VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


15/02/2019 12:35
‎Disnakbun Rohul Bersama WRI Indonesia Petakan Luas Perkebunan Rakyat di 16 Kecamatan

14/02/2019 15:33
‎Bupati Rohul Dukung Pengembangan Desa RBS dan Perintahkan Disparbud Buat Buku Sejarah

11/02/2019 15:54
Bupati dan Sekda Rohul Hadiri Pisah Sambut Kades Sungai Dua Indah

7/02/2019 16:21
Buka Konferensi IGTKI-PGRI Rohul 2019, Bupati Sukiman Janji Perhatikan Nasib Guru TK

6/02/2019 19:18
‎Disparbud Rohul Benahi Makam Raja-raja Rambah Pakai Bantuan DAK 2019 Rp1,3 Miliar

4/02/2019 17:02
‎7 Pejabat Eselon II Pemkab Rohul Sertijab Serentak dan Teken Pakta Integritas

2/02/2019 19:45
‎Ribuan Masyarakat Ramaikan Pasar 1.000 Durian Rokan Hulu di Objek Wisata Danau Sipogas

1/02/2019 18:03
Lantik 71 Pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV, Bupati Rohul Pesankan ini ke Pejabat

24/01/2019 17:21
‎Hadiri HUT ke-18 Desa Sialang Jaya,
Sekda Rohul Pesankan ini ke Kades dan Masyarakat

14/01/2019 15:40
‎Bupati Sukiman Buka Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Melayu Rohul di Islamic Center

11/01/2019 15:04
Bupati Rohul Resmikan Jalan Simpang PIR-Desa Dayo Sepanjang 3,7 Kilometer

10/01/2019 17:18
Bupati Rohul Pimpin Apel dan Senam Bersama di Kantor Kecamatan Rambah Samo

27/12/2018 13:47
‎Bupati Rohul Resmikan Pemakaian Ruas Jalan Pematang Tebih-Sangkir Indah

26/12/2018 21:21
Bupati Rohul Ikut Meriahkan Peringatan Hari Ibu di Ujung Batu

22/12/2018 15:53
PPID Diskominfo Rohul Meraih Juara III Anugerah KIP KI Award 2018

 
 
Rabu, 28 Maret 2018 16:28
Bupati dan Ketua DPRD Rohul Hadiri Raker di Jakarta, Ini Permintaan Presiden Jokowi

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman dan Ketua DPRD Kabupaten Rohul Kelmi Amri, SH, ikut menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pemerintah dengan Bupati dan Walikota, serta Ketua DPRD kabupaten/ kota se-Indonesia.

Raker Pemerintah‎ digelar i Hall B3, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu siang (28/3/2018), tentang percepatan pelaksanaan berusaha di daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo alias Jokowi.

Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan jawaban terhadap pertanyaan peserta Raker Pemerintah tentang percepatan pelaksanaan berusaha di daerah.

Presiden mengungkapkan pada 2017 lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,07 persen, dan pada 2018 pemerintah menargetkan pertumbuhan 5,4 persen, apalagi‎ saat ini ada momentum kepercayaan internasional, kepercayaan dunia usaha terhadap perekonomian Indonesia yang semakin baik.

“Saya berikan contoh, misalnya kemudahan usaha (ease of doing business) yang meningkat. Tahun 2014 kita pada ranking 120, tahun 2017 kemarin kita meloncat menjadi 72."‎

"Ini loncatan yang sangat. Loncatan yang sangat tinggi sekali. Tapi 72 juga angka masih jauh dari target kita," papar Presiden Jokowi dalam sambutannya.‎

Menurut Presiden Jokowi, hal tersebut menunjukkan bahwa di lapangan masih ruwet. Untuk itu, Jokowi menargetkan tahun 2019 harus sudah masuk ke 40 besar. Presiden meyakini, kalau sudah masuk 40 besar akan lebih mudah nantinya bagi Indonesia.

"Image, persepsi internasional, persepsi dunia usaha di dalam negeri semuanya akan baik," ujar Presiden Jokowi dan menyampaikan Global Competitive Index tahun 2017 berada di posisi 36. Artinya indeks daya saing cukup baik.

Membahas soal investasi, menurut Jokowi masih perlu ditingkatkan, sebab‎ akan ada arus modal masuk ke daerah. Arus modal masuk ke sebuah daerah artinya ada arus uang masuk ke kabupaten/ kota tersebut.

“Kalau ada arus uang masuk, artinya peredaran uang di kabupaten atau kota itu akan semakin tinggi, uangnya semakin banyak, ekonominya berarti jalan di kabupaten dan kota itu," papar Presiden Jokowi.‎

Pada Raker Pemerintah tersebut, Presiden Jokowi meminta agar momentum kepercayaan yang positif dari dunia internasional benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik untuk investasi dari dalam negeri maupun dari luar negeri.‎

"Terutama yang kita butuhkan sekarang ini yang bisa meningkatkan pertumbuhan itu hanya ada dua, yang pertama ekspor yang kedua investasi," jelasnya.

Diakui Presiden, APBN pengaruhnya hanya 20 persen saja untuk pembangunan di daerah. Artinya, 80 persen lainnya merupakan pekerjaan swasta. Jokowi meyakini, kalau bisa meng-create, tentunya para investor akan senang ekspansi ke daerah, dan senang menginvestasikan modal di kabupaten/ kota yang ada di seluruh tanah air.

Dalam Raker yang dihadiri seluruh Bupati/ Walikota dan Ketua DPRD se-Indonesia, Presiden Jokowi menitipkan pesan agar DPRD tidak bikin Perda yang akan menghambat investor masuk ke daerah, karena hal itu tentunya akan menghambat investasi.

"Mungkin Perda itu setahun satu, dua, tiga cukup lah," harap Presiden Jokowi.

Raker Pemerintah sendiri dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menkom Perekonomian Darmin Nasution, Mendagri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkominfo Rudiantara, Menkumham Yasonna H. Laoly, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan pejabat lainnya.

Usai Raker, Bupati Rohul Sukiman menyambut baik Raker dipimpin Presiden Jokowi. Menurutnya, arahan Presiden tentunya akan diterapkan‎ juga di Kabupaten Rohul, dalam upaya daerah menarik minat investor.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012