VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


13/05/2019 16:32
Safari Ramadhan di Desa Giti, Bupati Rohul Salurkan Bantuan dan Pesankan ini ke Warga

13/05/2019 14:01
7 Kades Lagi Tunggu Masa Jabatan,
Bupati Rohul Lantik Serentak 9 Kades Hasil Pilkades 2018

9/05/2019 14:14
Bapenda Rohul Sosialisasikan Aplikasi e-BPHTB ke Notaris & PPAT, Bank Riau Kepri Menyusul

8/05/2019 16:33
Pemkab Rohul Segera Fungsikan Kawasan Water Front City Pasirpangaraian

7/05/2019 14:21
Komitmen Capai KKG dan PPRG, Dinsos P3A Rohul Gelar Advokasi dan Rapat Kerja Pokja PUG

5/05/2019 21:55
‎Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H,
Bupati Rohul Bersama Ulama dan Pemuka Adat Ikut Ramaikan Tradisi Potang Bolimau

3/05/2019 16:59
‎Layani 12 Pelayanan, Ruangan Coaching Clinic Inspektorat Rohul Diaktifkan Mulai Senin Depan

3/05/2019 14:32
Peringatan Hardiknas 2019, Bupati Akui Pemkab Rohul Komit Tingkatkan Kualitas Pendidikan

30/04/2019 17:11
BPCB Sumbar Sarankan Pemkab Rohul Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten

26/04/2019 20:02
Dilepas Bupati Rohul, Pawai Ta'aruf Semarak Ramadhan 1440 H di Pasirpangaraian Diguyur Hujan

25/04/2019 18:57
‎Disambut Bupati dan Sekda Rohul,
Tim Penilai Lomba Desa Ber-PHBS Riau Turun ke Desa Air Panas dan Desa Lubuk Betung

25/04/2019 14:37
‎Disperindag Rohul Sosialisasikan Kemetrologian dan Perda Retribusi Jasa Umum

23/04/2019 16:19
‎Penetapan dan Penegasan Batas Desa di Kabupaten Rohul Baru di Tiga Kecamatan

22/04/2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

21/04/2019 06:42
Sekdakab dan Kadisparbud Rohul Hadiri Grand Opening Pasar Digital "Dangaoe-Dangaoe"

 
 
Kamis, 11 Oktober 2018 18:07
Terima Sertifikat WBTB Indonesia 2018,
Bupati Sukiman: Ini Merupakan Kado HUT ke-19 Rokan Hulu


Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) dalam mengembangkan dan melestarikan tradisi, seni dan kebudayaan yang ada di daerahnya sudah diakui secara nasional.

Hal itu dibuktikan setelah Bupati Rohul H. Sukiman, mewakili Pemkab Rohul menerima apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan ditetapkan tiga warisan budaya Kabupaten Rohul yang menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2018.

Sebagai bentuk kepedulian, komitmen dan kebijakan Pemkab Rohul dalam memperhatikan, mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya daerah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy, serahkan sertifikat Penetapan WBTB Indonesia tahun 2018 kepada Bupati Rohul Sukiman, Rabu (10/10/2018), di sebuah acara di Gedung Kesenian Jakarta Pusat, turut dihadiri Plt Gubernur Riau Wan Thamrin.

Penyerahan Sertifikat penetapan WBTB Indonesia tahun 2018 untuk Provinsi Riau sebanyak 14 WBTB. Dari 14 karya budaya, Kabupaten Rohul ditetapkan tiga karya budaya dari lima kabupaten se-Provinsi Riau, yakni Silek Tigo Bulan, Ratik Bosa/ Ratik Togak, dan Lukah Gilo.

Bupati Rohul Sukiman, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rohul Drs. Yusmar M.Si, mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada Mendikbud Muhajir Effendy yang telah melakukan penilaian langsung terhadap seni dan budaya daerah di Kabupaten Rohul, dengan ditetapkannya tiga karya budaya di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk ini sebagai WBTB Indonesia tahun 2018.

"Sertifikat penetapan WBTB Indonesia tahun 2018 bagi Rokan Hulu ini merupakan kado Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-19," kata Sukiman.

Bupati Sukiman mengaku Pemkab Rohul menerima sertifikat WBTB Indonesia 2018, maka tiga karya WBTB menjadi milik Kabupaten Rohul, khususnya bagi Provinsi Riau pada umumnya, sekaligus memberikan eksistensi dan kebanggaan bagi daerah.

"Sertifikat WBTB Indonesia tahun 2018 yang diterima Rokan Hulu ini sebagai bentuk pengakuan secara nasional dan hak paten, sekaligus menjadi kewajiban masyarakat untuk memelihara, melestarikan dan mengembangkan budaya ini sebagai bentuk nilai-nilai luhur dan karya seni budaya daerah dan nasional ke depannya," harap Sukiman.

Meski tengah sibuk mempersiapkan puncak peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul yang jatuh Jumat 12 Oktober 2018, Bupati Sukiman mengaku dirinya harus membagi waktu, sehingga bisa menghadiri undangan Mendikbud.

Bupati Sukiman mengatakan jika tidak memikirkan adat dan tradisi masyarakat Rohul, dirinya akan lebih fokus mempersiapkan puncak HUT ke-19 Kabupaten Rohul, yakni apel bersama di lapangan Kantor Bupati, serta Rapat Paripurna Istimewa di kantor DPRD Kabupaten Rohul.

"Karena sertifikat WBTB yang kita terima sangat penting, sebagai pengakuan pemerintah pusat terhadap karya seni dan budaya Rokan Hulu, maka hari ini saya ke Jakarta untuk menerima sertifikat WBTB Indonesia ini," ujarnya.

Disinggung masih banyaknya seni budaya dan tradisi masyarakat Rohul yang belum mendapatkan WBTB, Bupati Sukiman mengatakan pemerintah daerah komitmen untuk terus berusaha maksimal, dan ‎mengusulkan 12 karya budaya Rohul lain untuk dapat diakui dan ditetapkan sebagai WBTB Indonesia, seperti sastra lisan ondou, pengobatan tradisional Bonai Burung kwayang, Monimang Anak, Gondang Borogong dan tradisi adat serta perkawinan lain yang ada di berbagai suku bangsa di Rohul, untuk memperkaya khasanah kebudayaan.

Dengan telah disahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2018 tentang julukan Rohul sebagai Jati Diri Daerah Negeri Seribu Suluk, Bupati Sukiman menyebutkan dengan penetapan tiga karya budaya Rohul sebagai WBTB Indonesia 2018, merupakan sejarah baru sekaligus momentum pengembangan tradisi dan budaya daerah yang sesuai dengan julukan daerah tentunya, yakni Negeri Seribu Suluk.

"Seluruh budaya dan tradisi masyarakat Rokan Hulu yang ada kita perhatikan, tanpa kesampingkan keberagamannya. Ini bentuk memajukan budaya dan tradisi masyarakat tempatan lain, seperti Mandailing, Batak, Minang, Sunda, Jawa, Nias dan suku lainnya, dengan tetap mengacu adat istiadat dan tradisi masyarakat Rokan Hulu," jelasnya.

"Saya mengucapkan terima kasih ke seluruh stake holder dan semua pihak yang telah peduli dalam memperhatikan, mengembangkan dan melestarikan adat dan budaya di Rokan Hulu."

"Semoga ke depannya Rokan Hulu menjadi kabupaten yang mempunyai eksistensi dan jati diri yang berbeda dengan daerah lain di Provinsi Riau," pungkas Bupati Rohul Sukiman.***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012