Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Januari 2017 19:32
Dipimpin Andi Rachman, Golkar Riau Bahas Pemenangan Pilkada Pekanbaru dan Kampar

Sabtu, 21 Januari 2017 19:26
Ketua MUI Rohul Meninggal Dunia di RS Arifin Achmad Pekanbaru

Sabtu, 21 Januari 2017 17:35
Pamit Beli Rokok, Warga Sungai Iliran, GAS Ditemukan Sudah Meninggal

Sabtu, 21 Januari 2017 17:04
Prioritas Bupati Inhil,
Tahun Ini, 6 Ruas Jalan Nasional di Inhil Diperbaiki


Sabtu, 21 Januari 2017 14:00
Proyek Jaringan Internet Rp2 Miliar Pemko Dumai Diduga Tak Prosedural

Sabtu, 21 Januari 2017 13:23
Fly Over Ska Batal, Diganti dengan Underpass

Sabtu, 21 Januari 2017 13:19
Digelari Bapak Pembangunan Desa yang Religi,
Masyarakat GAS Dukung Wardan Lanjutkan Pembangunan Inhil Lima Tahun Lagi


Sabtu, 21 Januari 2017 11:43
Bupati Inhil Kukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS di Teluk Pinang

Sabtu, 21 Januari 2017 11:02
Hamdan, M Nasir dan Surya Irianto Tiga Nama Hasil Pansel Calon Sekko Dumai

Sabtu, 21 Januari 2017 10:41
Kebakaran Ludeskan Rumah dan Ranmor Warga Pulau Kijang, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Januari 2017 13:58
Keuangan Daerah Memprihatinkan,
Bupati Kuansing Sebut Alasan Pegawai Kontrak Dirumahkan


Bupati Kuansing akhirnya menjelaskan alasan 2.950 pegawai honorer kontrak daerah dirumahkan. Kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan disebut sebagai salah satu faktor.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi merumahkan sebanyak kurang lebih 2950 pegawai honorer kontrak daerah. Kebijakan tersebut menuai sorotan dari berbagai kalangan. Bupati Kuansing Drs H Mursini, M,Si menjelaskan, kebijakan yang diambil Pemda Kuansing ini mengingat kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan.

Dalam arahannya saat menyampaikan pidato apel bersama di komplek perkenatoran Pemda Kuansing, Senin (9/1) Bupati menyebutkan bahwa proyeksi penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat semula diprediksi sebesar Rp605 miliar. Namun setelah melihat penerimaan bulan Januari 2017 ini baru masuk Rp 41 miliar.

“Jika melihat besaran penerimaan DAU pada bulan Januari 41 miliar, besar kemungkinan jumlah DAU yang akan diterima Kuansing hingga Desember nantinya hanya jauh berkurangnya. Karena jika jumlah Rp 41 milar tersebut dikalikan dengan 12 bulan berarti hanya akan diterima DAU sebesar Rp 492 miliar,” jelas Bupati.

Melihat data perkiraan penerimaan DAU tersebut, sebut Bupati, Kuansing akan mengalami kekurangan penerimaan DAU sebesar Rp 113 miliar. Ditambah dengan kekurangan jumlah hutang Pemda Kuansing dari berbagai pihak yang juga harus diselesaikan pada tahun anggaran 2017 ini. Untuk memastikan penerimaan keuangan daerah dari DAU tersebut, dirinya telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ke pusat.

“Kita masih harus membayar hutang BPJS yang baru terbayarkan empat bulan, kemudian gaji honor kontrak masih ada dua bulan lagi, hutang listrik ke PLN dan berbagai hutang lainnya yang jumlahnya jika digabung dengan kekurangan penerimaan DAU 2017 bisa mencapai Rp 200 miliar,” ungkap Bupati seraya mengatakan dirinya juga telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ke pusat untuk memastikan besaran penerimaan DAU Kuansing pada tahun anggaran 2017 ini.

Dengan kondisi keuangan yang masih sulit itu, karena itu lah Pemda Kuansing mengambil kebijakan dengan merumahkan pegawai honorer kontrak. Di samping SK pegawai honorer kontrak tersebut memang telah habis per 31 Desember 2016 kemarin. “Kendati demikian, bilamana anggaran untuk menggaji pegawai honorer kontrak tersebut nantinya tersedia kembali, tentu Pemda Kuansing nantinya juga akan berkoordinasi dengan DPRD dalam hal penerimaan pegawai kontrak tersebut,” ungkap Bupati.***(dri)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pemerhati
Apa yg dilakukan Bupati itu sdh tepat. Kalau tdk Kuansing akan bankrut. Ini ulah Sukarmis yg jor-joran menerima pegawai honorer yg memberarkan keuangan daerah dan demi melanggengkan kekuasaannya. Anggota DPRD pun ikut jg bermain, memasukkan saudaranya sbg honorer.


Berita Sosial lainnya..........
- Ketua MUI Rohul Meninggal Dunia di RS Arifin Achmad Pekanbaru
- Proyek Jaringan Internet Rp2 Miliar Pemko Dumai Diduga Tak Prosedural
- Fly Over Ska Batal, Diganti dengan Underpass
- Bupati Inhil Kukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS di Teluk Pinang
- Hamdan, M Nasir dan Surya Irianto Tiga Nama Hasil Pansel Calon Sekko Dumai
- Ketua Demisioner IPRY Kuansing Desak Forkomakusi Gelar Mubes
- 2017, Kuota Haji Kuansing Meningkat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.23.37.116
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com