap Presiden Jokowi.

Raker Pemerintah sendiri dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menkom Perekonomian Darmin Nasution, Mendagri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkominfo Rudiantara, Menkumham Yasonna H. Laoly, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan pejabat lainnya.

Usai Raker, Bupati Rohul Sukiman menyambut baik Raker dipimpin Presiden Jokowi. Menurutnya, arahan Presiden tentunya akan diterapkan‎ juga di Kabupaten Rohul, dalam upaya daerah menarik minat investor.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012