Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Agustus 2017 16:44
Satu Napi Langsung Bebas,
299 Napi Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi 17 Agustus 2017


Kamis, 17 Agustus 2017 16:38
Tertangkap Bawa Pistol Rakitan,
Mukmin Arif Ternyata Sudah Rencanakan Perampokan di Pekanbaru


Kamis, 17 Agustus 2017 16:10
Tak Punya Uang dan Terus Didesak Nikah Alasan Pacar Bunuh dan Bakar Ema

Kamis, 17 Agustus 2017 15:32
HUT ke-72 RI , 168 ASN Kampar Terima Satyalancana Karya Satya

Kamis, 17 Agustus 2017 15:20
HUT ke-72 RI di Kabupaten Kampar,
Ririn Nadia Putri Dipercaya Membawa Baki Sang Merah Putih


Kamis, 17 Agustus 2017 15:08
HUT RI di Kepenuhan, Ratusan Pelajar Rohul Arak Bendera Merah Putih Sepanjang 72 Meter

Kamis, 17 Agustus 2017 15:01
Dalam Guyur Hujan,
Upacara Detik-detik Proklamasi di Pelalawan Berlangsung Khidmat


Kamis, 17 Agustus 2017 14:44
Momentum HUT Ke-72 RI , Walikota Dumai Ajak Semua Komponen Kerja Bersama

Kamis, 17 Agustus 2017 14:40
Dipimpin Bupati Wardan,
Peringatan HUT ke-72 RI di Inhil Diwarnai Drama Perjuangan Letda M Boya


Kamis, 17 Agustus 2017 14:36
Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 9 Januari 2017 13:58
Keuangan Daerah Memprihatinkan,
Bupati Kuansing Sebut Alasan Pegawai Kontrak Dirumahkan


Bupati Kuansing akhirnya menjelaskan alasan 2.950 pegawai honorer kontrak daerah dirumahkan. Kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan disebut sebagai salah satu faktor.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi merumahkan sebanyak kurang lebih 2950 pegawai honorer kontrak daerah. Kebijakan tersebut menuai sorotan dari berbagai kalangan. Bupati Kuansing Drs H Mursini, M,Si menjelaskan, kebijakan yang diambil Pemda Kuansing ini mengingat kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan.

Dalam arahannya saat menyampaikan pidato apel bersama di komplek perkenatoran Pemda Kuansing, Senin (9/1) Bupati menyebutkan bahwa proyeksi penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat semula diprediksi sebesar Rp605 miliar. Namun setelah melihat penerimaan bulan Januari 2017 ini baru masuk Rp 41 miliar.

“Jika melihat besaran penerimaan DAU pada bulan Januari 41 miliar, besar kemungkinan jumlah DAU yang akan diterima Kuansing hingga Desember nantinya hanya jauh berkurangnya. Karena jika jumlah Rp 41 milar tersebut dikalikan dengan 12 bulan berarti hanya akan diterima DAU sebesar Rp 492 miliar,” jelas Bupati.

Melihat data perkiraan penerimaan DAU tersebut, sebut Bupati, Kuansing akan mengalami kekurangan penerimaan DAU sebesar Rp 113 miliar. Ditambah dengan kekurangan jumlah hutang Pemda Kuansing dari berbagai pihak yang juga harus diselesaikan pada tahun anggaran 2017 ini. Untuk memastikan penerimaan keuangan daerah dari DAU tersebut, dirinya telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ke pusat.

“Kita masih harus membayar hutang BPJS yang baru terbayarkan empat bulan, kemudian gaji honor kontrak masih ada dua bulan lagi, hutang listrik ke PLN dan berbagai hutang lainnya yang jumlahnya jika digabung dengan kekurangan penerimaan DAU 2017 bisa mencapai Rp 200 miliar,” ungkap Bupati seraya mengatakan dirinya juga telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ke pusat untuk memastikan besaran penerimaan DAU Kuansing pada tahun anggaran 2017 ini.

Dengan kondisi keuangan yang masih sulit itu, karena itu lah Pemda Kuansing mengambil kebijakan dengan merumahkan pegawai honorer kontrak. Di samping SK pegawai honorer kontrak tersebut memang telah habis per 31 Desember 2016 kemarin. “Kendati demikian, bilamana anggaran untuk menggaji pegawai honorer kontrak tersebut nantinya tersedia kembali, tentu Pemda Kuansing nantinya juga akan berkoordinasi dengan DPRD dalam hal penerimaan pegawai kontrak tersebut,” ungkap Bupati.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pemerhati
Apa yg dilakukan Bupati itu sdh tepat. Kalau tdk Kuansing akan bankrut. Ini ulah Sukarmis yg jor-joran menerima pegawai honorer yg memberarkan keuangan daerah dan demi melanggengkan kekuasaannya. Anggota DPRD pun ikut jg bermain, memasukkan saudaranya sbg honorer.


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Dalam Guyur Hujan,
Upacara Detik-detik Proklamasi di Pelalawan Berlangsung Khidmat

- Momentum HUT Ke-72 RI , Walikota Dumai Ajak Semua Komponen Kerja Bersama
- Anggota DPRD Riau Husni Tamrin Pimpin Upacara Warga Arbes, Pelalawan
- Upacara HUT ke-72 RI di Kantor Gubri Diawali Drama Mengusir Penjajah dari Riau
- Kuda Lumping dan Gondang Barogong Ramaikan Upacara HUT RI Ke-72 di Kantor Bupati Rohul
- Bupati Meranti Lepas Pawai Obor HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI
- Dewan Kesenian Rokan Hulu Bangkitkan Seni Budaya Daerah Melalui Pesta Rakyat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.3.15
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com