Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 06:57
Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar


Senin, 26 Juni 2017 21:22
Hari ke Dua Lebaran,
Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan 'Open House' Wagubri


Senin, 26 Juni 2017 21:06
Liburan Lebaran, Masjid Agung Islamic Center Rohul Masih Favorit

Senin, 26 Juni 2017 20:54
Bupati Kampar Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Senin, 26 Juni 2017 19:22
Tanpa Identitas, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Kuala Sebatu, Inhil

Senin, 26 Juni 2017 19:00
Atasi Sampah di Idul Fitri,
12 Armada dan 150 Personil Disiapkan UPT Persampahan di Duri, Bengkalis


Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 13 April 2016 17:39
Pemkab Siak Mulai Gencarkan Pajak Restoran 10 Persen dengan Billing

Salah satu upaya Pemkab Siak untuk meningkatkan PAD adalah menerapkan Perda Pajak Restoran. hampir semua restoran di Siak telah menerapkan pajak 10 persen.

Riauterkini-SIAK- Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), adalah dengan kembali menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2010 tertanggal 19 Oktober 2010, tentang pajak restoran. Yang mana dalam Peraturan Bupati (Perbup) nya Nomor 28 Tahun 2012, tertanggal 30 Mai 2012, tentang petunjuk pelaksanaan pemungutan pajak restoran.

Saat ini sudah hampir seluruh restoran, rumah makan, kantin dan sejenisnya sudah menerapkan Perda tersebut. Terbukti adanya setoran pajak sebesar 10 % (persen) dari total belanja konsumen dengan nilai nominal belanja Rp20 ribu, sesuai dalam aturan tersebut pada poin 2 yakni pembayaran makan minum yang dilakukan sudah termasuk pajak restoran 10 persen, dengan menggunakan billing.

Rabu (13/4/16), keterangan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Asli Daerah (DPPKAD) Siak Said Arif Fadilah, kepada riauterkini.com bahwa Perda tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan akan tetapi kurang maksimal, dan saat ini akan diusahakan maksimal.

"Pajak restoran itu wajib dibayarkan sesuai Perda dan Perbup yang telah dibuat, makanya dihimbau kepada pemilik usaha restoran atau sejenisnya untuk menggunakan billing sebagai bukti setoran pajak 10 persennya," ujar Arif.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pajak restoran tersebut sudah menunjukkan hasil. Dari hasil sementara, sudah diketahui adanya peningkatan yang cukup drastis dari pendapatan pajak restoran yang menggunakan billing tersebut.

"Tentunya ada peningkatan dalam pemungutan pajak restoran ini, peningkatan cukup tinggi. Seluruh pajak yang dibayarkan tersebut sesuai billing dari DPPKAD yang digunakan di tiap-tiap restoran tersebut," terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk membiasakan diri untuk membayar berdasarkan billing yang ada. "Mari kita biasakan untuk belanja dengan meminta billingnya," ajaknya.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kampar Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau
- Tanpa Identitas, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Kuala Sebatu, Inhil
- Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House
- Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul
- Bupati Kampar dan Forkopimda Shalat Idul Fitri di Mesjid Jami' Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang
- Bupati Harris Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H
- Dilepas Bupati Bengkalis,
Ribuan Warga Duri Turun ke Jalan Kumandangkan Takbir



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.196.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com