VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


27/03/2019 16:17
188 PNS dan 275 CPNS Formasi 2018 Resmi Dilantik Bupati Rohul‎ dan Terima SK

25/03/2019 21:06
Bupati Rohul Resmikan Kantor Desa Bengkolan Salak, Gedung TK dan Pasar Desa

22/03/2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

21/03/2019 14:31
Buka MTQ XVII Tambusai Utara,
Sekda Rohul Harapkan MTQ Sebagai Ajang Seleksi Qori dan Qoriah Berprestasi

20/03/2019 19:07
Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut se-Dunia 2019, Ribuan Murid SD di Rohul Sikat Gigi Massal

15/03/2019 14:40
Pemkab Rohul Evaluasi Kelembagaan di Seluruh OPD Berpedoman PP No 18 Tahun 2016

11/03/2019 15:48
Percepat Program KLA Sampai Pedesaan, Dinsos P3A Rokan Hulu Sosialisasikan PATBM

7/03/2019 14:11
‎Sekda Rohul Tanam Perdana Sawit Rakyat di Desa Bukit Intan Makmur

4/03/2019 14:27
Resmikan Kantor Dinas PMPD dan Dinas LH, Bupati Rohul Harapkan Semangat Pegawai Meningkat

28/02/2019 16:02
‎Ini Rencana BPCB Sumbar Kembangkan Makam Raja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis di Rohul

27/02/2019 16:24
Ketua PKK Rohul Ikut Hadiri Rakornas PKK 2019 di Jakarta

26/02/2019 16:28
‎Tiga Gedung Baru Dibangun Pemkab Rohul Sudah Ditempati

25/02/2019 14:26
‎Buka Workshop Audit Kinerja,
Sekda Rohul Harapkan APIP Inspektorat Raih Level Tiga Penuh

21/02/2019 14:12
Disparbud Rohul Langsung Data dan Ukur Areal Benteng Tujuh Lapis Tambusai

20/02/2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

 
 
Rabu, 6 Pebruari 2019 19:18
‎Disparbud Rohul Benahi Makam Raja-raja Rambah Pakai Bantuan DAK 2019 Rp1,3 Miliar

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Pariwisata (Kemenpar) di tahun 2019.

Bantuan DAK tahun anggaran 2019 sekira Rp 1,3 miliar‎ tersebut akan dipakai untuk membenahi Situs Cagar Budaya Makam Raja-raja Rambah berlokasi di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.‎

Kepala Disparbud Kabupaten Rohul Drs. Yusmar M.Si, mengatakan bantuan DAK 2019 senilai Rp 1,3 miliar akan digunakan untuk 4 item pembangunan dan perbaikan‎ di kawasan Makam Raja-raja Rambah.

Empat item yang akan dibangun menggunakan bantuan DAK 2019, yakni pembangunan mushalla di dekat pintu masuk ke areal Makam Raja-raja Rambah, jalan setapak,‎ pagar pembatas, serta lampu taman dia areal makam.‎

"Kita bersyukur dan berterima kasih ada alokasi bersumber dari DAK 2019 Kementrian Pariwisata, untuk pembangunan makam bersejarah dan religi Rokan Hulu ini," kata Yusmar saat meninjau Makam Raja-raja Rambah bersama keluarga Kerajaan Rambah, Rabu (6/2/2019).‎‎

‎Pembangunan ini diharapkan Yusmar akan menjaga kelestarian situs cagar budaya Makam Raja-Raja Rambah ini, sehingga salah satu situs sejarah di Kabupaten Rohul dikenal generasi muda.

Sebelum dilakukan pembangunan, sambung pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul ini, Disparbud sendiri sudah duduk bersama dengan pihak terkait, seperti salah satunya dengan keluarga Raja-raja Rambah, serta warga punya tanah di areal ini.‎

Ditanya kapan akan dilakukan pembangunan istana, Yusmar mengaku sudah merencanakan. Dan Disparbud Rohul bersama pihak terkait, diakui Yusmar, belum menemukan letak pasti istana Kerajaan Rambah, sehingga fokus dulu pembangunan 4 item tahun ini.‎

"Pembangunan akan dilakukan‎ tahun ini, masih nunggu proses. Item-itemnya sudah diteken dan dikirim ke dinas kita, dan menunggu proses lelang," pungkas Yusmar dan berharap dengan dibangunnya areal, Makam Raja-raja Rambah tetap lestari ke depannya.‎

Salah seorang pemilik lahan di Makam Raja-raja Rambah, H. Nursham, mengatakan dirinya ikhlas menghibahkan lahannya demi areal ini maju dan terbangun leluhurnya, karena dirinya juga bagian dari Kerajaan Rambah. ‎

Masih di tempat sama, Tengku Syahril, dari Puak Bangsawan Rumah Bagonjong Luhak Rambah juga keturunan dari Kerajaan Rambah menyambut baik rencana Disparbud Rohul yang akan membangun di Makam Raja-raja Rambah.‎

Syahril mengaku keluarga Kerajaan Rambah sudah lama mengharapkan dilakukan pemugaran di Situs Cagar Budaya Makam Raja-raja Rambah. Ia berterima kasih kepada Disparbud Rohul yang sudah peduli dengan peninggalan sejarah tersebut.

"Dengan adanya pembangunan ini tentunya akan berkembang terus, kemudian sarana dan prasarana lain diharapkan juga dilakukan pemugaran," harap Tengku Syahril.‎

Sementara, Tengku Syamsul Bahri bergelar Sutan Mahmud Luhak Rambah, selaku Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Rambah,‎ mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah peduli dengan Makam Raja-raja Rambah.‎

Ia juga pesankan ke pemerintah agar tidak terlambat membangun kawasan sejarah ini. Ia mengindikasi ada segelintir oknum masyarakat‎ yang sangat antusias atau ingin menguasai areal Makam Raja-raja Rambah yang luasnya sekira 16 hektar.‎

"Kalau sudah duduk (okum) masyarakat‎ di sini akan susah untuk ditertibkan kembali. Jadi itu harapan kami kepada pemerintah," sampai Syamsul.

Ketua LKA Luhak Rambah juga meminta pemerintah supaya menindaklanjuti segera, bukan hanya lahan yang 2 hektar saja, namun untuk keseluruhan lahan‎ yang luasnya sekira 16 hektar.

Menurut Syamsul, bahwa lahan yang masuk wilayah administrasi Kecamatan Rambah Hilir tersebut adalah milik Kerajaan Rambah, dan Pemkab Rohul lebih penting untuk menguasainya, sehingga kawasan tersebut tetap terjaga kelestariannya sebagai salah satu Situs Cagar Budaya.***(Adv/Pemkab Rokan Hulu)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012