Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 April 2016 17:39
Pemkab Siak Mulai Gencarkan Pajak Restoran 10 Persen dengan Billing

Salah satu upaya Pemkab Siak untuk meningkatkan PAD adalah menerapkan Perda Pajak Restoran. hampir semua restoran di Siak telah menerapkan pajak 10 persen.

Riauterkini-SIAK- Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), adalah dengan kembali menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2010 tertanggal 19 Oktober 2010, tentang pajak restoran. Yang mana dalam Peraturan Bupati (Perbup) nya Nomor 28 Tahun 2012, tertanggal 30 Mai 2012, tentang petunjuk pelaksanaan pemungutan pajak restoran.

Saat ini sudah hampir seluruh restoran, rumah makan, kantin dan sejenisnya sudah menerapkan Perda tersebut. Terbukti adanya setoran pajak sebesar 10 % (persen) dari total belanja konsumen dengan nilai nominal belanja Rp20 ribu, sesuai dalam aturan tersebut pada poin 2 yakni pembayaran makan minum yang dilakukan sudah termasuk pajak restoran 10 persen, dengan menggunakan billing.

Rabu (13/4/16), keterangan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Asli Daerah (DPPKAD) Siak Said Arif Fadilah, kepada riauterkini.com bahwa Perda tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan akan tetapi kurang maksimal, dan saat ini akan diusahakan maksimal.

"Pajak restoran itu wajib dibayarkan sesuai Perda dan Perbup yang telah dibuat, makanya dihimbau kepada pemilik usaha restoran atau sejenisnya untuk menggunakan billing sebagai bukti setoran pajak 10 persennya," ujar Arif.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pajak restoran tersebut sudah menunjukkan hasil. Dari hasil sementara, sudah diketahui adanya peningkatan yang cukup drastis dari pendapatan pajak restoran yang menggunakan billing tersebut.

"Tentunya ada peningkatan dalam pemungutan pajak restoran ini, peningkatan cukup tinggi. Seluruh pajak yang dibayarkan tersebut sesuai billing dari DPPKAD yang digunakan di tiap-tiap restoran tersebut," terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk membiasakan diri untuk membayar berdasarkan billing yang ada. "Mari kita biasakan untuk belanja dengan meminta billingnya," ajaknya.***(vila)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru
- Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas
- Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani
- Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas
- Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini
- Ratusan Hektar Sawit Atur Brown di Hutan Lindung Kuansing
- Bupati Kuansing Ikuti Diklatpim


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.198.150
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com