VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


8/06/2013 15:09
Kuansing juara Umum,
Wabup Rohul Tutup Peda KTNA Riau XIV di Rambahsamo

7/06/2013 18:18
Tingkat Kelulusan Sekolah,
Rohul Targetkan Menjadi Terbaik Tahun Depan

6/06/2013 16:50
Panen Raya, Awal Rohul Mencapai Swasembada Pangan 2015

6/06/2013 13:44
Pelantikan Pengurus IPHI Rohul Bersama Perayaan Isra' Mi'raj

5/06/2013 14:28
Menkop dan Gubri Tinjau Lokasi Peda KTNA Riau XIV di Rohul

4/06/2013 16:47
Pemkab Rohul Bentuk Tim Pemantau dan Pengendali Harga BBM

4/06/2013 16:36
Pemkab Rohul Berupaya Agar 40 Desa Teraliri Listrik

3/06/2013 19:35
Bupati Rohul Buka Peda KTNA Riau XIV tahun 2013 di Rambahsamo

31/05/2013 14:06
Menteri Koperasi Dijadwalkan Buka Peda KTNA Riau XIV di Rohul

30/05/2013 10:34
Rohul Bangun Jalan Base B ke Lokasi Peda KTNA Riau ke-XVI

27/05/2013 17:32
Di Halaman Kantor Bupati Rohul,
Belasan Ribu Warga Ramaikan BB GRM ke-10 dan HKG PKK ke-41 Riau 2013

23/05/2013 17:30
Dampak Pembangunan Meningkat, Rohul Mulai Padat Kendaraan

23/05/2013 17:16
Sekdakab Rohul Tinjau Disdukcapil,
Minta Antrian Warga Pengurus Dokumen Diminimalisir

23/05/2013 16:46
Dua Desa Binaan P2WKSS Rohul Siap Ikut Lomba Tingkat Kabupaten

21/05/2013 17:02
2013, Pemkab Rohul Alokasikan Rp.60 M untuk Pembangunan Jalan

 
 
Jum’at, 15 Juni 2012 16:34
Perawatan Obyek Wisata Rohul Hanya Rp 30 Juta Setahun

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Rokan Hulu Yurikawati mengaku dana perawatan obyek wisata dari APBD Rohul sangat kecil, hanya Rp30 juta per tahun.

Dana sebesar itu, dinilai Yurika belum mampu merawat seluruh obyek wisata di kawasan kerjanya yang jumlahnya sudah puluhan di sejumlah kecamatan. “Alhamdulillah sudah beberapa kalinya kita mendapatkan bantuan dari APBD Riau dan APBN. Dana itu lah untuk membenahi obyek wisata di Rohul,” jelasnya kepada riauterkini.com, kemarin.

Menurutnya, masih banyak obyek wisata yang perlu dibenahi. Seperti obyek wisata Air Panas Hapanasan Kaiti, Kecamatan Rambah, perlu dibangun tangga naik dan diberi tangan-tangan untuk memudahkan pengunjung naik, termasuk pembentukan karakter masyarakat sekitar, serta sapta pesona setempat.

“Termasuk jalan ke sana juga masih perlu diperbaiki. Sebab jalan paling utama dan mempengaruhi besarnya jumlah pengunjung yang datang kesana,” ujarnya.

Bantuan dari APBD Rohul hanya untuk pembangunan pemandian kolam alami. Sedangkan bantuan dari Provinsi Riau telah terlihat, mulai bangunan Mandala Wisata, museum kupu-kupu, mushala, turap, sumber air panas besar, halaman parkir, dan fasilitas MCK.

“Tahun ini provinsi juga membantu untuk pembangunan menara pandang, pos pelayanan pariwisata, serta perawatan sarana permainan di sana,” katanya.

Yurika mengaku, kecilnya dana APBD Rohul untuk perawatan wisata, pihanya mesti melobi dana baik ke provinsi dan pusat. Hasil lobi itu, katanya Disbudpar Rohul telah mendapatkan sejumlah bantuan, mulai peningkatan sarana dan prasarana di obyek wisata Air Panas Hapasan, sampai dana APBN untuk pemugaran obyek wisata religi Syekh Abdul Wahab, berlokasi di Desa Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan.***(zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012