| |
Jum’at, 13 Juli 2012 19:02 Makanan Atlet PON, Tim Konsumsi Rohul Diminta Tak Suguhkan Makanan Bersantan
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tim Konsumsi PON Riau menganjurkan Tim
Konsumsi PON Rokan Hulu untuk menampilkan menu kuliner khas untuk para
atlet PON XVIII Riau 2012 dengan catatan mengurangi unsur santan
kelapa atau tidak sama sekali serta nasi kotak.
Demikian diungkapkan Anggota Tim Konsumsi PON Riau, Asyad, di
sela-sela rapat sosialisasi dan pola penyajian menu untuk atlet cabang
olahraga terbang layang, gantole, dan para layang, dengan Tim Konsumsi
Rohul di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, Kamis malam (12/7/12).
Arsyad mengatakan makanan mengandung santan kelapa tidak mampu
bertahan selama 8 jam, sebab itu dia berharap Tim Konsumsi Rohul untuk
menghindari makanan bersantan dan nasi kotak.
“Hindari santan, sebab makanan bersantan mudah basi. Boks nasi juga
mesti dibuat se-praktis mungkin dan tidak mengandung kimia agar
bakteri tidak berakselerasi.”
“Ini dilakukan agar kesehatan para atlet terjaga. Sebab itu tim
konsumsi Rohul mesti menghindari makanan bersantan dan nasi kotak.
Kita anjurkan agar dimasak sendiri dan benar-benar diawasi,” katanya,
saat berbincang dengan riauterkini.com.
Untuk biaya konsumsi para atlet, menurut Arsyad, Tim Konsumsi Daerah
akan menerima dana dari PB PON Riau hasil kutipan dari para atlet 33
provinsi dengan biaya Rp350 ribu per hari per atlet.
“Sejauh Tim Konsumsi Riau telah menyebar, seperti ke kabupaten dan
kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Sementara tim kami sudah
telusuri Kampar, Rohul, dan Pelalawan,” jelasnya.
Ketua TP PKK Rohul, Maghdalisni Achmad, mengatakan, untuk konsumsi
atlet para layang di Bukit Bungkus Nasi di Desa Sei Sikijang,
Kecamatan Rokan IV Koto, pihaknya akan melibatkan pihak Catering dan
diawasi GOW, DW, dan ahli gizi, serta akan diawasi dan dikoordinir
oleh TP PKK Rohul.
Untuk atlet gantole dan terbang layang di Bandara Tuanku Tambusai
Pasirpangaraian, katanya akan melibatkan koki Hotel Sapadia
Pasirpangaraian sebagai penyiap menu bagi atlet dua cabang olahraga
tersebut.
Awalnya, TP PKK Rohul akan membuka dapur logistik di Ujungbatu. Namun
karena kendala jarak 2 jam, akses jalan, serta ditakutkan cuaca tidak
mendukung, dapur logistik dipindahkan ke Puskesmas yang baru dibangun
di Desa Banjar Datar, Kecamatan Rokan IV Koto.
“Untuk persiapan atlet di Pasirpangaraian tidak ada masalah.
Sementara, untuk konsumsi atlet di Rokan IV Koto, kita bersama pihak
catering, rencananya menggunakan Puskesmas Banjar Datar sebagai dapur
logistik,” ungkanya.***(zal)
Teks Foto : Tim Konsumsi Atlet PON Riau sosialisasikan sistem menu untuk para atlet kepada tim konsumsi Rohul di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, Kamis malam (12/7/12).
| | | |