Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:44
Kajari Inhil Ancam 'Sekolahkan' Kades yang Selewengkan Dana Desa

Kamis, 24 Agustus 2017 13:31
Curi Kotak Infak, Warga Kampar Babak Belur Dihakimi Warga Intan Jaya, Rohul

Kamis, 24 Agustus 2017 13:15
Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci

Kamis, 24 Agustus 2017 10:53
Januari-Agustus, 458 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru

Kamis, 24 Agustus 2017 10:45
Dikantik Pangdam BB, Brigjen TNI Edy Natar Nasution Resmi Komandan Korem 031/WB



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 18 Pebruari 2016 19:15
Selamatkan Cagar Biosfer,
Pemkab Siak Singkronkan Rencana Penggusuran di Hutan Lindung


Pemkab Siak gelar rapat recana penggusuran penduduk yang berada di hutan lindung cagar biosfer di Kampung 40. Penduduk yang tidak memiliki identitas akan dipulangkan ke daerah asal.

Riauterkini-SIAK- Sekitar dua ratusan jiwa "Diduduki" lahan hutan lindung cagar biosfer di Kampung 40, Dusun Kolam Hijau, Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak. Untuk menggusur mereka, Kamis (18/2/16) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar rapat singkronisasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rapat tersebut langsung di pimpin Bupati Siak Syamsuar, dan didampingi Kepala BKSDA Kemal Abas, serta Kapolres Siak AKBP Ino Hariyanto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Zondri, dan dihadiri Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dalam rapat tersebut terungkapkan untuk penggusuran ratusan jiwa yang tinggal diwilayah hutan lindung tersebut, terlepas ilegal atau legalnya masyarakat yang tinggal diwilayah tersebut, sebahagian sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dan mereka akan direlokasi ketempat penampungan sementara, dan akan dipasilitasi untuk pulang ke daerah asalnya.

"Kita siapkan tempat penampungan sementara, dan mana yang mempunyai KTP maka akan dipersilahkan mencari tempat dan pekerjaan yang layak. Sementara yang tidak, akan dipulangkan ke daerah asalnya," terang Bupati Syamsuar.

Sementara itu juga dibahas anggaran untuk operasi penggusuran ratusan jiwa dari hutan tersebut, Bupati Syamsuar mengungkapkan anggaran untuk melaksanakan pengusuran tersebut, tentu ditanggung bersama melalui intansi terkait dan sesuai pos-pos anggaran yang ada.

Selain itu, Kepala BKSDA Riau Kemal Abas mengungkapkan kesiapan pihaknya untuk membantu anggarannya.

Rencana operasi penggusuran tersebut, tim nantinya dipimpin Kapolres Siak, dan dibantu unsur Forkopimda. Selain itu, surat perintah dari Bupati Siak yang mana sebelumnya akan di mintakan surat dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pak ngah
Lebih cepat lebih baik.


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Kajari Inhil Ancam 'Sekolahkan' Kades yang Selewengkan Dana Desa
- Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak
- Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil
- 5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci
- Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat
- Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik
- Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com