VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


26/06/2019 17:31
Lepas 436 Peserta Kukerta Universitas Riau,‎ Sekda Rohul Pesankan ini ke Mahasiswa

24/06/2019 17:28
Halal Bi Halal di Islamic Center,
Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah

24/06/2019 14:50
Catin Wajib Lulus Menjawab Soal,
Sekda Launching Aplikasi SINASKA di Kantor Kemenag Rohul

23/06/2019 15:54
‎Petani di Kabupaten Rohul Terima Bantuan Bibit Padi Gogo dari Pemerintah Pusat

21/06/2019 14:40
Retribusi Menara 99 Islamic Center Disetor ke Bapenda Rohul sebagai PAD

19/06/2019 18:01
‎Dari Ritual Menjadi Budaya Pertunjukan,
Tari Burung Kuayang di Ulak Patian Rohul Tercatat Sebagai Warisan Budaya Takbenda

18/06/2019 16:51
‎Seminar Nasional Himpaudi Rohul,
Bupati Minta PAUD Berikan Pemahaman tentang Pancasila ke Anak Usia Dini Setiap Hari

17/06/2019 16:27
Seminar Nasional dan HUT IGTKI ke-69,
Bupati Rohul Pesankan ini ke Guru PAUD dan Dukung Gernas BAKU

12/06/2019 15:09
67.661 Wisatawan Berkunjung ke Kabupaten Rohul Selama Liburan Lebaran 2019

1/06/2019 18:15
Peringatan 1 Juni, Bupati Rohul Ajak Generasi Muda Memahami‎ Makna Pancasila

29/05/2019 17:46
‎Safari Ramadhan di Bangun Purba, Pemkab Rohul Diminta Bangun Jembatan Gantung‎ dan Pasar

27/05/2019 19:07
Safari Ramadhan di Desa Rambah Utama‎, Bupati Rohul Pesankan ini ke Masyarakat

24/05/2019 15:44
Perbup Sudah Diteken Bupati,
Pemkab Rohul Alokasikan Rp25 Miliar untuk THR ASN dan 45 Anggota DPRD

21/05/2019 14:34
Safari Ramadhan Wagubri, Bupati Rohul Curhat Soal Kerusakan Jalan Provinsi

20/05/2019 13:04
Catat, Berikut Program Harian Sampai Tahunan di Masjid Agung Islamic Center Rohul

 
 
Kamis, 11 April 2019 20:37
Bupati Rohul Bersama Menteri BUMN Tanam Perdana Program Peremajaan Sawit Rakyat di Desa Kumain

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menteri BUMN‎ Rini Soemarno, melakukan kunjungan kerja ke Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)‎ Kamis (11/4/2018).

Pada kunjungan kerja ke Desa Kumain, Menteri BUMN didampingi Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar M.Si yang disambut hangat oleh Bupati Rokan Hulu H. Sukiman dan rombongan, sempat meresmikan Peremajaan Tanaman Kelapa Sawit Plasma seluas 32.996 hektare, melalui program "BUMN Untuk Sawit Rakyat" di lima kabupaten yang ada di Provinsi Riau yang dipusatkan di Desa Kumain.

Menteri BUMN Rini Soemarno datang ke Desa Kumain didampingi Gubri menggunakan helikopter. Setibanya di Tandun, rombongan Menteri dan Gubri disambut oleh Bupati Rohul Sukiman, Forkompinda,‎ Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santosa, pelajar dan masyarakat di Kecamatan Tandun.

Pada sambutannya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan peremajaan kelapa sawit seluas 725 hektare sawit di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu merupakan langkah awal pemerintah dalam mendorong meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat, terutama masyarakat petani kelapa sawit.

"Bapak Presiden sudah melihat banyak sekali plasma-plasma yang sudah memasuki satu siklus, berarti produktivitasnya sangat menurun. Jadi, melalui peremajaan sawit rakyat ini, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," papar Rini.

Menurut Rini, program perdana penanaman sawit bersama dengan KUD Makarti Jaya merupakan program diharapkan benar-benar bisa memperbaiki kehidupan, serta kemakmuran para petani kelapa sawit plasma.

Rini mengaku untuk program di Provinsi Riau merupakan program jangka panjang, mulai 2019 sampai 2025. Program peremajaan sawit plasma atau sawit milik masyarakat ini bekerja sama dengan PT PTPN V, dan Perbankan BUMN, seperti Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank BRI.

Untuk program 2019, Rini menambahkan peremajaan sawit di Provinsi Riau diawali di lahan seluas 4.996 hektare. Pada 2020 hingga 2025 ditargetkan 28.000 hektare lahan sawit masyarakat lain yang diremajakan di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir dan Kabupaten Kampar.

Rini menambahkan pada pelaksanaan program, pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) hanya memberikan hibah sebesar Rp 25 juta ke setiap petani dengan lahan 2 hektare. Ia menilai bantuan itu belum cukup untuk melakukan peremajaan kelapa sawit rakyat.

"Pendanaan Rp25 juta memang tidak cukup. Peremajaan itu perlu sedikitnya Rp 58 juta. Jadi itu Rp25 juta diberikan tidak harus dikembalikan. Kemudian kita kombinasikan dengan kredit usaha rakkat Rp33 juta dengan bunga 7 persen dari bank BUMN," ungkap Rini.

Menteri BUMN menuturkan untuk mensukseskan program peremajaan sawit rakyat, ia telah meminta PTPN V sebagai penanggung jawab, dan memberikan pendampingan mulai penanaman, perawatan sampai tahap panen.

Ia meminta petani tidak khawatir kehilangan pendapatan selama masa peremajaan, sebab mereka akan mendapatkan penghasilan dari peremajaan sawit yang diasistensi PTPN V.

"PTPN V akan melakukan pembinaan dari penananaman dan pemupukan. Petani jangan khawatir, karena mereka tetap bekerja, dan mendapatkan penghasilan dari PTPN V. Insya Allah 3,5 tahun bisa mulai produksi bagus," papar Rini.

Masih di tempat sama, Dirut PTPN V Jatmiko K Santosa mengaku pihaknya telah komitmen menjalankan program peremajaan sawit rakyat, sebagai langkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami yakin akan membantu pemerintah mengurai masalah dalam percepatan peremajaan sawit, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," jelas Jatmiko.

Peremajaan sawit rakyat yang dilaksanakan di Desa Kumain yang dilakukan di lahan 725 hektare, ungkap Jatmiko, menghabiskan biaya sampai Rp 42 miliar, berasal dari hibah BPDPKS dan kredit perbankan.

Dari Rp42 miliar, tambah Jatmiko, sebesar Rp10 miliar di antaranya untuk biaya pelibatan masyarakat. Skema program serupa juga nantinya akan dilakukan secara massal di lima kabupaten di Provinsi Riau hingga 2025.

Usai penanaman perdana kelapa sawit di KUD Makarti Jaya, Bupati Rokan Hulu Sukiman mengharapkan Program PSR yang merupakan bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

Ia mengharapkan program PSR ini dapat meningkat produksi kelapa sawit rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani tentunya.

"Pemkab Rokan Hulu sangat mengapresiasi pemerintah yang telah bersedia menjadi mitra dalam Program PSR ini," sampai Bupati Sukiman.

Pada acara bertajuk "BUMN Untuk Sawit Rakyat" untuk Program Peremajaan Sawit Kelapa Sawit dan konversi karet menjadi kelapa sawit yang melibatkan PTPN V, BPDPKS, Perbankan, pemerintah daerah, dan petani plasma, dan BUMN tersebut juga digelar pasar murah, serta launching produk holding perkebunan Nusantara "Walini" dan Solar murah untuk rakyat dari Pertamina.***(ADV/Pemkab Rokan Hulu)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012