Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:31
Curi Kotak Infak, Warga Kampar Babak Belur Dihakimi Warga Intan Jaya, Rohul

Kamis, 24 Agustus 2017 13:15
Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci

Kamis, 24 Agustus 2017 10:53
Januari-Agustus, 458 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru

Kamis, 24 Agustus 2017 10:45
Dikantik Pangdam BB, Brigjen TNI Edy Natar Nasution Resmi Komandan Korem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 10:35
Bupati Kuansing Harap Pemprov dan Pusat Bantu Festival Pacu Jalur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 13 April 2016 17:39
Pemkab Siak Mulai Gencarkan Pajak Restoran 10 Persen dengan Billing

Salah satu upaya Pemkab Siak untuk meningkatkan PAD adalah menerapkan Perda Pajak Restoran. hampir semua restoran di Siak telah menerapkan pajak 10 persen.

Riauterkini-SIAK- Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), adalah dengan kembali menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2010 tertanggal 19 Oktober 2010, tentang pajak restoran. Yang mana dalam Peraturan Bupati (Perbup) nya Nomor 28 Tahun 2012, tertanggal 30 Mai 2012, tentang petunjuk pelaksanaan pemungutan pajak restoran.

Saat ini sudah hampir seluruh restoran, rumah makan, kantin dan sejenisnya sudah menerapkan Perda tersebut. Terbukti adanya setoran pajak sebesar 10 % (persen) dari total belanja konsumen dengan nilai nominal belanja Rp20 ribu, sesuai dalam aturan tersebut pada poin 2 yakni pembayaran makan minum yang dilakukan sudah termasuk pajak restoran 10 persen, dengan menggunakan billing.

Rabu (13/4/16), keterangan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Asli Daerah (DPPKAD) Siak Said Arif Fadilah, kepada riauterkini.com bahwa Perda tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan akan tetapi kurang maksimal, dan saat ini akan diusahakan maksimal.

"Pajak restoran itu wajib dibayarkan sesuai Perda dan Perbup yang telah dibuat, makanya dihimbau kepada pemilik usaha restoran atau sejenisnya untuk menggunakan billing sebagai bukti setoran pajak 10 persennya," ujar Arif.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pajak restoran tersebut sudah menunjukkan hasil. Dari hasil sementara, sudah diketahui adanya peningkatan yang cukup drastis dari pendapatan pajak restoran yang menggunakan billing tersebut.

"Tentunya ada peningkatan dalam pemungutan pajak restoran ini, peningkatan cukup tinggi. Seluruh pajak yang dibayarkan tersebut sesuai billing dari DPPKAD yang digunakan di tiap-tiap restoran tersebut," terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk membiasakan diri untuk membayar berdasarkan billing yang ada. "Mari kita biasakan untuk belanja dengan meminta billingnya," ajaknya.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak
- Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil
- 5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci
- Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat
- Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik
- Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional

- Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com