VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


31/10/2018 10:46
‎Silaturahmi di Rumah Dinas, Bupati Rohul Ajak Wartawan Dukung Pembangunan Daerah

29/10/2018 18:39
‎Pelatihan Kelembagaan,‎ Bupati Sukiman Pesankan ini Kepada Ibu PKK Desa se-Rohul

25/10/2018 16:37
Serahkan 496 SHM Program PTSL di Desa Batas, Bupati Rohul Pesankan ini ke Warga

24/10/2018 17:26
Bupati Rohul dan Masyarakat Sei Kuning Tanam Pohon Aren di Hutan Desa

23/10/2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

22/10/2018 18:06
‎Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Kepsek

18/10/2018 16:35
Peringati HAN 2018 Tingkat Kabupaten,
Bupati Sukiman Ingin Semua Anak Rohul Sehat dan Genius

17/10/2018 20:59
‎Disparbud Rohul Lirik Lokasi Pengembalaan di Dua Kecamatan Sebagai Destinasi Wisata Baru

12/10/2018 10:50
Upacara HUT ke-19 Kabupaten Rohul Diguyur Hujan Gerimis

11/10/2018 18:07
Terima Sertifikat WBTB Indonesia 2018,
Bupati Sukiman: Ini Merupakan Kado HUT ke-19 Rokan Hulu

9/10/2018 16:42
Rakor Percepatan Pencapaian UHC Program JKN 2018, Pemkab Rohul Kejar Target Peserta JKN

8/10/2018 17:19
Pemkab Rohul Komitmen Perhatikan Destinasi Wisata

3/10/2018 16:49
‎Bupati Rohul Ajak Perusahaan Ikut Bangun Daerah dengan Aktif Membayar Pajak

1/10/2018 16:17
Berikut Amanat Bupati Rohul ke Generasi Muda di Hari Kesaktian Pancasila

26/09/2018 14:58
‎DKPP Rohul Fokus Berantas Stunting dan Tingkatkan Produksi Benih Ikan

 
 
Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs. H. Ibnu Ulya M.Si,‎ punya pesan khusus bagi 55 Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru dilantik oleh Bupati Rohul H. Sukiman, Senin sore (22/10/2018).

Ibnu Ulya mengungkapkan 55 Kepsek yang dilantik Bupati Rohul Sukiman, Senin sore, terdiri Kepala SD Negeri 38 orang, Kepala SMP Negeri 15 orang, dan Kepala Taman Kanak-kanak ada 2 orang.

Dengan dilantiknya 55 Kepsek, Ibnu Ulya mengharapkan hal tersebut memberikan suasana baru di masing-masing sekolah, dalam upaya meningkatkan prestasi anak didik, dan sumber daya manusia atau SDM di Kabupaten Rohul.

Sebagai orang yang dituakan di sekolah, Kepsek diharapkan juga dapat mengelola sekolah secara baik, profesional, proposional, bijak dalam mengambil setiap tindakan, disiplin dalam melaksanakan tugas, dan tepat waktu saat bertugas serta dalam proses belajar mengajar.

"Tentunya nanti bermuara bagaimana prestasi dan potensi daripada sekolah itu dapat tumbuh dengan baik," kata Ulya dan mengatakan pelantikan juga untuk mengisi Kepsek di beberapa sekolah yang sempat kosong.

Ulya, selaku Kepala Disdikpora Rohul juga memberikan kewenangan kepada Koordinator Pendidikan atau Kordik‎ di kecamatan untuk mengatur dan mengelola, bagaimana menempatkan tenaga pendidik yang tepat di setiap sekolah.

"‎Jangan nanti terlalu banyak saya ikut campur dalam penempatan-penempatan itu nanti, akhirnya saya tidak bisa melihat secara objektif yang akan menjadi kepala sekolah di setiap sekolah," imbau Ulya.

Sementara, ditanya soal masih banyaknya pungutan di sekolah-sekolah, Ibnu Ulya tidak menampik adanya pungutan kepada wali murid di sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Rohul.

‎Ulya mengatakan Disdikpora Rohul sudah berkoordinasi dengan pihak Tim Saber Pungli Kabupaten Rohul, dan menyampaikan keluhan-keluhan pihak sekolah dalam mengelola sekolah, terutama menyangkut‎ keuangan.

Koordinasi tersebut dalam mencegah terjadinya praktik Pungli di sekolah. Ulya mengaku pungutan di sekolah selama ini sudah berdasarkan mufakat, yakni sudah melalui rapat antara Komite Sekolah dengan wali murid.

"Segalanya atas dasar mufakat itu. Kalau sudah ada kesepakatan masyarakat dengan sekolah, apalagi biaya-biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk kepentingan pendidikan anak-anak mereka, saya rasa itu tidak ada masalah," jelas Ulya.

Ditanya apa tindakan dari Disdikpora Rohul, bila‎ ada sekolah melakukan praktik Pungli tanpa melalui musyawarah komite sekolah, Ulya menegaskan dinasnya akan mengambil tindakan tegas.

Menurutnya, mufakat adalah antara komite sekolah dengan wali murid, sedangkan sekolah hanya sebatas menyampaikan program kepada pihak komite sekolah.

Bila tidak ada mufakat dari pihak komite sekolah dengan wali murid, maka‎ pihak sekolah tidak dibenarkan berlakukan pungutan.

"Kalau diakomodir komite iya, kalau tidak ya jangan dilaksanakan," tegas Kadisdikpora Rohul Ibnu Ulya, dan mengimbau masyarakat untuk aktif saat musyawarah dengan komite sekolah.

Ulya mengaku pungutan di sekolah terjadi karena sangat minimnya fasilitas dalam mendukung‎ setiap program kependidikan.

Karena komite sebagai perpanjangan atau penyambung lidah antara sekolah dengan masyarakat, maka setiap program pendidikan sekolah harus dilakukan mufakat lebih dulu dengan wali murid.‎***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012