Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Nopember 2018 18:28
Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis

Ahad, 18 Nopember 2018 17:24
‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas

Ahad, 18 Nopember 2018 16:35
Buaya Pemangsa Bocah 7 Tahun di Rohul Berhasil Ditangkap Warga Bonai Darussalam

Ahad, 18 Nopember 2018 16:30
Laka Maut di Duri Tewaskan 4 Orang, Polisi Pastikan Sopir Truk Tanki Lalai

Ahad, 18 Nopember 2018 16:26
Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong

Ahad, 18 Nopember 2018 13:33
Dinilai Tak Paham Pemerintahan, DPRD Kembali Akan Panggil Bupati - Wabup

Ahad, 18 Nopember 2018 12:50
Tabrakan Truk Tangki Vs Kijang di Duri, 4 Korban Tewas

Ahad, 18 Nopember 2018 12:02
Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri

Ahad, 18 Nopember 2018 09:35
Konsleting Listrik Picu Pabrik Tahu di Airmolek, Inhu Ludes Terbakar

Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Agustus 2006 12:03
Hasil Kunjungan Parlemen Jepang
Jepang Bakal Tolak Pinjaman RI


Jika warga menolak bantuan, Pemerintah Jepang akan menolak pinjaman RI. Hal itu terkait dengan kenyataan yang mereka lihat tatkala mengunjungi DAM Koto Panjang senin lalu.

Riauterkini-PEKANBARU- Terkait dengan kunjungan parlemen Jepang ke DAM Koto Panjang senin (21/8) lalu, hasilnya cukup mengejutkan. Bahwa jika warga menolak bantuan Jepang terkait dengan perlakuan terhadap warga desa di sekitar DAM Koto Panjang yang tidak adil, maka pemerintah Jepang akan menolak pinjaman RI.

Menurut jubir rombongan parlemen Jepang, Yashuke Suruho seperti yang dituturkan Direktur Walhi Riau, Jhoni S Mundung kepada Riauterkini kamis (24/8) bahwa pihak Jepang merasa dibohongi. Ke depan, pemerintah Jepang tidak akan memberikan pijmana kepada pemerintah RI jika masyarakat menolak.

"Mereka mengatakan hal itu disebabkan karena mereka telah melihat sendiri kondisi masyarakat yang terkena pembangunan DAM Koto Panjang. Kondisi yang sangat memprihatinkan, bahwa perumahan yang tidak layak huni dan pembangunan kebun karet yang hingga saat ini tidak menghasilkan," terang Mundung.

Kondisi yang mereka lihat tersebut sangat berbeda dengan rencana pembangunan DAM pada awalnya. Pasalnya pinjaman pemerintah Jepang waktu itu berjumlah 31,177 milyar Yen yang disalurkan secara bertahap selama 3 tahapan.

Kata Mundung, perhatian pemerintah terhadap warga yang terimbas pembangunan DAM Koto Panjang relatif rendah. Jika memang pemerintah daerah mau membantu warga dengan memperhatikan kelangsungan kesejahteraannya, kemungkinan besar warga tidak akan mengadukan nasibnya kepada Jepang sebagai negara peminjam. ***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis
- ‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas
- Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong
- Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri
- Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
- Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber
- Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak
- Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan
- Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau
- Baznas Bengkalis Bantah Minta KTP untuk Bagikan Zakat
- Korwil Pendidikan Singingi, Kuansing Akui Tenaga Pendidik Masih Kurang
- Capai Target UN di 2019, Bupati Minta Tingkat Kualitas Pendidikan
- Hanya Tiga Persen Lulus, Opsi Turunkan Passing Grade Masih Usulan
- Penyebab Banjir dan Perusak Keindahan,
Satpol PP Pekanbaru Bongkar Bangunan Liar di Jalan Garuda Sakti

- BKPP Rohul Tunggu Arahan Panselnas Terkait Passing Grade dan Ranking CPNS 2018
- Camat Mandau Taja Silaturrahmi Bareng Ratusan Kader Posyandu dan TP PKK Setempat
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Barang Jualan dan Mesin Jahit ke Penyandang Disabilitas
- 2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini
- Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing
- Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com