| |
Ahad, 22 Juli 2012 16:30 Minta Dukungan Masyarakat, Bupati Rohul Intruksikan Tempat Maksiat Tutup Selamanya
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu Achmad, kembali
menegaskan agar seluruh lokasi usaha maksiat di wilayahnya ditutup
selamanya, tidak hanya pada bulan Ramadhan.
Demikian disampaikan Bupati Achmad kepada wartawan, kemarin, terkait
banyaknya laporan masyarakat terkait keberadaan masih banyaknya lokasi
maksiat yang diperkirakan jumlahnya meningkat.
Agar usaha maksiat ditutup selamanya, bupati mengatakan mesti ada
fungsi kontrol dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya dari
pemerintah saja. Dia intruksikan agar Satpol PP Rohul berkoordinasi
dengan Kepolisian dan instansi terkait lain, untuk menertibkan usaha
lendir di wilayah kerjanya.
Menurutnya, keberadaan lokasi maksiat dan tempat hiburan malam dapat
mengganggu gangguan Kamtibmas. “Jadi tidak ada istilah tutup pada
bulan Ramadhan saja, tapi secara perlahan akan ditertibkan seluruhnya
dari negeri seribu suluk ini,” tegasnya.
Seluruh pemilik tempat maksiat dan hiburan malam di Rohul, dimintanya
untuk menghentikan operasi usahanya. Sebab, selama ini Pemkab Rohul
tidak dan belum pernah mengeluarkan izin untuk operasionalnya.
Bupati Achmad berjanji, pihaknya akan menertibkan seluruh lokasi
maksiat dan lokasi hiburan malam di wilayahnya tanpa terkecuali, sebab
keberadaannya sudah tidak sesuai julukan sebagai negeri seribu
suluk.
“Keberadaan usaha ini illegal dan harus ditutup. Kita tidak pernah
keluarkan izin, sebab tidak sesuai dengan daerah kita yang berjuluk
negeri seribu suluk. Tentunya ini sangat bertentangan dan segera
ditertibkan,” tegasnya lagi.***(zal)
| | | |