Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 07:28
Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas

Selasa, 17 Oktober 2017 07:20
Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru

Selasa, 17 Oktober 2017 07:15
Bupati Inhil Adakan Pertemuan Bisnis Dengan Investor Asal Malaysia

Selasa, 17 Oktober 2017 07:12
‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time

Senin, 16 Oktober 2017 22:13
4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar

Senin, 16 Oktober 2017 22:08
DPRD dan Pemkab Bengkalis Teken MoU KUPA PPAS APBD Perubahan 2017

Senin, 16 Oktober 2017 21:37
Bupati Rohil Minta Pemprov dan Pusat Bantu Kembangkan Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 21:32
KPU Inhu Terima Pendaftaran Partai Demokrat

Senin, 16 Oktober 2017 21:09
Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun


Senin, 16 Oktober 2017 20:17
43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 18 Pebruari 2016 19:15
Selamatkan Cagar Biosfer,
Pemkab Siak Singkronkan Rencana Penggusuran di Hutan Lindung


Pemkab Siak gelar rapat recana penggusuran penduduk yang berada di hutan lindung cagar biosfer di Kampung 40. Penduduk yang tidak memiliki identitas akan dipulangkan ke daerah asal.

Riauterkini-SIAK- Sekitar dua ratusan jiwa "Diduduki" lahan hutan lindung cagar biosfer di Kampung 40, Dusun Kolam Hijau, Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak. Untuk menggusur mereka, Kamis (18/2/16) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar rapat singkronisasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rapat tersebut langsung di pimpin Bupati Siak Syamsuar, dan didampingi Kepala BKSDA Kemal Abas, serta Kapolres Siak AKBP Ino Hariyanto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Zondri, dan dihadiri Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dalam rapat tersebut terungkapkan untuk penggusuran ratusan jiwa yang tinggal diwilayah hutan lindung tersebut, terlepas ilegal atau legalnya masyarakat yang tinggal diwilayah tersebut, sebahagian sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dan mereka akan direlokasi ketempat penampungan sementara, dan akan dipasilitasi untuk pulang ke daerah asalnya.

"Kita siapkan tempat penampungan sementara, dan mana yang mempunyai KTP maka akan dipersilahkan mencari tempat dan pekerjaan yang layak. Sementara yang tidak, akan dipulangkan ke daerah asalnya," terang Bupati Syamsuar.

Sementara itu juga dibahas anggaran untuk operasi penggusuran ratusan jiwa dari hutan tersebut, Bupati Syamsuar mengungkapkan anggaran untuk melaksanakan pengusuran tersebut, tentu ditanggung bersama melalui intansi terkait dan sesuai pos-pos anggaran yang ada.

Selain itu, Kepala BKSDA Riau Kemal Abas mengungkapkan kesiapan pihaknya untuk membantu anggarannya.

Rencana operasi penggusuran tersebut, tim nantinya dipimpin Kapolres Siak, dan dibantu unsur Forkopimda. Selain itu, surat perintah dari Bupati Siak yang mana sebelumnya akan di mintakan surat dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.***(vila)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Targetkan Kursi 30 Persen di Empat Dapil,
‎DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan Partai ke KPU

- Bupati Pelalawan Buka Raker, Camat, Kades, dan Ketua BPD
- Tanoto Scholars Alumni di Riau Beri Donasi Ratusan Buku
- Gubri Sebut Pertumbuhan Kedatangan Pariwisata di Riau Nomor Dua Nasional
- Siswa Hafizh Berpeluang
Polres dan Pemkab Rohul Teken MoU Penerimaan Anggota Polri Jalur Prestasi

- 30 Prajurit Kodim 0313/KPR Naik Pangkat,
4 Diantaranya Babinsa Koramil 02 Rambah Rohul

- Antisipasi Kelangkaan Gas Melon,
Disperindag Pekanbaru Minta Camat Jangan Asal Ajukan Rekomendasi Pangkalan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.20.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com