VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


14/12/2018 19:14
Bupati Sukiman Serahkan Bantuan ke Pasien Kurang Mampu di RSUD Rohul

13/12/2018 15:44
Bupati dan Sekda Ramaikan Hari Kesehatan Nasional ke-54 di Kantor Dinkes Rohul

11/12/2018 15:29
Resmi Dilepas ke Pekanbaru,
Ini Pesan Sekda Rohul Kepada 41 Kafilah MTQ ke-37 Riau 2018

10/12/2018 16:29
Empat Pelamar CPNS Gugur,
Sekda Rohul Motivasi Pelamar CPNS 2018 Saat Tes SKB di Hotel Labersa

4/12/2018 17:45
Bupati dan Sekda Rohul Jenguk Pasien Penderita Tumor Ganas di RSUD

3/12/2018 14:40
‎HUT ke-47, Bupati Sukiman Imbau PNS Pemkab Rohul Harus Hafal Panca Prasetya Korpri

28/11/2018 15:23
Dinsos PPPA Rohul Sosialisasikan Puskesmas Layak Anak

19/11/2018 09:36
Bupati dan Sekda Rohul Ramaikan Senam Pagi di Taman Kota Pasirpangaraian

14/11/2018 15:19
Begini Cara DKPP Rohul Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah

13/11/2018 17:31
‎Syarat Akreditasi, Tim KARS Survey Simulasi RSUD Rohul

12/11/2018 16:16
Pemkab Rohul Wacanakan Buat Taman Makam Pahlawan di Desa Rambah Tahun 2020

8/11/2018 16:32
‎Dihadiri Plt Kakanwil Kemenag Riau,
Bupati Sukiman Resmikan Penegerian MTsN 5 Rohul dan MIN 3 Rohul di Tanjung Medan

7/11/2018 14:10
MTQ ke-18 Kabupaten Rohul 2018 Resmi Ditutup Bupati, Kafilah Rambah Juara Umum Lagi

6/11/2018 16:43
‎Buka Diklat Prajabatan, Sekda Pesankan ini kepada 185 CPNS‎ Pemkab Rohul

5/11/2018 16:24
Dana Hibah untuk Madrasah di Rohul Tunggu Perda Pendidikan Islam Disahkan DPRD

 
 
Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs. H. Ibnu Ulya M.Si,‎ punya pesan khusus bagi 55 Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru dilantik oleh Bupati Rohul H. Sukiman, Senin sore (22/10/2018).

Ibnu Ulya mengungkapkan 55 Kepsek yang dilantik Bupati Rohul Sukiman, Senin sore, terdiri Kepala SD Negeri 38 orang, Kepala SMP Negeri 15 orang, dan Kepala Taman Kanak-kanak ada 2 orang.

Dengan dilantiknya 55 Kepsek, Ibnu Ulya mengharapkan hal tersebut memberikan suasana baru di masing-masing sekolah, dalam upaya meningkatkan prestasi anak didik, dan sumber daya manusia atau SDM di Kabupaten Rohul.

Sebagai orang yang dituakan di sekolah, Kepsek diharapkan juga dapat mengelola sekolah secara baik, profesional, proposional, bijak dalam mengambil setiap tindakan, disiplin dalam melaksanakan tugas, dan tepat waktu saat bertugas serta dalam proses belajar mengajar.

"Tentunya nanti bermuara bagaimana prestasi dan potensi daripada sekolah itu dapat tumbuh dengan baik," kata Ulya dan mengatakan pelantikan juga untuk mengisi Kepsek di beberapa sekolah yang sempat kosong.

Ulya, selaku Kepala Disdikpora Rohul juga memberikan kewenangan kepada Koordinator Pendidikan atau Kordik‎ di kecamatan untuk mengatur dan mengelola, bagaimana menempatkan tenaga pendidik yang tepat di setiap sekolah.

"‎Jangan nanti terlalu banyak saya ikut campur dalam penempatan-penempatan itu nanti, akhirnya saya tidak bisa melihat secara objektif yang akan menjadi kepala sekolah di setiap sekolah," imbau Ulya.

Sementara, ditanya soal masih banyaknya pungutan di sekolah-sekolah, Ibnu Ulya tidak menampik adanya pungutan kepada wali murid di sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Rohul.

‎Ulya mengatakan Disdikpora Rohul sudah berkoordinasi dengan pihak Tim Saber Pungli Kabupaten Rohul, dan menyampaikan keluhan-keluhan pihak sekolah dalam mengelola sekolah, terutama menyangkut‎ keuangan.

Koordinasi tersebut dalam mencegah terjadinya praktik Pungli di sekolah. Ulya mengaku pungutan di sekolah selama ini sudah berdasarkan mufakat, yakni sudah melalui rapat antara Komite Sekolah dengan wali murid.

"Segalanya atas dasar mufakat itu. Kalau sudah ada kesepakatan masyarakat dengan sekolah, apalagi biaya-biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk kepentingan pendidikan anak-anak mereka, saya rasa itu tidak ada masalah," jelas Ulya.

Ditanya apa tindakan dari Disdikpora Rohul, bila‎ ada sekolah melakukan praktik Pungli tanpa melalui musyawarah komite sekolah, Ulya menegaskan dinasnya akan mengambil tindakan tegas.

Menurutnya, mufakat adalah antara komite sekolah dengan wali murid, sedangkan sekolah hanya sebatas menyampaikan program kepada pihak komite sekolah.

Bila tidak ada mufakat dari pihak komite sekolah dengan wali murid, maka‎ pihak sekolah tidak dibenarkan berlakukan pungutan.

"Kalau diakomodir komite iya, kalau tidak ya jangan dilaksanakan," tegas Kadisdikpora Rohul Ibnu Ulya, dan mengimbau masyarakat untuk aktif saat musyawarah dengan komite sekolah.

Ulya mengaku pungutan di sekolah terjadi karena sangat minimnya fasilitas dalam mendukung‎ setiap program kependidikan.

Karena komite sebagai perpanjangan atau penyambung lidah antara sekolah dengan masyarakat, maka setiap program pendidikan sekolah harus dilakukan mufakat lebih dulu dengan wali murid.‎***(adv/hum/zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012