|
|
| |
Ahad, 3 Juni 2012 19:17 Bahas Pembangunan Daerah, Bupati Siak Gelar Rapat di Pekanbaru
Riauterkini-PEKANBARU- Bupati Siak Syamsuar menggelar rapar koordinasi di salah satu hotel di Pekanbaru, dalam rapat tersebut dihadiri unsur Mispida, Satuan Perangkat Kerja Daeraj (SKPD), dan para Camat. Rapat koordinasi tersebut membahas tentang isu pembangunan daerah ke depan agar lebih maju dan masyarakat sejahtera.
Dalam pembahasan tersebut terlihat Bupati Siak Syamsuar didampingi Ketua DPRD Zulfi Mursal, Kapolres AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Kajari Zainul Arifin, dan Dandim 0303 Bengkalis Letkol Kav. Hendi Suhendi. Diantara pembahsayan yakni seputar persiapan PON, PATEN, Kamtibmas, sengketa lahan, dan tapal batas.
Jumat (1/6/12), mengenai persiapan PON ke XVIII, Bupati Syamsuar mengatakan saat ini persiapan pengambilan api PON di sumur tertua di Kecamatan Minas, yang mana saat ini tengah dalam persiapan yang dilakukan PT. Cevron Pacific Indonesia (CPI). Sementara pengaspalan jalan yang akan dijadikan venues balap sepeda masih terus digesa penyelesaiannya.
"Pengaspalan jalan untuk balap sepeda yang sedang dilakukan dikhawatirkan rusak sebelum PON XVII karena muatan truk sering melebihi tonase, untuk itu kita telah melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan untuk meminta partisipasinya menjaga jalan dengan tidak melanggar tonase yang ditetapkan, selain itu kita juga menggelar razia dan patroli bersama dishub, dishutbun dan jajaran polres siak untuk mengawasi pemakaian jalan.” ujar Bupati Syamsuar.
Dalam kesempatan tersebut sejumlah isu penting lainnya yang berpotensi turut mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya antisipasi kelangkaan BBM. Terkait hal ini, Bupati minta kepada satker terkait agar memantau stok BBM di SPBU Bungaraya dan Kilometer 11 tetap tersedia.
Pemerintah Kabupaten Siak juga telah menyurati PT Pertamina untuk meminta jadwal penyaluran BBM untuk transparansi dan kelancaran pengawasan disribusi BBM.
“Pihak PT Pertamina siap menyampaikan jadwal penyaluran BBM dari Depot Siak ke SPBU dalam wilayah Kabupaten Siak. Apabila sudah didapat jadwal yang jelas masyarakat dengan mudah dapat mengetahui kapan BBM ada di SPBU dan SKPD terkait bias mengetahui jumlah stok BBM disetiap SPBU yang ada dan mengawasi kemungkinan penimbunan BBM," terang Bupati Syamsuar.
Selain itu Pemerintah Kabupaten Siak juga berupaya mengantisipasi kenaikan harga sembako yang menyebabkan inflasi sehingga daya beli masyarakat menurun. Untuk itu menurut Bupati, diperlukan koordinasi dan kerjasama dengan Bulog untuk mengantisipasi gejolak bahan pangan khususnya beras. Di lain pihak dalam kesempatan tersebut ia juga memerintahkan Dinas Perhubungan untuk mengawal kelancaran distribusi bahan pangan.
“Beberapa upaya yang dapat kita lakukan diantaranya melalui Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran distribusi dari daerah penghasil pangan kewilayah lain di Kabupaten Siak, selain itu kita minta Disperindagkop UMKM untuk berkoordinasi dengan dunia usaha (distributor) Kepokmas untuk kelancaran stok barang dan sedikit menekan keuntungannya. Pelaksanaan pasar murah untuk memenuhi ketersediaan bahan pokok masyarakat juga sangat diperlukan” ujar Bupati.
Selain itu dalam pertemuan tersebut juga dibahas keluhan kesulitan masyarakat membawa kayu material perumahan, potensi perdagangan orang didaerah rawan prostitusi gelap, adanya temuan sejumlah akte palsu, antisipasi potensi imigran gelap dijalur penyelundupan narkoba dan senjata api, hingga keberadaan TV kabel yang diduga tidak mempunyai izin dan channel-nya yang minim sensor.
Khusus berkenaan pengoperasian TV kabel yang diduga tanpa izin, menurut Kajari Siak dan Dandim 0303 Bengkalis dapat berpotensi menyebarkan informasi pornografi dan informasi yang dapat menimbulkan kamtibmas, sehingga sedapat mungkin diawasi pengoperasian dan perizinannya.***(rls/vila)
|
| |
|